http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

'Harga iPhone 5 di Indonesia Bisa Turun Jadi Rp 5,9 Juta'

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Jumat, 14/09/2012 13:06 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/09/14/317/iphone5apple.jpg iPhone 5 (Ist.)
Jakarta - Apple akan menjual iPhone 5 tanpa kontrak bundling operator dengan harga mulai Rp 6,2 juta. Namun saat masuk ke Indonesia, harga awalnya diprediksi akan melambung dulu, namun perlahan turun stabil menjadi Rp 5,9 juta dalam tiga bulan.

Proyeksi itu disampaikan oleh pendiri toko gadget online juragangadget.com, Abbi Angkasa Perdana. Menurutnya, Juragan Gadget juga akan ikut memasarkan iPhone 5 resmi dari Apple.

"Gosipnya di antara para pedagang online harga akan start mulai dari Rp 8,9 juta. Pertama akan tinggi dulu, tapi nanti akan turun stabil Rp 5,9 juta dalam tiga bulan," ujarnya kepada detikINET saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta.

Apple baru saja mengumumkan harga iPhone 5 yang tidak terikat dengan paket data operator (unlock). Harga termurah ponsel 4G LTE ini USD 649 atau sekitar Rp 6,2 juta.

Ya, harga tersebut dilekatkan untuk iPhone 5 versi 16 GB. Sementara untuk model 32 GB dibanderol USD 749 dan USD 849 untuk 64 GB.

Memang, Apple mengumumkan harga iPhone 5 ini untuk pasar Amerika Serikat yang akan mulai dijual pada 21 September 2012. Pun demikian, setidaknya ini bisa menjadi patokan ketika ponsel dengan layar 4 inch itu dilepas ke negara lain.

Sementara untuk paket kontrak, iPhone 5 dijual mulai dari USD 199 untuk storage 16 GB, USD 299 bagi 32 GB dan kapasitas 64 GB dipatok di harga USD 399 dengan kontrak operator selama dua tahun.

Abbi pun mengungkap, pasokan iPhone 5 akan diborong habis oleh operator telekomunikasi yang menjadi mitra Apple di Indonesia untuk program bundling.

"Kita biasa mengambil barangnya dari Apple Indonesia. Tapi sekarang channelnya harus ke operator telko dulu. Terakhir meeting nggak akan dijual lewat distributor, diborong operator telko semua," ujarnya.

(rou/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
32%
Kontra
68%


Must Read close