http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Xperia T, Si Ponsel James Bond

Susetyo Dwi Prihadi - detikinet
Kamis, 30/08/2012 15:09 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/30/317/142457_xperiat.jpg Xperia T (Mashable)
Jakarta - Sony mengumumkan tiga smartphone Xperia terbaru di pameran teknologi IFA 2012, Berlin, Jerman. Dari ketiganya, Xperia T memiliki spesifikasi paling impresif. Maka tidak mengherankan bila nantinya seri ini akan menjadi smartphone James Bond yang paling baru.

Film James Bond memang sudah mahsyur dengan action dan perangkat canggih. Nah, salah satunya adalah Xperia T yang akan dipakai beraksi dalam film terbaru Si Agen 007, Skyfall.

Menarik tentu saja melihat lebih jauh seperti apa smartphone James Bond paling gress ini. Seperti detikINET kutip dari Mashable, Kamis (30/8/2012), layar yang dipakai di Xperia T cukup lapang, dengan luas 4,6 inch.



Selain luas, smartphone ini cukup cerah karena mengusung resolusi 1.280 x 720 HD, dengan teknologi bawaan dari Sony Bravia. Pihak Sony mengklaim, teknologi itu merupakan layar terbaik miliknya.

Fitur kameranya juga mantap, sebab menggunakan resolusi 13 megapixel dan mampu merekam video berkekuataan 1080p HD. Dan diklaim mampu mengambil beberapa gambar dengan cepat. Sedangkan kamera depannya cukup jernih untuk video calling karena kemampuannya 720p.

Untuk menunjang kerjanya, disematkan juga prosesor 1.5GHz dual-core Qualcomm Krait dan ada tambahan memori 16GB termasuk tambahan slot microSD.

Berikut spesifikasi Xperia T:


  • Layar : 4,6 inch HD dengan Bravia Mobile, resolusi 1.280 x 720
  • System chip: Qualcomm Snapdragon S4 MSM8960
  • Processor: Dual core, 1500 MHz, Krait
  • Graphics processor: Adreno 225
  • System memory: 1024 MB RAM
  • Kamera: 13 MP (belakang), 1.3 MP (depan)
  • Baterai: 1850 mAh
  • Dimensi: 5.09 x 2.65 x 0.37
  • Bobot: 139 gram
(tyo/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
53%
Kontra
47%


Must Read close