http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Xperia Ion Siap Lawan HTC One X & Galaxy S III

Fino Yurio Kristo - detikinet
Jumat, 27/07/2012 13:32 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/27/317/xperiaion460.jpg Xperia Ion (techbeats)
Jakarta - Persaingan di pasar ponsel kelas atas siap diramaikan dengan kedatangan Sony Xperia Ion ke Indonesia. Handset ini akan menantang nama-nama tenar seperti HTC One X, Samsung Galaxy S III dan LG Optimus 4X HD.

"Kehadiran produk ini menandai keseriusan Sony di pasar Indonesia. Indonesia adalah salah satu dari 13 negara yang jadi fokus pemasaran Sony Mobile," sebut Okky Gunawan, Head of Channel & Brand Activation Sony Mobile Indonesia.

Xperia Ion kini menjadi smartphone jagoan Sony. Kastanya lebih tinggi dari Xperia S yang sebelumnya jadi handset flagship Sony Mobile.

Dibanding para pesaingnya yang sudah memakai prosesor quad core, Xperia Ion memang masih mengandalkan prosesor dual core Snapdragon. Namun Sony coba menebusnya dengan kelebihan lain.

Misalnya kamera 12 megapixel yang diklaim mumpuni dalam menjepret foto. Sedangkan layarnya berukuran 4,6 inch dengan resolusi 720 x 1280 pixel dengan teknologi Mobile Bravia Engine.

Spesifikasi lain seperti RAM 1GB, storage internal 16GB lengkap dengan slot microSD, konektivitas 4G LTE, baterai 1.900 mAh, NFC, serta sistem operasi Ice Cream Sandwich yang akan bisa diupgrade ke Android Jelly Bean.

Xperia Ion dilepas dengan harga sekitar Rp 5,5 juta. Selain Ion, Sony juga akan segera menghadirkan Xperia Tipo dan Neo L.

Xperia Tipo merupakan handset termurah Sony dengan kisaran harga Rp 1,5 juta. Sedangkan Neo L berada di kelas menengah dengan banderol Rp 2,5 juta.

Spesifikasi Tipo bisa dilihat diihat pada berita sebelumnya. Sedangkan spesifikasi kunci Neo L seperti prosesor 1GHz Snapdragon, RAM 512MB, kamera 5MP dengan LED Flash, baterai 1.500 mAh, layar 4 inch resolusi 480 x 854 pixel serta memori internal 1GB.

(fyk/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close