http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome

Trisno Heriyanto - detikinet
Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/25/323/yahooaxis460.jpg Yahoo! Axis
Jakarta - Yahoo baru saja merilis layanan baru yang memadukan keunggulan mesin pencari dan browser. Namun karena dianggap membahayakan, layanan bernama Yahoo Axis itu terpaksa ditutup sementara.

Ekstensi Yahoo Axis baru saja dirilis untuk hampir semua browser ternama, namun versi Google Chrome terpaksa harus ditutup karena alasan keamanan.

"Yahoo sangat serius menanggapi isu soal keamanan, dan kami baru saja menemukan kerentanan pada Yahoo Axis di Google Chrome dan segera menonaktifkannya," tulis pernyataan Yahoo, seperti dikutip detikINET dari the next web, Jumat (25/5/2012).

Celah yang ada pada versi Google Chrome memungkinkan bocornya Private Key, yakni sebuah kode yang biasanya dipakai oleh developer untuk membuat ekstensi browser.

Jika 'kunci' tersebut bisa sampai ke tangan yang tidak bertanggungjawab, maka bukan tidak mungkin akan dipakai untuk aksi nakal dengan mencatut nama developer pemilik 'kunci' tersebut, dalam hal ini adalah Yahoo.

Baru-baru ini Google Chrome berhasil menyingkirkan Internet Exploler sebagai browser paling banyak dipakai pengguna internet. Nah, melihat ancaman yang luar biasa itu Yahoo langsung menutup dan berjanji segera merilis versi terbaru yang sudah diperbaiki.

Private Key yang bocor

(eno/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Tifatul Sembiring Sukses Kawal Kominfo?

Tifatul Sembiring resmi mundur dari kursi menteri komunikasi dan Informatika (menkominfo). Nah, setelah lima tahun menjabat, apakah Tifatul terbilang sukses mengemban amanah, mengawal dan memajukan TIK Indonesia?
Pro
47%
Kontra
53%


Must Read close