http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Lepas Saham, Yahoo 'Diguyur' Rp 63,9 Triliun oleh Alibaba

Angga Aliya - detikinet
Senin, 21/05/2012 11:21 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/21/319/112130_yahoo200.jpg Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Yahoo menjual setengah kepemilikan sahamnya di perusahaan milik wirausaha internet Jack Ma, Alibaba Group. Nilai sahamnya yang akan dikembalikan ke perusahaan asal China itu senilai USD 7,1 miliar atau setara dengan Rp 63,9 triliun.

Kesepakatan itu menutup diskusi panjang bertahun-tahun antara keduanya soal pembelian kembali 40% saham di perusahaan e-commerce China itu yang dibeli Yahoo pada tahun 2005 seharga USD 1 miliar (Rp 9 triliun).

Sesuai dengan perjanjian, Yahoo akan melepas setengah kepemilikan sahamnya di Alibaba senilai USD 6,3 miliar tunai, dan USD 800 juta berbentuk saham baru.

Saham Alibaba dan 35% saham di Yahoo Japan yang dibagi bersama Softbank merupakan harta karun terakhir perusahaan internet asal Amerika Serikat (AS) yang sedang dirundung masalah tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, Yahoo menyatakan dana hasil penjualan saham kembali itu setelah dipotong pajak akan dikembalikan kepada pemegang saham. Rencana penjualan kembali saham itu juga akan ditingkatkan USD 5 miliar lagi.

Beberapa analis menilai, penjualan saham Yahoo di Asia itu akan mempermudah struktur kepemilikan. Sehingga investor bisa melihat nilai perusahaan dengan lebih baik melalui operasionalnya di AS.

Yahoo, yang pendapatannya turun lebih dari setengah tahun lalu, memilih mantan Presdir PayPal Scott Thompson sebagai CEO Januari lalu, lima bulan setelah Carol Bartz dipecat.

Tapi Thompson mengundurkan diri awal bulan ini karena dituduh sudah memalsukan ijazah ilmu komputer dalam biografinya.

(ang/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Rudiantara Cocok Jadi Menkominfo?

Dengan latar belakanganya sebagai seorang profesional di industri telekomunikasi, Rudiantara dianggap pas menempati kursi menkominfo. Lantas, bagaimana dengan Anda, apa berpendapat sama?
Pro
77%
Kontra
23%


Must Read close