http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Ross Levinsohn, Sang Negosiator Ulung dari Yahoo

Fino Yurio Kristo - detikinet
Senin, 14/05/2012 10:25 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/14/398/100426_rosslevinsohn.jpg Ross Levinsohn (ist)
Jakarta - Baru menjabat sebagai CEO Yahoo selama 4 bulan, Scott Thompson lengser terkait skandal pemalsuan gelar sarjana ilmu komputer. Posisinya digantikan oleh CEO sementara, Ross Levinsohn.

Levinsohn bergabung ke Yahoo pada bulan November 2010. Dia pernah menjalankan unit bisnis Fox milik News Corp. Levinsohn dikenal sebagai orang media karena juga pernah bekerja di CBS dan HBO.

Sebelum ditunjuk sebagai CEO sementara Yahoo, posisi terakhir Levinsohn adalah Executive Vice President Yahoo regional Amerika. Dia sebelumnya sudah disebut-sebut kandidat kuat CEO Yahoo menggantikan Carol Bratz, namun dewan pimpinan Yahoo lebih memilih Thompson.

Levinsohn memang cukup populer di Yahoo dan dikenal sebagai negosiator ulung. Dia membantu News Corp kala dulu mengakuisisi situs jejaring sosial MySpace.

"Dia sangat dihormati di Silicon Valley, Hollywood dan Madison Avenue," kata Jason Hirschorn, mantan eksekutif MTV yang detikINET kutip dari Business Insider, Senin (14/5/2012).

Dia memegang gelar Bachelor of Arts in Communications dari American University. Belum jelas apakah nantinya dia akan jadi CEO Yahoo permanen, namun agaknya Levinsohn punya peluang besar. Memang sampai sejauh ini, belum menyeruak siapa saja yang berpeluang menjadi CEO Yahoo.

"Saya yakin dengan kekuatan besar dan nilai dari brand kita, dan relasi kita dengan para user dan mitra," tulisnya pada para karyawan Yahoo, sesaat setelah diangkat menjadi CEO sementara.


(fyk/ash)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?

    CEO BlackBerry Thorsten Heins akhirnya memastikan bahwa BlackBerry Messenger (BBM) bakal diboyong ke Android dan iOS. Di satu sisi keputusan ini diapresiasi, tapi tak sedikit pula yang menyayangkannya. Sebab dianggap BlackBerry sama saja bunuh diri. Menurut Anda?
    Pro
    58%
    Kontra
    42%


    Must Read close