http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Erik Meijer Kepergok Sudah Ngantor di Indosat

Susetyo Dwi Prihadi - detikinet
Rabu, 02/05/2012 14:23 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/05/02/328/142300_erikmeijer285.jpg Erik Meijer (inet)
Jakarta - Indosat memang masih belum memberikan pernyataan resmi soal rencana menggaet Erik Meijer, mantan Wakil Direktur Utama Bakrie Telecom. Namun yang pasti, pria asal Belanda itu sudah terlihat ngantor di Indosat.

Hal ini pun dialami sendiri oleh detikINET yang awalnya ingin bertandang untuk menghadiri acara resmi Indosat. Namun tak disangka berpapasan dengan Erik di lobi gedung utama Indosat. Sontak, sapaan detikINET langsung dibalas dengan ramah oleh pria yang fasih berbahasa Indonesia ini.

Dalam obrolan singkat yang terjadi, Erik menegaskan bahwa dirinya telah merapat ke operator anak usaha Qatar Telecom itu. Adapun posisi yang akan diembannya masih dirahasiakan.

"Keputusannya masih nanti setelah RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa). Saya masih diminta menjadi semacam konsultan di sini," ujarnya, Rabu (2/5/2012).

Dari kabar yang beredar, Erik akan menjabat Direktur Sales dan Marketing di Indosat. Saat hal itu dikonfirmasi, dia hanya menjawab secara diplomatis.

"Itu masih gosip. Kan katanya-katanya saja. Kita lihat saja nanti," singkatnya.

RUPSLB Indosat sendiri rencananya bakal dilakukan pada 14 Mei 2012 mendatang. Menurut sumber detikINET, Erik bakal menjabat Director and Chief Commercial Officer Indosat menggantikan Laszlo Imre Barta. Laszlo sendiri kabarnya akan pindah ke jaringan usaha Qatar Telecom yang lain.

(ash/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close