http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Ungguli Apple & Nokia, Samsung Rajai Pasar Ponsel

Fino Yurio Kristo - detikinet
Jumat, 27/04/2012 16:45 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/27/317/154221_samsunggalaxysii.jpg Galaxy S II (ist)
Jakarta - Samsung sedang merajai dunia ponsel. Vendor asal Korea Selatan ini menjungkalkan Nokia sebagai produsen ponsel terbesar dunia. Mereka juga kembali mengalahkan Apple di segmen smartphone.

Penjualan smartphone Samsung melampaui Apple di kuartal pertama 2012, berdasarkan penelitian oleh biro riset Strategy Analytics. Hal ini dipicu oleh permintaan terhadap handset Android Galaxy cukup tinggi.

"Pengapalan smartphone global Samsung naik 253% dibanding tahun lalu menjadi 44,5 juta unit, terkait permintaan besar model Galaxy seperti Note, S2 dan Y," kata Alex Spektor, Associate Director di Strategy Analytics.

Apple sendiri menjual 35,1 juta unit smartphone di periode yang sama. Sedangkan Nokia hanya membukukan penjualan 11,9 juta unit ponsel cerdas.

Sesuai prediksi sebelumnya, Samsung juga menjadi penguasa pasar ponsel global. Secara keseluruhan, penggabungan penjualan smartphone dan feature phone Samsung sejumlah 93,5 juta unit.

Sedangkan Nokia menjual ponsel total sejumlah 82,7 juta unit. Ini untuk pertama kalinya Nokia dikalahkan oleh Samsung soal penjualan ponsel. Demikian seperti dilansir CNN dan dikutip detikINET, Jumat (27/4/2012).


(fyk/rou)

Powered By

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?

    CEO BlackBerry Thorsten Heins akhirnya memastikan bahwa BlackBerry Messenger (BBM) bakal diboyong ke Android dan iOS. Di satu sisi keputusan ini diapresiasi, tapi tak sedikit pula yang menyayangkannya. Sebab dianggap BlackBerry sama saja bunuh diri. Menurut Anda?
    Pro
    53%
    Kontra
    47%


    Must Read close