http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Layanan Email BlackBerry Tumbang

Ardhi Suryadhi - detikinet
Jumat, 30/03/2012 13:28 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/03/30/328/132321_bold-release-date-200.jpg BlackBerry (Ist.)
Jakarta - Layanan email BlackBerry dilaporkan tengah mengalami masalah sejak pagi tadi. Banyak pengguna ponsel pintar besutan Research In Motion (RIM) itu yang mengeluhkan tidak bisa mengirimkan dan menerima push email.

"Sejak dari pagi sekitar jam 10 saya mengirimkan email tapi tidak masuk-masuk," tukas Angga seorang pengguna BlackBerry di Jakarta.

"Bahkan sampai sekarang, tidak ada lagi update email di BlackBerry saya," lanjutnya.

Pengguna lain via Twitter bahkan melaporkan update terakhir di layanan email BlackBerry-nya terlihat pada pukul 8 pagi tadi.

Keluhan serupa tidak hanya disuarakan Angga, namun sejumlah pengguna BlackBerry lainnya. Masalah yang dikeluhkan sama, layanan push email di handset mereka tak bisa digunakan.

Penasaran, detikINET pun melakukan pengujian menggunakan sejumlah layanan BlackBerry dari sejumlah operator. Dan ternyata benar, tidak bisa menerima dan mengirimkan email. Padahal itu sudah dijajal dengan menggunakan operator tiga besar di Indonesia, yakni Telkomsel, XL, dan Indosat.

Namun saat mengakses email tersebut via PC (laptop dan komputer desktop), layanan email yang didaftarkan di perangkat hal ini tidak masalah.


(ash/fyk)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation

    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Ponsel Rp 7 Jutaan Pantas Jadi Rebutan?

    Ponsel kelas atas macam HTC One, Sony Xperia Z, BlackBerry Z10, Samsung Galaxy S4, iPhone 5 dan lainnya memang memikat. Namun deretan ponsel premium tersebut harus ditebus dengan harga di kisaran Rp 7 jutaan. Pantas kah?
    Pro
    53%
    Kontra
    47%


    Must Read close