Berita Utama
-
Jumat, 24/05/2013 13:55 WIB
BlackBerry Q10 dan Q5, Apa Bedanya?
-
Jumat, 24/05/2013 13:07 WIB Basah-basahan dengan LG Optimus GJ
-
Jumat, 24/05/2013 11:25 WIB Lepas BBM, Ponsel BlackBerry Masih Laku?
-
Jumat, 24/05/2013 09:56 WIB XL Axiata Diisukan Mau Akuisisi Axis
-
Jumat, 24/05/2013 09:17 WIB Kecanggihan Kamera Ponsel dari Masa ke Masa
-
Kamis, 23/05/2013 15:34 WIB Balutan Emas BlackBerry Porsche
Klinik Game Development
Mengukur Popularitas Game Lokal
Jumat, 09/03/2012 15:00 WIB
ist
Jakarta - Bagaimanakah persepsi masyarakat terhadap game buatan developer Indonesia dan apakah ada data statistik jumlah unduhan game buatan indonesia dibandingkan jumlah unduhan game buatan developer luar?
(Annisa Desiani, 22th)
Jawaban :
Untuk presepsi masyarakat tentang game buatan developer Indonesia belum ada data yang valid untuk menunjukkan hal tersebut, baru sebatas opini. Tapi yang bisa kami share di sini adalah sudut pandang developer tentang hal tersebut.
Sebagian besar game developer Indonesia tidak menjual atau mempromosikan game mereka khusus untuk Indonesia saja, melainkan langsung ke pasar global, misalnya melalui portal game, social media, atau appstore.
Berikut beberapa contoh game buatan developer Indonesia di pasar internasional:
Terlebih lagi sebagian besar game tersebut tidak memiliki label Made in Indonesia, sehingga orang Indonesia sendiri belum tentu tahu game itu buatan Indonesia, dan belum tentu bisa mempengaruhi presepsi mereka terhadap game developer lokal.
Dari sisi developer, tidak semua developer mau atau merasa perlu untuk masuk ke media, padahal banyak developer Indonesia yang sudah berprestasi.
Misalnya Toge yang beberapa kali memenangkan kompetisi Flash game internasional, atau Altermyth yang membuat Final Fantasy I versi Indonesia kerjasama dengan Square Enix.
Kenapa? Mungkin salah satu alasannya karena sebagian besar memiliki target pasar internasional, sehingga untuk melakukan promosi di Indonesia sendiri tidak begitu efektif atau sesuai dengan target.
Belum lagi cost yang dibutuhkan untuk masuk media elektronik seperti TV atau koran cukup besar, karena itu rata-rata developer lebih mengandalkan kerjasama dengan portal berita yang mendukung industri game indonesia seperti atoh.com, duniaku.net, atau dailysocial.com.
Pemilihan media promosi lokal seperti itu jelas membuat nama developer Indonesia tidak muncul sebanyak game developer luar seperti SquareEnix atau Blizzard yang sering sekali muncul di majalah atau TV.
Data download game di beberapa appstore sangat sulit atau tidak bisa didapat, tapi ada beberapa data game dari developer lokal yang bisa didapat dari hasil kompetisi Mobile Game Developer War 2:
Dr. Mla
Lahir dari perasaan senang saat bermain game, Dr. Mla berusaha keras belajar membuat game. Sebagai crew di Agate Studio, Dr. Mla siap membantu orang-orang yang mau belajar game programming. Mau tahu lebih banyak tentang game development? Follow @AgateStudio atau buka Blog Agate Studio
(Annisa Desiani, 22th)
Jawaban :
Untuk presepsi masyarakat tentang game buatan developer Indonesia belum ada data yang valid untuk menunjukkan hal tersebut, baru sebatas opini. Tapi yang bisa kami share di sini adalah sudut pandang developer tentang hal tersebut.
Sebagian besar game developer Indonesia tidak menjual atau mempromosikan game mereka khusus untuk Indonesia saja, melainkan langsung ke pasar global, misalnya melalui portal game, social media, atau appstore.
Berikut beberapa contoh game buatan developer Indonesia di pasar internasional:
- Epic War dari ArtLogic Games
- Infectonator dari Toge Productions
- Earl Grey dari Agate Studio
- Trigger Knight dari Mintsphere
- Sky Express dari ElvenTales
- Sexy Witch dari Agate Studio
- Nusantara Online dari Sangkuriang dan Telegraph
- Football Saga dari Agate Studio
- SteamOps dari Garuda Games
Terlebih lagi sebagian besar game tersebut tidak memiliki label Made in Indonesia, sehingga orang Indonesia sendiri belum tentu tahu game itu buatan Indonesia, dan belum tentu bisa mempengaruhi presepsi mereka terhadap game developer lokal.
Dari sisi developer, tidak semua developer mau atau merasa perlu untuk masuk ke media, padahal banyak developer Indonesia yang sudah berprestasi.
Misalnya Toge yang beberapa kali memenangkan kompetisi Flash game internasional, atau Altermyth yang membuat Final Fantasy I versi Indonesia kerjasama dengan Square Enix.
Kenapa? Mungkin salah satu alasannya karena sebagian besar memiliki target pasar internasional, sehingga untuk melakukan promosi di Indonesia sendiri tidak begitu efektif atau sesuai dengan target.
Belum lagi cost yang dibutuhkan untuk masuk media elektronik seperti TV atau koran cukup besar, karena itu rata-rata developer lebih mengandalkan kerjasama dengan portal berita yang mendukung industri game indonesia seperti atoh.com, duniaku.net, atau dailysocial.com.
Pemilihan media promosi lokal seperti itu jelas membuat nama developer Indonesia tidak muncul sebanyak game developer luar seperti SquareEnix atau Blizzard yang sering sekali muncul di majalah atau TV.
Data download game di beberapa appstore sangat sulit atau tidak bisa didapat, tapi ada beberapa data game dari developer lokal yang bisa didapat dari hasil kompetisi Mobile Game Developer War 2:
- Virtual Pet dari Creacle Games 153.000 download
- Sky Express dari ElvenTales 100.000 download
- Beyond the Well dari Own Games 75.000 download
Dr. Mla
Lahir dari perasaan senang saat bermain game, Dr. Mla berusaha keras belajar membuat game. Sebagai crew di Agate Studio, Dr. Mla siap membantu orang-orang yang mau belajar game programming. Mau tahu lebih banyak tentang game development? Follow @AgateStudio atau buka Blog Agate StudioKomentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 11/05/2012 13:50 WIB
Klinik Game Development
Bikin Game, Pakai Bahasa Pemrograman Apa?
-
Kamis, 10/05/2012 13:48 WIB
Klinik Game Development
Nih, Resep Game Lokal Dikenal di Dunia
-
Rabu, 09/05/2012 08:50 WIB
Klinik Game Development
Pilih Mana, Game Mobile atau PC?
-
Senin, 09/04/2012 16:11 WIB
Klinik Game Development
Peranan Pemerintah Terhadap Pembesut Game Lokal
-
Kamis, 05/04/2012 08:17 WIB
Klinik Game Development
Mencari Untung dari Item Mall Game Online
-
Selasa, 03/04/2012 11:07 WIB
Klinik Game Development
Peluang Game ala PES dan FIFA Buatan Lokal
-
Jumat, 09/03/2012 15:00 WIB
Klinik Game Development
Mengukur Popularitas Game Lokal
-
Rabu, 07/03/2012 13:30 WIB
Klinik Game Development
Peluang Segar Developer Lokal di Windows Phone
- Sabtu, 25/05/2013 11:55 WIB
Laporan dari Seoul
Indonesia Masih Bergelut di 3G, Korsel Sudah Bersiap 5G
- Sabtu, 25/05/2013 13:30 WIB
Perilaku Pintar Berponsel Pintar
- Sabtu, 25/05/2013 17:00 WIB
Penggila Lensa Manual se-Indonesia Kumpul di Surabaya
- Sabtu, 25/05/2013 10:04 WIB
Cara Mudah Backup Data dengan WD Smartware Pro
- Sabtu, 25/05/2013 15:39 WIB
Adobe Creative Cloud Terbaru 'Mendarat' di Indonesia
- Sabtu, 25/05/2013 11:43 WIB
Sony Umbar Strategi Kunci di Bisnis Imaging
- Sabtu, 25/05/2013 10:18 WIB
Konser Digital Indosat Sabet Rekor MURI
- Sabtu, 25/05/2013 14:30 WIB
Direksi Telkomsel Terjun Layani Pelanggan di GraPARI
- Jumat, 24/05/2013 18:21 WIB
Kominfo Tidak Kaget Jika XL Jadi Beli Axis
- Sabtu, 25/05/2013 13:30 WIB
Laporan dari Seoul
Teknologi Bikin Pertumbuhan Ekonomi Korsel Melesat
-
97 Komentar
-
47 Komentar
-
41 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
28 Komentar
-
26 Komentar
-
26 Komentar
-
25 Komentar
-
24 Komentar
-
23 Komentar
-
23 Komentar
Pro Kontra
Index »
BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 12:15 WIB WIB
Si Cantik J-Lo Jualan Ponsel
-
Rabu, 22/05/2013 13:44 WIB WIB
Mengintip "Dapur" Xbox One









