Berita Utama
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
Indonesia Harus Cerdas Hadapi Ekspansi Google
Senin, 27/02/2012 18:11 WIB

Jakarta - Google kabarnya telah menunjuk Country Head-nya untuk Indonesia. Dan tak lama lagi, raksasa internet itu juga diyakini akan segera membangun kantor perwakilannya sebagai awal dari sebuah rencana ekspansi jangka panjang.
"Sekarang mungkin baru Country Head saja. Tapi pasti, mereka akan bikin dalam waktu dekat ini. Mungkin sekarang lagi menyiapkan legal aspeknya," ungkap Chief Business Development Officer PT Melvar Lintasnusa (Melsa), Heru Nugroho kepada detikINET, Senin (27/2/2012).
Melsa merupakan salah satu mitra lokal yang digandeng Google untuk ikut mengembangkan bisnis UKM yang dibidik raksasa internet global itu. Untuk tahap awal, Melsa akan menyediakan server untuk 100 ribu domain UKM yang dipatok Google dalam program Bisnis Lokal Go Online.
Program yang juga memiliki nama Google Indonesia Business Online (GIBO) itu sejatinya memang inisiatif Google untuk membentuk ekosistem bisnis yang terhubung lewat jaringannya.
Nah, untuk memuluskan ekspansi awal itu, Google kabarnya telah menunjuk Rudi Ramawy sebagai Country Head Google di Indonesia. Sebelum menjadi bos Google Indonesia, Rudi pernah menjabat sebagai Production & Programming Director di RCTI.
Langkah Google yang kian serius ini, menurut Heru, perlu dicermati secara cerdas dan mendapat perhatian khusus dari para pebisnis lokal dan pemerintah. Jangan sampai di kemudian hari, Indonesia tak kebagian porsi dalam industri karena sudah digarap habis oleh Google.
Hal itu sangat mungkin terjadi. Sebab, Google dinilai sedang mengimplementasikan apa yang sudah diramalkan oleh para pakar industri jauh-jauh hari. Bahwa secara global, market akan berinteraksi secara digital dalam berbagai bidang, khususnya bidang ekonomi.
"Para pemain lokal harus cukup cerdas menyikapi ekspansinya Google supaya paling tidak tetap punya porsi dalam industri. Kondisi ini perlu disikapi dengan pemikiran jangka panjang, karena platform ekspansinya Google ini dalam hitungan yang panjang. Makanya, action pelaku industri lokal perlu koordinasi dengan pemerintah," saran Heru.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Sekarang mungkin baru Country Head saja. Tapi pasti, mereka akan bikin dalam waktu dekat ini. Mungkin sekarang lagi menyiapkan legal aspeknya," ungkap Chief Business Development Officer PT Melvar Lintasnusa (Melsa), Heru Nugroho kepada detikINET, Senin (27/2/2012).
Melsa merupakan salah satu mitra lokal yang digandeng Google untuk ikut mengembangkan bisnis UKM yang dibidik raksasa internet global itu. Untuk tahap awal, Melsa akan menyediakan server untuk 100 ribu domain UKM yang dipatok Google dalam program Bisnis Lokal Go Online.
Program yang juga memiliki nama Google Indonesia Business Online (GIBO) itu sejatinya memang inisiatif Google untuk membentuk ekosistem bisnis yang terhubung lewat jaringannya.
Nah, untuk memuluskan ekspansi awal itu, Google kabarnya telah menunjuk Rudi Ramawy sebagai Country Head Google di Indonesia. Sebelum menjadi bos Google Indonesia, Rudi pernah menjabat sebagai Production & Programming Director di RCTI.
Langkah Google yang kian serius ini, menurut Heru, perlu dicermati secara cerdas dan mendapat perhatian khusus dari para pebisnis lokal dan pemerintah. Jangan sampai di kemudian hari, Indonesia tak kebagian porsi dalam industri karena sudah digarap habis oleh Google.
Hal itu sangat mungkin terjadi. Sebab, Google dinilai sedang mengimplementasikan apa yang sudah diramalkan oleh para pakar industri jauh-jauh hari. Bahwa secara global, market akan berinteraksi secara digital dalam berbagai bidang, khususnya bidang ekonomi.
"Para pemain lokal harus cukup cerdas menyikapi ekspansinya Google supaya paling tidak tetap punya porsi dalam industri. Kondisi ini perlu disikapi dengan pemikiran jangka panjang, karena platform ekspansinya Google ini dalam hitungan yang panjang. Makanya, action pelaku industri lokal perlu koordinasi dengan pemerintah," saran Heru.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Kamis, 24/05/2012 15:00 WIB
Ini Dia 10 Start Up Lokal Berbakat Jawara iMulai
-
Kamis, 24/05/2012 14:37 WIB
Perlukah Open Source Masuk Kurikulum?
-
Kamis, 24/05/2012 14:05 WIB
MUI Luncurkan Sertifikasi Halal Online
-
Kamis, 24/05/2012 13:27 WIB
Open Source Lebih Semarak di Daerah
-
Kamis, 24/05/2012 13:13 WIB
IBM Larang Penggunaan Siri iPhone 4S
-
Kamis, 24/05/2012 12:25 WIB
'Institusi Pemerintah Belum Aware Open Source'
-
Kamis, 24/05/2012 10:46 WIB
Open Source Sulit Kompatibel? Tidak Juga
-
Kamis, 24/05/2012 10:11 WIB
Anda Sudah Go Open Source, Tapi Tak Sadar!
- Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
- Kamis, 24/05/2012 14:02 WIB
MUI Luncurkan Sertifikasi Halal Online
- Kamis, 24/05/2012 15:00 WIB
Ini Dia 10 Start Up Lokal Berbakat Jawara iMulai
- Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
- Kamis, 24/05/2012 13:13 WIB
IBM Larang Penggunaan Siri iPhone 4S
- Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
- Kamis, 24/05/2012 13:27 WIB
Open Source Lebih Semarak di Daerah
- Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
- Kamis, 24/05/2012 14:42 WIB
Dalam Sepekan Diablo III Terjual 6,3 Juta Kopi
-
170 Komentar
-
87 Komentar
-
83 Komentar
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
53 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.jpg)
