detikinet

Penetapan Tersangka Kelamaan Buka Peluang Pencuri Pulsa Kabur

Ardhi Suryadhi - detikinet
Kamis, 23/02/2012 17:12 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengakui jika pengusutan kasus pencurian pulsa dari layanan konten premium sudah berjalan cukup lama. Tak pelak, kondisi ini bisa saja dimanfaatkan oleh mereka yang berpotensi menjadi tersangka untuk lenggang kangkung alias kabur.

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S. Dewa Broto, proses unreg massal SMS premium sejatinya sudah dilakukan sejak 18 Oktober 2011. Nah, ketika itu, Kominfo berjanji bahwa pengusutan kasus pencurian pulsa bakal selesai sebelum tahun 2011 usai.

Namun apa daya, harapan tinggal harapan. Sebab, sudah lebih dari 4 bulan atau sampai akhir Februari ini, pengusutan kasus tersebut belum menemui titik terang. Jangankan usai, tersangkanya saja masih belum jelas.

"Saya akui jika prosesnya (pengusutan kasus pencurian pulsa-red.) kelamaan. Dulu kami pernah bilang kasus ini akan diselesaikan pada akhir tahun 2011. Namun saya harus menyampaikan permohonan maaf jika itu tak tercapai, bukan karena ingkar janji. Tapi kami tidak bisa berjalan sendiri," tutur Gatot kepada detikINET, Kamis (23/2/2012).

Hingga pada akhirnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Rabu (22/2/2012) petang kemarin, Ketua Panja Pencurian Pulsa Komisi I DPR RI Tantowi Yahya melontarkan kabar bahwa ada tiga bos CP yang tersangkut pencurian pulsa kabur keluar negeri.

Tantowi tak menyebutkan siapa saja nama bos CP yang kabur. Namun yang pasti, perusahaan itu masuk dalam daftar nama-nama CP bermasalah yang dipublikasikan BRTI.

"Proses pengusutan ini kan belum selesai. Hanya saja kalau ini cepat penetapan tersangkanya, kejadian ini (aksi kabur keluar negeri-red.) tidak harus sampai terjadi," tukas Gatot.

Meski demikian, Gatot mengerti jika tugas kepolisian juga berat. Sebab tak bisa asal menunjuk tersangka, ada sederet proses yang harus dilalui untuk memastikan segala keputusan yang diambil.

"Tapi kita tetap berkomitmen. Kasus pencurian pulsa ini harus diselesaikan. Ini hutang kami kepada masyarakat," pungkasnya.





( ash / rns )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    49%
    Kontra
    51%