Berita Utama
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
-
Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
Kolaborasi Cloud Terbesar, Huawei Terjunkan 45 Ribu Teknisi
Selasa, 21/02/2012 16:19 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Huawei memetik sukses ketika coba menciptakan sebuah kolaborasi desktop cloud terbesar, dengan melibatkan lebih dari 45 ribu teknisi di seluruh dunia untuk menggunakan komputer virtual.
"Dengan melibatkan 45 ribu orang teknisi kami yang semuanya menggunakan komputer virtual merupakan bukti kesiapan kami dalam menyediakan teknologi ini kepada pelanggan di semua industri, termasuk di Indonesia dan negara-negara lain," tukas Li Wenzhi, CEO Huawei Indonesia.
Untuk memaksimalkan skalabilitas dan fleksibilitas yang dihadirkan oleh komputasi awan, Huawei memulai dengan memanfaatkan teknologi komputer awan ini di pusat penelitian dan pengembangan Huawei di Shanghai pada tahun 2009. Dan kini, komputasi awan telah digunakan oleh lebih dari 45 ribu teknisi Huawei di seluruh dunia.
Dibandingkan dengan teknologi komputer konvensional, penggunaan komputer awan diperkirakan dapat menghemat 30% dibandingkan dengan investasi bisnis tradisional dan juga dapat mengurangi 73% konsumsi listrik, serta memaksimalkan fungsi CPU (Central Processing Unit) dengan peningkatan kapasitas dari 5% menjadi 60%.
Waktu untuk pemasangan juga diklaim menjadi sangat efisien untuk komputer awan, dari sebelumnya tiga bulan menjadi satu minggu saja.
Selain itu, dengan menggunakan program thin client, para teknisi dikatakan bisa dengan mudah mengakses komputer virtual mereka kapan saja sehingga akan meningkatkan efisiensi kerja mereka. Dengan komputer awan, data tidak lagi disimpan di setiap komputer melainkan pada server di pusat data awan.
Masalah perawatan pun menjadi semakin efisien karena seorang tenaga TI bisa menangani lebih dari 1.000 komputer virtual, bandingkan dengan sebelumnya di mana seorang tenaga TI hanya bisa menangani hingga 100 komputer saja.
"Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi komputasi awan, semakin banyak pula aplikasi-aplikasi bisnis yang beralih ke teknologi ini. Di Indonesia, divisi Huawei Enterprise kami telah siap memenuhi kebutuhan yang ada saat ini dengan berbagai pilihan produk dan solusi enterprise yang kami miliki, termasuk layanan komputasi awan," pungkas Li, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/2/2012).
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Dengan melibatkan 45 ribu orang teknisi kami yang semuanya menggunakan komputer virtual merupakan bukti kesiapan kami dalam menyediakan teknologi ini kepada pelanggan di semua industri, termasuk di Indonesia dan negara-negara lain," tukas Li Wenzhi, CEO Huawei Indonesia.
Untuk memaksimalkan skalabilitas dan fleksibilitas yang dihadirkan oleh komputasi awan, Huawei memulai dengan memanfaatkan teknologi komputer awan ini di pusat penelitian dan pengembangan Huawei di Shanghai pada tahun 2009. Dan kini, komputasi awan telah digunakan oleh lebih dari 45 ribu teknisi Huawei di seluruh dunia.
Dibandingkan dengan teknologi komputer konvensional, penggunaan komputer awan diperkirakan dapat menghemat 30% dibandingkan dengan investasi bisnis tradisional dan juga dapat mengurangi 73% konsumsi listrik, serta memaksimalkan fungsi CPU (Central Processing Unit) dengan peningkatan kapasitas dari 5% menjadi 60%.
Waktu untuk pemasangan juga diklaim menjadi sangat efisien untuk komputer awan, dari sebelumnya tiga bulan menjadi satu minggu saja.
Selain itu, dengan menggunakan program thin client, para teknisi dikatakan bisa dengan mudah mengakses komputer virtual mereka kapan saja sehingga akan meningkatkan efisiensi kerja mereka. Dengan komputer awan, data tidak lagi disimpan di setiap komputer melainkan pada server di pusat data awan.
Masalah perawatan pun menjadi semakin efisien karena seorang tenaga TI bisa menangani lebih dari 1.000 komputer virtual, bandingkan dengan sebelumnya di mana seorang tenaga TI hanya bisa menangani hingga 100 komputer saja.
"Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi komputasi awan, semakin banyak pula aplikasi-aplikasi bisnis yang beralih ke teknologi ini. Di Indonesia, divisi Huawei Enterprise kami telah siap memenuhi kebutuhan yang ada saat ini dengan berbagai pilihan produk dan solusi enterprise yang kami miliki, termasuk layanan komputasi awan," pungkas Li, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/2/2012).
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
-
Rabu, 23/05/2012 10:10 WIB
Motorola Resmi Jadi Milik Google
-
Rabu, 23/05/2012 09:15 WIB
Melempem, Saham Facebook Makin Murah
-
Rabu, 23/05/2012 08:06 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Selasa, 22/05/2012 16:39 WIB
Saham Facebook Memble, Siapa yang Salah?
-
Selasa, 22/05/2012 11:27 WIB
Ini 4 Alasan Saham Perdana Facebook Melempem
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
- Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
- Rabu, 23/05/2012 13:53 WIB
'Fotografer Dadakan' di Balik Pernikahan Mark Zuckerberg
- Rabu, 23/05/2012 13:34 WIB
Wow! Komputer Android Dijual Rp 458 Ribu
- Rabu, 23/05/2012 17:27 WIB
Pendiri Google Pamerkan Kacamata Pintar
-
110 Komentar
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
52 Komentar
-
50 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.jpg)
.gif)
