Berita Utama
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
-
Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
Sosok
Nukman Luthfie: Eat, Pray, Tweet ala Indonesia
Senin, 20/02/2012 12:27 WIB

Nukman Luthfie (Facebook)
Jakarta - "Jaman sekarang sepertinya jarang orang kecopetan ponsel. Lha ponselnya dipegang terus kok, dipelototi terus," kelakar Nukman Luthfie seraya menirukan tingkah pengguna gadget dengan lucu.
Candaan Nukman benar adanya. Pemandangan seperti itu bisa dengan mudah kita temukan di mana saja. Ibaratnya, ponsel berpadu dengan social media seperti Facebook dan Twitter mampu membuat orang di pusat perbelanjaan, di halte bus, di hampir semua tempat, berjalan menunduk, sibuk berjejaring sosial.
"Sebagian besar pengguna social media itu akan ketagihan. Anytime dia bisa ngetweet atau update status dia akan update,” kata pengamat social media ini.
Ya, bukan asal jeplak, kenyataannya fenomena tersebut memang sudah merasuk dalam kehidupan sehari-hari. Akses ke internet menjadi tak terbatas, dipicu oleh maraknya penggunaan perangkat mobile.
Begitu booming, sampai-sampai media luar negeri The Economist pernah memuat artikel berjudul "Eat, Pray, Tweet" sebagai plesetan dari judul film "Eat, Pray, Love" yang dibintangi Julia Robert untuk menggambarkan fenomena social media di Indonesia.
"80 persen gadget di Indonesia sudah bisa dipakai internetan. Bahkan ponsel murah sekalipun," kata ayah tiga anak ini. Sebanyak 46 persen pengguna perangkat mobile rajin ngetweet dan 48 persen rutin mengecek Facebook saat akan tidur atau bangun tidur.

Transformasi Mengkonsumsi Media
Begitu mudahnya akses ke dua jejaring sosial populer tersebut di genggaman tangan, menurut Nukman juga turut mengubah cara orang mengkonsumsi media. Menariknya, social media saat ini mendahului semua media lain dalam hal menyampaikan informasi.
"Behavior ini membuat point of contact kita berubah. Dulu, pagi-pagi kita membaca koran. Setelah media cetak lalu lanjut ke TV, lantas mendengarkan radio sepanjang perjalanan ke kantor, sampai kantor baru akses internet," papar pria yang doyan ngopi ini.
Pendiri perusahaan konsultan digital marketing Virtual Consulting tersebut memberi contoh kesehariannya. Sebelum memulai aktivitas, dirinya terlebih dahulu mengecek Twitter dan Facebook.
"Pagi-pagi itu, pertama saya baca berita di Detik.com dan Kompas.com. Itu pun seringnya mengakses dari timeline di Twitter," ceritanya.
Setelah itu barulah dia menonton TV, mendengarkan radio lalu membaca media cetak. Twitter dan Facebook tidak ditinggalkannya. Melalui akun Twitter @nukman, semua informasi yang diserap dari berbagai media itu biasanya dia bagi ke followernya.
Dari bangun tidur hingga akan tidur, Nukman tak lepas dari gadget dan social media. Tak hanya Nukman, berdasarkan berbagai riset, sebagian besar pengguna social media di Indonesia saat ini, terutama di kota-kota besar, perilakunya kurang lebih sudah seperti itu.
"Di kantor pun orang kerja sambil akses social media. Bahkan ke toilet gadget dibawa agar tetap terkoneksi. Artinya apa? Orang tidak lepas dari social media," ujar pria yang juga dikenal sebagai Online Strategist ini.
Seraya berkelakar Nukman mengatakan orang jaman sekarang mungkin membaca koran seperti membaca buku bertulisan Arab, yakni dimulai dari belakang. "Dulu orang melihat dari headline di depan untuk mengecek apa yang terbaru. Sekarang yang terbaru sudah mereka dapatkan dari social media. Tapi membaca koran tetap perlu untuk bacaan yang lebih mendalam," tandasnya.
( rns / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Candaan Nukman benar adanya. Pemandangan seperti itu bisa dengan mudah kita temukan di mana saja. Ibaratnya, ponsel berpadu dengan social media seperti Facebook dan Twitter mampu membuat orang di pusat perbelanjaan, di halte bus, di hampir semua tempat, berjalan menunduk, sibuk berjejaring sosial.
"Sebagian besar pengguna social media itu akan ketagihan. Anytime dia bisa ngetweet atau update status dia akan update,” kata pengamat social media ini.
Ya, bukan asal jeplak, kenyataannya fenomena tersebut memang sudah merasuk dalam kehidupan sehari-hari. Akses ke internet menjadi tak terbatas, dipicu oleh maraknya penggunaan perangkat mobile.
Begitu booming, sampai-sampai media luar negeri The Economist pernah memuat artikel berjudul "Eat, Pray, Tweet" sebagai plesetan dari judul film "Eat, Pray, Love" yang dibintangi Julia Robert untuk menggambarkan fenomena social media di Indonesia.
"80 persen gadget di Indonesia sudah bisa dipakai internetan. Bahkan ponsel murah sekalipun," kata ayah tiga anak ini. Sebanyak 46 persen pengguna perangkat mobile rajin ngetweet dan 48 persen rutin mengecek Facebook saat akan tidur atau bangun tidur.

Transformasi Mengkonsumsi Media
Begitu mudahnya akses ke dua jejaring sosial populer tersebut di genggaman tangan, menurut Nukman juga turut mengubah cara orang mengkonsumsi media. Menariknya, social media saat ini mendahului semua media lain dalam hal menyampaikan informasi.
"Behavior ini membuat point of contact kita berubah. Dulu, pagi-pagi kita membaca koran. Setelah media cetak lalu lanjut ke TV, lantas mendengarkan radio sepanjang perjalanan ke kantor, sampai kantor baru akses internet," papar pria yang doyan ngopi ini.
Pendiri perusahaan konsultan digital marketing Virtual Consulting tersebut memberi contoh kesehariannya. Sebelum memulai aktivitas, dirinya terlebih dahulu mengecek Twitter dan Facebook.
"Pagi-pagi itu, pertama saya baca berita di Detik.com dan Kompas.com. Itu pun seringnya mengakses dari timeline di Twitter," ceritanya.
Setelah itu barulah dia menonton TV, mendengarkan radio lalu membaca media cetak. Twitter dan Facebook tidak ditinggalkannya. Melalui akun Twitter @nukman, semua informasi yang diserap dari berbagai media itu biasanya dia bagi ke followernya.
Dari bangun tidur hingga akan tidur, Nukman tak lepas dari gadget dan social media. Tak hanya Nukman, berdasarkan berbagai riset, sebagian besar pengguna social media di Indonesia saat ini, terutama di kota-kota besar, perilakunya kurang lebih sudah seperti itu.
"Di kantor pun orang kerja sambil akses social media. Bahkan ke toilet gadget dibawa agar tetap terkoneksi. Artinya apa? Orang tidak lepas dari social media," ujar pria yang juga dikenal sebagai Online Strategist ini.
Seraya berkelakar Nukman mengatakan orang jaman sekarang mungkin membaca koran seperti membaca buku bertulisan Arab, yakni dimulai dari belakang. "Dulu orang melihat dari headline di depan untuk mengecek apa yang terbaru. Sekarang yang terbaru sudah mereka dapatkan dari social media. Tapi membaca koran tetap perlu untuk bacaan yang lebih mendalam," tandasnya.
( rns / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 01/05/2012 17:07 WIB
Aa Gym Usung Dakwah Modern via iPad & iPhone
-
Minggu, 22/04/2012 15:55 WIB
Beyonce Setia dengan BlackBerry Porschenya
-
Jumat, 13/04/2012 10:05 WIB
Sehari, Dahlan Iskan Gaet 26 Ribu Pengikut di Twitter
-
Kamis, 12/04/2012 18:23 WIB
Dikomporin, Dahlan Iskan Akhirnya Bikin Twitter
-
Senin, 02/04/2012 10:32 WIB
Ashton Kutcher Perankan Steve Jobs?
-
Kamis, 29/03/2012 08:59 WIB
Pilpres 2012, Obama Eksis di Pinterest
-
Selasa, 06/03/2012 15:26 WIB
Lady Gaga Si 'Ratu Twitter'
-
Jumat, 24/02/2012 17:06 WIB
Bill Gates Ingin Perangi Kelaparan dengan Teknologi
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
- Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
- Rabu, 23/05/2012 13:53 WIB
'Fotografer Dadakan' di Balik Pernikahan Mark Zuckerberg
- Rabu, 23/05/2012 13:34 WIB
Wow! Komputer Android Dijual Rp 458 Ribu
- Rabu, 23/05/2012 17:27 WIB
Pendiri Google Pamerkan Kacamata Pintar
-
110 Komentar
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
52 Komentar
-
50 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.jpg)
