Berita Utama
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
-
Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
FBI Ungkap 'Kedekatan' Steve Jobs dengan Narkoba
Senin, 13/02/2012 10:44 WIB

Steve Jobs (ist)
Jakarta - Federal Bureau Investigation (FBI) merilis file menarik mengenai mendiang Steve Jobs, sang pendiri Apple. File berukuran 191 halaman tersebut adalah bagian dari penelitian latar belakang Steve Jobs pada tahun 1991.
Penelitian dilakukan karena Jobs dipertimbangkan untuk masuk di lembaga Export Council yang dibawahi presiden Amerika Serikat kala itu, George H.W Bush. Isinya antara lain menunjukkan Jobs pernah mengkonsumsi narkoba dan punya sikap yang disebut distorsi realitas.
File dari FBI itu memasukkan hasil wawancara dengan Jobs dan orang-orang yang kenal dengannya. Memang tidak menampilkan hal-hal yang benar-benar baru tentang Jobs. Dalam buku biografi yang ditulis Walter Isaacson, sudah disebutkan dia pernah memakai narkoba dan punya sifat distorsi realitas.
"Beberapa individu yang mempertanyakan kejujuran Jobs menyatakan bahwa Jobs selalu memelintir kebenaran dan mendistorsi realitas untuk mencapai tujuannya," demikian tertulis dalam materi FBI itu.
Jobs ternyata juga pernah jadi korban pemerasan dengan ancaman bom. Tahun 1985, seorang pria yang tidak teridentifikasi namanya pernah mengancam akan meledakkan bom di rumah berbagai individu termasuk Jobs, kecuali ia dibayar USD 1 juta dolar.
Rekaman file FBI ini bisa diungkap ke publik setelah orang yang jadi subyek investigasi telah meninggal dunia. Hal ini diatur dalam Freedom of Information Act.
Jobs sendiri akhirnya diangkat menjadi anggota Export Council sampai tahun 1993. Memang meski sifat-sifatnya banyak dipertanyakan, Jobs dinyatakan punya kualitas sebagai orang yang visioner dan karismatik.
Ya, beberapa orang yang diwawancarai FBI menilai Jobs adalah orang yang narsis serta perlu dipertanyakan etik dan moralitasnya. Misalnya, dia pernah mengabaikan begitu saja putri pertamanya, Lisa Brennan.
Jobs kedapatan memakai narkoba dari tahun 1970 sampai tahun 1974. "Ini semasa dia masih di SMA dan kuliah dan dia kebanyakan memakai substansi itu sendirian," demikian tertera dalam laporan tersebut, dikutip detikINET dari Businness Standar, Senin (13/2/2012).
( fyk / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Penelitian dilakukan karena Jobs dipertimbangkan untuk masuk di lembaga Export Council yang dibawahi presiden Amerika Serikat kala itu, George H.W Bush. Isinya antara lain menunjukkan Jobs pernah mengkonsumsi narkoba dan punya sikap yang disebut distorsi realitas.
File dari FBI itu memasukkan hasil wawancara dengan Jobs dan orang-orang yang kenal dengannya. Memang tidak menampilkan hal-hal yang benar-benar baru tentang Jobs. Dalam buku biografi yang ditulis Walter Isaacson, sudah disebutkan dia pernah memakai narkoba dan punya sifat distorsi realitas.
"Beberapa individu yang mempertanyakan kejujuran Jobs menyatakan bahwa Jobs selalu memelintir kebenaran dan mendistorsi realitas untuk mencapai tujuannya," demikian tertulis dalam materi FBI itu.
Jobs ternyata juga pernah jadi korban pemerasan dengan ancaman bom. Tahun 1985, seorang pria yang tidak teridentifikasi namanya pernah mengancam akan meledakkan bom di rumah berbagai individu termasuk Jobs, kecuali ia dibayar USD 1 juta dolar.
Rekaman file FBI ini bisa diungkap ke publik setelah orang yang jadi subyek investigasi telah meninggal dunia. Hal ini diatur dalam Freedom of Information Act.
Jobs sendiri akhirnya diangkat menjadi anggota Export Council sampai tahun 1993. Memang meski sifat-sifatnya banyak dipertanyakan, Jobs dinyatakan punya kualitas sebagai orang yang visioner dan karismatik.
Ya, beberapa orang yang diwawancarai FBI menilai Jobs adalah orang yang narsis serta perlu dipertanyakan etik dan moralitasnya. Misalnya, dia pernah mengabaikan begitu saja putri pertamanya, Lisa Brennan.
Jobs kedapatan memakai narkoba dari tahun 1970 sampai tahun 1974. "Ini semasa dia masih di SMA dan kuliah dan dia kebanyakan memakai substansi itu sendirian," demikian tertera dalam laporan tersebut, dikutip detikINET dari Businness Standar, Senin (13/2/2012).
( fyk / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 08:30 WIB
'My Last Wish', Jejaring Sosial Sebelum Mati
-
Rabu, 23/05/2012 07:39 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 17:50 WIB
Galaxy Note Gaet Beckham
-
Selasa, 22/05/2012 17:03 WIB
Pernikahan Zuckerberg Pecahkan Rekor 'Like' di Facebook
-
Selasa, 22/05/2012 15:43 WIB
Persembahan 'Lima Kata' untuk Steve Jobs
-
Selasa, 22/05/2012 15:15 WIB
KLiK, Aplikasi iPhone Pengenal Wajah
-
Selasa, 22/05/2012 12:20 WIB
Saran Bagi Zuckerberg Agar Facebook Tak Terpuruk
-
Selasa, 22/05/2012 09:42 WIB
Dosen Unsoed Bikin Aplikasi Mesin Kasir Android
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
- Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
- Rabu, 23/05/2012 13:53 WIB
'Fotografer Dadakan' di Balik Pernikahan Mark Zuckerberg
- Rabu, 23/05/2012 17:27 WIB
Pendiri Google Pamerkan Kacamata Pintar
- Rabu, 23/05/2012 13:34 WIB
Wow! Komputer Android Dijual Rp 458 Ribu
-
135 Komentar
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
61 Komentar
-
60 Komentar
-
50 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.jpg)
