detikinet

Kodak Stop Bikin Kamera, Bagaimana Nasib Pengguna?

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Jumat, 10/02/2012 13:43 WIB

Kodak-headquarter (Ist.)

Rochester, New York - Eastman Kodak Co. memutuskan untuk melangkah keluar dari bisnis kamera dengan menghentikan produksinya. Lantas, bagaimana nasib konsumen yang masih memegang kamera Kodak?

Konsumen jangan lantas khawatir, sebab perusahaan yang berbasis di New York, AS, ini berjanji tetap bakal menjamin semua hal yang berkaitan dengan garansi produk serta technical support.

Artinya, meski Kodak tidak akan lagi memproduksi produk kamera, kamera video genggam dan frame digital, namun service yang menyangkut barang-barang tersebut masih dilakukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kodak mengeluarkan keputuan besar tersebut terkait kebangkrutan yang mereka alami. Kodak, yang di tahun 2006 masih masuk di 3 besar vendor kamera terbesar di dunia, akan bertahan di bisnis printer.

"Dalam dekade terakhir ini, printer telah mengambil alih space yang dimiliki kamera dan camcorder," ujar analis dari IDC, Christopher Chute seperti dikutip dari Reuters, Jumat (10/2/2012).

Perjalanan Kodak di Bisnis Kamera

Kodak mendirikan bisnisnya di tahun 1880. Legenda di dunia fotografi inilah yang menemukan kamera digital dengan koneksi Wi-Fi dan layar sentuh, pun juga docking station untuk memudahkan pemindahan foto ke komputer.

Dengan penemuannya itu, produk-produk Kodak menyumbang sebanyak 10% market share di tahun 2006 dan menempatkannya di belakang Canon dan Sony Corp. Namun di tahun 2010 mereka harus menghadapi kondisi suram di mana posisi Kodak anjlok ke nomor 7. Menurut IDC, perusahaan asal Rochester, New York ini sukses disalip Nikon dan Samsung Electronics Co.

Salah satu faktor yang membuat Kodak gagal berkompetisi di tahun-tahun terakhir ini, adalah peningkatan kualitas yang terjadi di kamera ponsel. Hal ini agaknya membuat digital camera sendiri menjadi produk yang terbatas untuk market yang lebih high.

Menengok ke era sebelum teknologi digital merambah pasar, Kodak pernah mengenalkan kamera Brownie di tahun 1990 dan Instamatic di tahun 1963. Astronot yang ditugaskan di misi Apollo pada tahun 1969 turut memakai kamera Kodak.

Berbicara mengenai kejayaan Kodak memang cukup panjang. Perusahaan ini juga sukses di dunia perfilman. Dilaporkan, film keluaran Kodak telah dipakai di lebih dari 80 film yang memenangkan Best Picture Oscar.

Kini, Kodak terpaksa mengakhiri perjalanan mereka. Tragis memang, mengingat perusahaan berusia seratusan tahun ini sempat dijuluki pionir kamera.



( sha / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%