Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Laporan dari Kuala Lumpur
Jalan Terjal Ekspansi e-Money
Kamis, 09/02/2012 15:40 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Kuala Lumpur, Malaysia - Uang digital atau e-money merupakan salah satu layanan yang akan digenjot XL Axiata agar akses data tidak hanya berfungsi sebagai pipa penyalur saja, namun juga penghasil profit bagi perusahaan.
Namun seperti diakui oleh Director Technology, Content, and New Business XL, Dian Siswarini, untuk menuju ke arah situ tidaklah mudah.
"Kami masih dinilai sebagai ancaman oleh bank. Seharusnya kami bisa jadi business partner mereka, sebagai complementary," keluh Dian kepada detikINET, di kantor pusat Axiata, Kuala Lumpur, Malaysia.
"Pasar yang kami sasar adalah pasar microfinance yang masih belum tersentuh bank. Dari 250 juta pelanggan seluler, mungkin ada 240 juta yang masih unbankable," paparnya lebih lanjut.
XL saat ini masih belum memiliki cukup banyak pelanggan e-money. Dari nilai transaksinya pun masih sedikit. "Sebulan baru 3.500 transaksi," kata Dian.
Meski begitu, layanan e-money yang dipasarkan melalui brand XL Tunai, diyakini bisa tumbuh pesat suatu saat nanti, jika kebutuhan untuk penggunaan cashless semakin besar.
Dian pun yakin, sedikitnya 10% dari 46 juta pengguna XL akan beralih menggunakan e-money. Untuk menyasar pasar di luar pengguna XL, ada kemungkinan XL akan membuat produk dengan brand baru.
"Mungkin kita perlu ekspansi cross border dengan brand baru di luar XL Tunai," ungkapnya.
Perlu Katalis
Bagi sebagian besar masyarakat, tak mudah untuk mengubah kebiasaan berbelanja dengan uang tunai. XL pun menilai, perlunya katalis generator untuk mengubah kebiasaan dari cash based society menjadi cashless society based.
"Tapi sejak ada kasus perampokan di toko seperti Alfamart, orang jadi sadar perlunya e-money untuk mengurangi risiko uang cash," ujar Dian.
Faktor pemicu lain yang bisa membuat orang membutuhkan e-money adalah tersedianya banyak merchant untuk transaksi, serta keuntungan seperti mendapatkan potongan harga (diskon) dan bonus.
"Lalu idealnya, untuk melakukan pembayaran dilakukan lewat komunikasi NFC (near field communication) untuk touch and go. Jadi ponsel cukup disentuhkan ke mesin, sudah bisa untuk bayar," kata Dian.
"Tapi SIM card untuk teknologi NFC itu masih mahal, USD 16 (sekitar Rp 150 ribu). Sementara kartu SIM yang sekarang saja cuma terjual Rp 2 ribu. Rasanya dua tahun lagi baru bisa murah perangkat itu," tandasnya.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Namun seperti diakui oleh Director Technology, Content, and New Business XL, Dian Siswarini, untuk menuju ke arah situ tidaklah mudah.
"Kami masih dinilai sebagai ancaman oleh bank. Seharusnya kami bisa jadi business partner mereka, sebagai complementary," keluh Dian kepada detikINET, di kantor pusat Axiata, Kuala Lumpur, Malaysia.
"Pasar yang kami sasar adalah pasar microfinance yang masih belum tersentuh bank. Dari 250 juta pelanggan seluler, mungkin ada 240 juta yang masih unbankable," paparnya lebih lanjut.
XL saat ini masih belum memiliki cukup banyak pelanggan e-money. Dari nilai transaksinya pun masih sedikit. "Sebulan baru 3.500 transaksi," kata Dian.
Meski begitu, layanan e-money yang dipasarkan melalui brand XL Tunai, diyakini bisa tumbuh pesat suatu saat nanti, jika kebutuhan untuk penggunaan cashless semakin besar.
Dian pun yakin, sedikitnya 10% dari 46 juta pengguna XL akan beralih menggunakan e-money. Untuk menyasar pasar di luar pengguna XL, ada kemungkinan XL akan membuat produk dengan brand baru.
"Mungkin kita perlu ekspansi cross border dengan brand baru di luar XL Tunai," ungkapnya.
Perlu Katalis
Bagi sebagian besar masyarakat, tak mudah untuk mengubah kebiasaan berbelanja dengan uang tunai. XL pun menilai, perlunya katalis generator untuk mengubah kebiasaan dari cash based society menjadi cashless society based.
"Tapi sejak ada kasus perampokan di toko seperti Alfamart, orang jadi sadar perlunya e-money untuk mengurangi risiko uang cash," ujar Dian.
Faktor pemicu lain yang bisa membuat orang membutuhkan e-money adalah tersedianya banyak merchant untuk transaksi, serta keuntungan seperti mendapatkan potongan harga (diskon) dan bonus.
"Lalu idealnya, untuk melakukan pembayaran dilakukan lewat komunikasi NFC (near field communication) untuk touch and go. Jadi ponsel cukup disentuhkan ke mesin, sudah bisa untuk bayar," kata Dian.
"Tapi SIM card untuk teknologi NFC itu masih mahal, USD 16 (sekitar Rp 150 ribu). Sementara kartu SIM yang sekarang saja cuma terjual Rp 2 ribu. Rasanya dua tahun lagi baru bisa murah perangkat itu," tandasnya.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
221 Komentar
-
84 Komentar
-
77 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

