Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Diancam Mau Didemo, Apple Tegaskan Peduli Nasib Buruh
Kamis, 09/02/2012 11:18 WIB

(Ist)
California, AS - Apple menolak berkomentar mengenai rencana aksi protes yang akan dilakukan perwakilan aktivis peduli buruh di depan toko Apple. Namun perusahaan yang dipimpin Tim Cook ini kembali menegaskan komitmen mereka memperlakukan para buruh.
"Kami peduli akan nasib setiap pekerja di perusahaan pemasok kami di seluruh dunia," kata juru bicara Apple Steve Dowling dalam pernyataannya yang dilansir CNN dan dikutip detikINET, Kamis (9/2/2012).
"Kami bersikeras para pemasok kami menyediakan kondisi bekerja yang aman, memperlakukan para pekerja dengan hormat dan bermartabat, serta menggunakan proses manufaktur yang ramah lingkungan," jelas Dowling.
Dijelaskannya, kondisi pabrik pemasok sudah sesuai dengan standar perusahaan. Apple juga melibatkan satu juta pekerjanya dalam program khusus edukasi mengenai jam bekerja, hak pekerja dan upah yang layak.
Januari silam, Apple mempublikasikan hasil audit perusahaan yang menjadi pemasoknya. Dalam laporan tersebut diketahui 62 persen dari 229 fasilitas tidak memenuhi kebijakan Apple.
Selain itu, sebanyak 44 persen tidak mengimplementasikan kajian risiko ergonomis yang diharuskan Apple. Padahal ini sangat penting guna mencegah terjadinya kecelakaan atau cedera yang menimpa para pekerja. Apple lantas memutuskan untuk mengakhiri kemitraan dengan dua pemasok yang melanggar ketentuan mereka.
Dowling menambahkan, Apple adalah perusahaan teknologi pertama yang diakui Fair Labor Association (FLA), yang memublikasikan hasil audit independen mengenai kondisi lingkungan kerja perusahaan yang menjadi pemasoknya.
Mark Shields dari Change.org yang menggagas aksi protes dalam petisinya memuji Apple yang meminta FLA memonitor para pemasok yang menjadi mitranya. Dia juga menyebutkan, aksi protes tidak dilakukan sebagai gerakan massa, namun hanya sebagai salah satu cara untuk meyakinkan bahwa Apple mendengar kritikan.
"Kami ingin Apple mengaplikasikan motto mereka 'think differently' dan menerapkannya pada cara mereka memperlakukan pekerja. Kami ingin Apple menjadi pemimpin di dunia teknologi yang memperlakukan pekerja dengan adil," ujarnya.
( rns / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Kami peduli akan nasib setiap pekerja di perusahaan pemasok kami di seluruh dunia," kata juru bicara Apple Steve Dowling dalam pernyataannya yang dilansir CNN dan dikutip detikINET, Kamis (9/2/2012).
"Kami bersikeras para pemasok kami menyediakan kondisi bekerja yang aman, memperlakukan para pekerja dengan hormat dan bermartabat, serta menggunakan proses manufaktur yang ramah lingkungan," jelas Dowling.
Dijelaskannya, kondisi pabrik pemasok sudah sesuai dengan standar perusahaan. Apple juga melibatkan satu juta pekerjanya dalam program khusus edukasi mengenai jam bekerja, hak pekerja dan upah yang layak.
Januari silam, Apple mempublikasikan hasil audit perusahaan yang menjadi pemasoknya. Dalam laporan tersebut diketahui 62 persen dari 229 fasilitas tidak memenuhi kebijakan Apple.
Selain itu, sebanyak 44 persen tidak mengimplementasikan kajian risiko ergonomis yang diharuskan Apple. Padahal ini sangat penting guna mencegah terjadinya kecelakaan atau cedera yang menimpa para pekerja. Apple lantas memutuskan untuk mengakhiri kemitraan dengan dua pemasok yang melanggar ketentuan mereka.
Dowling menambahkan, Apple adalah perusahaan teknologi pertama yang diakui Fair Labor Association (FLA), yang memublikasikan hasil audit independen mengenai kondisi lingkungan kerja perusahaan yang menjadi pemasoknya.
Mark Shields dari Change.org yang menggagas aksi protes dalam petisinya memuji Apple yang meminta FLA memonitor para pemasok yang menjadi mitranya. Dia juga menyebutkan, aksi protes tidak dilakukan sebagai gerakan massa, namun hanya sebagai salah satu cara untuk meyakinkan bahwa Apple mendengar kritikan.
"Kami ingin Apple mengaplikasikan motto mereka 'think differently' dan menerapkannya pada cara mereka memperlakukan pekerja. Kami ingin Apple menjadi pemimpin di dunia teknologi yang memperlakukan pekerja dengan adil," ujarnya.
( rns / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
221 Komentar
-
84 Komentar
-
77 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
