detikinet

Kominfo Ingatkan Bakrie Biar Tak Kena Semprit

Ardhi Suryadhi - detikinet
Rabu, 08/02/2012 14:40 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Bakrie Telecom (Btel) sepertinya tinggal menunggu waktu dalam menjajakan layanan seluler. Setelah sertifikat Uji Laik Operasi dipegang, kini sasaran berikutnya adalah izin penyelenggaraan.

Namun sebelum itu, dari jauh-jauh hari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) coba mengingatkan pemilik brand Esia itu untuk hati-hati dalam beraksi, jika tak mau disemprit (peringati-red.) regulator.

"Ini yang harus diingatkan, jika izin penyelenggara sudah di tangan, silakan jualan atau commersial activity. Tapi jika belum dipegang, nanti dulu daripada kena peluit kartu kuning karena off side, kan gak lucu," tukas Gatot kepada detikINET, Rabu (8/2/2012).

Peringatan Gatot itu bukan tanpa alasan. Sebab aksi semprit dari regulator terkait masalah izin layanan ini pernah terjadi dua kali terhadap operator yang berbeda. Yaitu pada tahun 2006 yang ditujukan kepada Telkomsel serta pada 2008 yang menyasar Axis.

"Waktu tahun 2006 ada kejadian di bulan Agustus, ada operator (Telkomsel-red) yang terpaksa off side karena izin penyelenggaraan 3G belum dipegang tetapi sudah grand launching. Ya terpaksa kami semprit," kata Gatot.

"Hanya saja buru-buru, mereka langsung melakukan klarifikasi. Dan mengaku hanya testing. Soalnya waktu itu bergengsi banget merilis layanan 3G duluan, sehingga sampai mencuri start," lanjutnya.

Kasus yang sedikit berbeda menimpa Axis. Operator yang identik dengan warna ungu ini disemprit lantaran sudah memegang izin seluler cukup lama, tapi jualannya kelamaan.

"Setelah izin penyelenggaraan dipegang, kapan jualannya memang terserah mereka. Tetapi jangan terlalu lama juga, izin dipegang tapi beberapa tahun tidak jualan. Saat itu Axis (dulu bernama Natrindo Telepon Seluler/NTS-red.) mendapat surat peringatan dari Dirjen Postel dan diancam untuk ditarik lagi sebagian frekuensinya," cerita Gatot.

"Hingga akhirnya mereka (Axis-red.) responsif dan buru-buru melakukan grand launching," pungkasnya.

Nah, dua kasus inilah yang diharapkan Kominfo dapat menjadi bahan pembelajaran oleh Bakrie. Dimana saat ini mereka memang sudah memegang serifikat ULO untuk layanan seluler. Selanjutnya tinggal mengurus izin penyelenggaraan dimana pengurusannya sekitar 14 hari.



( ash / rns )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%