Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
4 Strategi Kazuo Hirai untuk Menyelamatkan Sony
Minggu, 05/02/2012 09:02 WIB
.jpg)
Jepang - Suasana berkabut sedang menyelimuti Sony, yang dilaporkan tengah bersiap menghadapi kerugian USD 2,9 miliar atau sekitar Rp 26 triliun. Tugas berat menanti CEO baru Sony, Kazuo Hirai, untuk menyelamatkan raksasa elektronik itu dari kondisi yang lebih buruk.
Tak patah arang, Hirai pun menegaskan siap membangkitkan Sony dan telah menyiapkan sejumlah strategi jitu, seperti dilansir The Verge. Apa saja?
1. Membangkitkan bisnis utama Sony
Hirai mengakui bahwa digital imaging dan gaming adalah dua tonggak kuat bisnis perusahaan yang berbasis di Jepang ini. Ia berencana akan kembali membangkitkan aset mereka di area tersebut, terutama di pasar mobile.
Tak hanya itu, Hirai juga bakal menerapkan teknologi Sony yang ada di digital imaging ke dalam industri medis. Bisa jadi, industri media akan menjadi core business Sony selanjutnya. Untuk urusan gaming, Hirai mengatakan akan membangun produk mobile yang unik dan diklaim hanya Sony yang bisa mewujudkannya.
2. Mengevaluasi bisnis TV
Meski Hirai menyadari bahwa TV masih menjadi idola di ranah hiburan, namun ia juga melihat bahwa LCD TV telah dikomoditasi dan perusahannya tidak ingin buang-buang waktu di area ini. Sony akan lebih selektif lagi dalam memproduksi LCD TV dan pihaknya mempertimbangkan untuk berkolaborasi dengan perusahaan lain guna mengurangi ongkos produksi.
3. Mentransformasi portolio bisnis Sony
Raksasa elektronik ini memang memiliki bisnis di area yang beragam, namun Sony agaknya perlu mempertimbangkan produk mana yang tidak memiliki value tambahan sehingga bisa disingkirkan.
4. Menggenjot inovasinya
Hirai optimistis posisi Sony cukup bagus untuk menjadikan area medis sebagai tambang uang mereka yang baru. Mereka diketahui memiliki banyak inovasi di sensor, signal processing, lensa dan display.
Di area medis, Sony yakin mampu menciptakan produk yang inovatif dengan cara mengaplikasikan temuan mereka itu untuk endoskop, piranti diagnosa X-Ray dan ultrasound.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sony dikabarkan tertarik membeli 20-30% saham di Olympus yang pemasukan terbesarnya memang dari bisnis medis.
( sha / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tak patah arang, Hirai pun menegaskan siap membangkitkan Sony dan telah menyiapkan sejumlah strategi jitu, seperti dilansir The Verge. Apa saja?
1. Membangkitkan bisnis utama Sony
Hirai mengakui bahwa digital imaging dan gaming adalah dua tonggak kuat bisnis perusahaan yang berbasis di Jepang ini. Ia berencana akan kembali membangkitkan aset mereka di area tersebut, terutama di pasar mobile.
Tak hanya itu, Hirai juga bakal menerapkan teknologi Sony yang ada di digital imaging ke dalam industri medis. Bisa jadi, industri media akan menjadi core business Sony selanjutnya. Untuk urusan gaming, Hirai mengatakan akan membangun produk mobile yang unik dan diklaim hanya Sony yang bisa mewujudkannya.
2. Mengevaluasi bisnis TV
Meski Hirai menyadari bahwa TV masih menjadi idola di ranah hiburan, namun ia juga melihat bahwa LCD TV telah dikomoditasi dan perusahannya tidak ingin buang-buang waktu di area ini. Sony akan lebih selektif lagi dalam memproduksi LCD TV dan pihaknya mempertimbangkan untuk berkolaborasi dengan perusahaan lain guna mengurangi ongkos produksi.
3. Mentransformasi portolio bisnis Sony
Raksasa elektronik ini memang memiliki bisnis di area yang beragam, namun Sony agaknya perlu mempertimbangkan produk mana yang tidak memiliki value tambahan sehingga bisa disingkirkan.
4. Menggenjot inovasinya
Hirai optimistis posisi Sony cukup bagus untuk menjadikan area medis sebagai tambang uang mereka yang baru. Mereka diketahui memiliki banyak inovasi di sensor, signal processing, lensa dan display.
Di area medis, Sony yakin mampu menciptakan produk yang inovatif dengan cara mengaplikasikan temuan mereka itu untuk endoskop, piranti diagnosa X-Ray dan ultrasound.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sony dikabarkan tertarik membeli 20-30% saham di Olympus yang pemasukan terbesarnya memang dari bisnis medis.
( sha / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:48 WIB
m-Commerce Terus Melesat di Indonesia
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
221 Komentar
-
84 Komentar
-
77 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)
