Berita Utama
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
-
Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
4 Strategi Kazuo Hirai untuk Menyelamatkan Sony
Minggu, 05/02/2012 09:02 WIB
.jpg)
Jepang - Suasana berkabut sedang menyelimuti Sony, yang dilaporkan tengah bersiap menghadapi kerugian USD 2,9 miliar atau sekitar Rp 26 triliun. Tugas berat menanti CEO baru Sony, Kazuo Hirai, untuk menyelamatkan raksasa elektronik itu dari kondisi yang lebih buruk.
Tak patah arang, Hirai pun menegaskan siap membangkitkan Sony dan telah menyiapkan sejumlah strategi jitu, seperti dilansir The Verge. Apa saja?
1. Membangkitkan bisnis utama Sony
Hirai mengakui bahwa digital imaging dan gaming adalah dua tonggak kuat bisnis perusahaan yang berbasis di Jepang ini. Ia berencana akan kembali membangkitkan aset mereka di area tersebut, terutama di pasar mobile.
Tak hanya itu, Hirai juga bakal menerapkan teknologi Sony yang ada di digital imaging ke dalam industri medis. Bisa jadi, industri media akan menjadi core business Sony selanjutnya. Untuk urusan gaming, Hirai mengatakan akan membangun produk mobile yang unik dan diklaim hanya Sony yang bisa mewujudkannya.
2. Mengevaluasi bisnis TV
Meski Hirai menyadari bahwa TV masih menjadi idola di ranah hiburan, namun ia juga melihat bahwa LCD TV telah dikomoditasi dan perusahannya tidak ingin buang-buang waktu di area ini. Sony akan lebih selektif lagi dalam memproduksi LCD TV dan pihaknya mempertimbangkan untuk berkolaborasi dengan perusahaan lain guna mengurangi ongkos produksi.
3. Mentransformasi portolio bisnis Sony
Raksasa elektronik ini memang memiliki bisnis di area yang beragam, namun Sony agaknya perlu mempertimbangkan produk mana yang tidak memiliki value tambahan sehingga bisa disingkirkan.
4. Menggenjot inovasinya
Hirai optimistis posisi Sony cukup bagus untuk menjadikan area medis sebagai tambang uang mereka yang baru. Mereka diketahui memiliki banyak inovasi di sensor, signal processing, lensa dan display.
Di area medis, Sony yakin mampu menciptakan produk yang inovatif dengan cara mengaplikasikan temuan mereka itu untuk endoskop, piranti diagnosa X-Ray dan ultrasound.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sony dikabarkan tertarik membeli 20-30% saham di Olympus yang pemasukan terbesarnya memang dari bisnis medis.
( sha / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tak patah arang, Hirai pun menegaskan siap membangkitkan Sony dan telah menyiapkan sejumlah strategi jitu, seperti dilansir The Verge. Apa saja?
1. Membangkitkan bisnis utama Sony
Hirai mengakui bahwa digital imaging dan gaming adalah dua tonggak kuat bisnis perusahaan yang berbasis di Jepang ini. Ia berencana akan kembali membangkitkan aset mereka di area tersebut, terutama di pasar mobile.
Tak hanya itu, Hirai juga bakal menerapkan teknologi Sony yang ada di digital imaging ke dalam industri medis. Bisa jadi, industri media akan menjadi core business Sony selanjutnya. Untuk urusan gaming, Hirai mengatakan akan membangun produk mobile yang unik dan diklaim hanya Sony yang bisa mewujudkannya.
2. Mengevaluasi bisnis TV
Meski Hirai menyadari bahwa TV masih menjadi idola di ranah hiburan, namun ia juga melihat bahwa LCD TV telah dikomoditasi dan perusahannya tidak ingin buang-buang waktu di area ini. Sony akan lebih selektif lagi dalam memproduksi LCD TV dan pihaknya mempertimbangkan untuk berkolaborasi dengan perusahaan lain guna mengurangi ongkos produksi.
3. Mentransformasi portolio bisnis Sony
Raksasa elektronik ini memang memiliki bisnis di area yang beragam, namun Sony agaknya perlu mempertimbangkan produk mana yang tidak memiliki value tambahan sehingga bisa disingkirkan.
4. Menggenjot inovasinya
Hirai optimistis posisi Sony cukup bagus untuk menjadikan area medis sebagai tambang uang mereka yang baru. Mereka diketahui memiliki banyak inovasi di sensor, signal processing, lensa dan display.
Di area medis, Sony yakin mampu menciptakan produk yang inovatif dengan cara mengaplikasikan temuan mereka itu untuk endoskop, piranti diagnosa X-Ray dan ultrasound.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sony dikabarkan tertarik membeli 20-30% saham di Olympus yang pemasukan terbesarnya memang dari bisnis medis.
( sha / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
-
Rabu, 23/05/2012 10:10 WIB
Motorola Resmi Jadi Milik Google
-
Rabu, 23/05/2012 09:15 WIB
Melempem, Saham Facebook Makin Murah
-
Rabu, 23/05/2012 08:06 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Selasa, 22/05/2012 16:39 WIB
Saham Facebook Memble, Siapa yang Salah?
-
Selasa, 22/05/2012 11:27 WIB
Ini 4 Alasan Saham Perdana Facebook Melempem
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
- Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
- Rabu, 23/05/2012 13:53 WIB
'Fotografer Dadakan' di Balik Pernikahan Mark Zuckerberg
- Rabu, 23/05/2012 17:27 WIB
Pendiri Google Pamerkan Kacamata Pintar
- Rabu, 23/05/2012 13:34 WIB
Wow! Komputer Android Dijual Rp 458 Ribu
-
134 Komentar
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
61 Komentar
-
60 Komentar
-
50 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.jpg)
