detikinet

Tiru Twitter, Google akan Sensor Blogger

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Jumat, 03/02/2012 14:04 WIB

Blogger (Slashgear)

Jakarta - Berita mengenai penyensoran yang dilakukan Twitter telah membuat heboh berbagai kalangan. Ternyata, Google juga dilaporkan memberlakukan aturan serupa di platform blog mereka, Blogger.

Google sebenarnya sudah mengumumkan aturan barunya ini pada 9 Januari lalu, namun ia baru menyedot perhatian saat salah satu situs teknologi membawanya ke permukaan.

Aturan baru yang diumumkan Google tersebut mengatakan bahwa pengguna Blogger akan di-redirect ke domain sesuai negara tempat ia bermukim. Contohnya, apabila user di Australia ingin mengakses domain blogspot.com, maka ia akan diarahkan balik ke blogspot.com.au.

Apa alasan Google melakukan hal tersebut? Dilaporkan, Google mengatakan bahwa lokalisasi ini akan memungkinkan mereka untuk menghindari dampak penyensoran konten internet secara menyeluruh dan mendukung kebebasan berkespresi.

Dengan aturan baru itu, maka akan lebih mudah bagi pemerintah setempat untuk menerapkan regulasinya. Semisal bila sesorang di Amerika menuliskan konten pro-Nazi, hal itu tidak jadi masalah. Namun bila yang menuliskannya adalah sesorang yang berada di Jerman, makan konten yang terbilang ilegal itu akan mengalami penyensoran.

Dikutip detikINET dari SlashGear, Jumat (3/2/2012), proses redirecting di platform blog gratis tersebut akan dilakukan pada beberapa bulan ke depan.



( sha / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%