detikinet

Dirut Telkomsel: Tudingan Pedagang Pulsa Salah Alamat

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Kamis, 02/02/2012 18:51 WIB

Spanduk pendemo (rou/inet)

Jakarta - Dalam aksi unjuk rasa yang digelar oleh para pedagang pulsa tadi pagi, Kamis (2/2/2012), ada sebuah spanduk yang diusung pendemo bertuliskan Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno sebagai Pengkhianat teleKomunikasi Indonesia (PKI).

Sarwoto juga dituding sebagai antek kapitalis dan antek neoliberal (lihat foto). Di situ juga ada tulisan yang mendesak untuk membubarkan kebijakan clusterisasi (pembatasan area penjualan pulsa) sekarang juga.

Ketika dikonfirmasi, Sarwoto menyebut tudingan itu seharusnya bukan diarahkan kepada dirinya dan Telkomsel, namun kepada distributor pulsa.

"Topppp....lah. Salah alamat. Itu masih tanggung jawab autorized dealer ke arah reseller-nya. Namun kita akan evaluasi menyeluruh dan mencari solusinya," tulisnya dalam pesan singkat kepada detikINET.

Sekitar 100 orang pedagang pulsa yang mengatasnamakan perwakilan dari Paguyuban Pedagang Pulsa Indonesia menggeruduk kantor Telkomsel di Wisma Mulia, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, sekitar pukul 10 pagi.

Mengenakan pakaian serba merah, para pedagang pulsa ini mendemo sistem clustering yang diperlakukan Telkomsel kepada mitra bisnis mereka dalam hal ini pedagang pulsa. Karena dianggap memberatkan para pedagang pulsa, mereka menuntut sistem itu dihapuskan.

Wahyu, perwakilan Paguyuban Pedagang Pulsa Indonesia (PPPI) menyebutkan, sistem clustering ini membatasi gerak-gerik para pedagang pulsa untuk berjualan. Ia mencontohkan, jika seorang pedagang pulsa berlokasi di Setiabudi, Jakarta, maka dia tidak bisa menjual pulsa elektronik di luar di wilayah atau cluster yang sudah ditentukan Telkomsel.

"Penjualan di luar cluster diperbolehkan sebesar 20 persen, sisanya 80 persen harus berjualan di dalam cluster sendiri. Ini memberatkan apalagi di Jakarta. Orang kan mobile pindah kesana kemari," keluh Wawan.

Sementara Togu dari PPPI berkata, sudah ada 150 counter pulsa yang gulung tikar dari 1.500 pedagang yang ada di Jabodetabek hingga saat ini.

"Mereka tetap bergeming. Kalau tujuannya memeratakan penjualan ke lapisan masyarakat, kenapa cuma kami yang dibatasi? Wajar saja kalau aksi ini kami bilang kapitalis karena buktinya penjualan pulsa di Carrefour, Indomaret, Alfamart, dan lainnya tidak dibatasi," ketus Togi.



( rou / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%