Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kebanyakan Ngegame, Anak Bisa Tumbuh Seperti 'Zombie'
Selasa, 31/01/2012 08:08 WIB

Jakarta - Kebiasaan main game sampai larut malam bisa membuat anak kurang tidur dan selalu kelelahan. Ditambah berkurangnya kepekaan terhadap lingkungan sosial, generasi anak masa kini dikhawatirkan akan tumbuh seperti 'zombie' alias mayat hidup.
Sebuah badan amal yang peduli terhadap pemainan komputer, Wing South West memperkirakan kesehatan anak-anak yang kecanduan main video game akan sangat mengenaskan. Ibaratnya seperti habis dirajam, hanya saja bukan dengan batu melainkan dengan rasa lelah karena kurang tidur.
"Kami mengamati sejumlah anak yang sepanjang waktu seperti orang habis dirajam, bukan karena memakai obat terlarang tetapi karena kurang tidur setelah main game sepanjang malam," kata Paul Bowser yang memimpin penelitian itu seperti dikutip detikINET dari Dailymail, Selasa (31/1/2012).
Hal lain yang menjadi keprihatinan para peneliti adalah berkurangnya kemampuan sosialisasi atau bergaul. Anak-anak yang kecanduan game akan kehilangan empati atau kepekaan sosial, sehingga makin mirip dengan zombie dalam film-film horor.
Terlepas dari hasil penelitian tersebut, kebiasaan main game pada anak-anak memang sering dikaitkan dengan risiko kesehatan. Main game membuat anak kurang gerak, sehingga rentan kegemukan maupun menderita penyakit kronis seperti diabetes dan gangguan jantung.
Menanggapi hasil penelitian ini, seorang pemilik toko game di Plymouth, Bradley Brown menilai risiko ini bisa diatasi dengan adanya pendampingan oleh orangtua. Terlebih pada masa kini, banyak game-game yang menyediakan fasilitas pengaturan waktu agar mati sendiri jika sudah terlalu lama.
Malah jika digunakan dengan bijak, video game juga bisa meningkatkan kesehatan. Misalnya jika seseorang sedang merasa stres karena banyak pikiran atau masalah, risiko depresi bisa dikurangi dengan melampiaskan kepenatan tersebut saat bermain game.
( up / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sebuah badan amal yang peduli terhadap pemainan komputer, Wing South West memperkirakan kesehatan anak-anak yang kecanduan main video game akan sangat mengenaskan. Ibaratnya seperti habis dirajam, hanya saja bukan dengan batu melainkan dengan rasa lelah karena kurang tidur.
"Kami mengamati sejumlah anak yang sepanjang waktu seperti orang habis dirajam, bukan karena memakai obat terlarang tetapi karena kurang tidur setelah main game sepanjang malam," kata Paul Bowser yang memimpin penelitian itu seperti dikutip detikINET dari Dailymail, Selasa (31/1/2012).
Hal lain yang menjadi keprihatinan para peneliti adalah berkurangnya kemampuan sosialisasi atau bergaul. Anak-anak yang kecanduan game akan kehilangan empati atau kepekaan sosial, sehingga makin mirip dengan zombie dalam film-film horor.
Terlepas dari hasil penelitian tersebut, kebiasaan main game pada anak-anak memang sering dikaitkan dengan risiko kesehatan. Main game membuat anak kurang gerak, sehingga rentan kegemukan maupun menderita penyakit kronis seperti diabetes dan gangguan jantung.
Menanggapi hasil penelitian ini, seorang pemilik toko game di Plymouth, Bradley Brown menilai risiko ini bisa diatasi dengan adanya pendampingan oleh orangtua. Terlebih pada masa kini, banyak game-game yang menyediakan fasilitas pengaturan waktu agar mati sendiri jika sudah terlalu lama.
Malah jika digunakan dengan bijak, video game juga bisa meningkatkan kesehatan. Misalnya jika seseorang sedang merasa stres karena banyak pikiran atau masalah, risiko depresi bisa dikurangi dengan melampiaskan kepenatan tersebut saat bermain game.
( up / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
-
Kamis, 24/05/2012 17:12 WIB
Sepekan, Diablo III Laku 6,3 Juta Kopi
-
Kamis, 24/05/2012 08:48 WIB
Jagoan Avengers Pamer Kebolehan di Trailer Game Marvel
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
16 Game iPhone yang Wajib Dimainkan
-
Senin, 21/05/2012 17:30 WIB
Ini Dia Bocoran Kontroler Wii U yang Baru
-
Kamis, 17/05/2012 14:35 WIB
Bos Tak Suka Karyawan Main Angry Birds
-
Rabu, 16/05/2012 15:11 WIB
5 Game Android dengan Grafis Berkualitas
- Minggu, 27/05/2012 10:13 WIB
Telkomsel Bangun 1.600 BTS di Timur Indonesia
- Minggu, 27/05/2012 10:34 WIB
Belanja Online Indonesia Capai 2,5 Juta Transaksi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
-
226 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
61 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)
