detikinet

Symantec Tepis Tudingan Kecolongan Data

Trisno Heriyanto - detikinet
Jumat, 06/01/2012 12:27 WIB

Jakarta - Sekelompok peretas mengaku berhasil mengantongi source code antivirus Norton yang didapatnya dari salah satu server pemerintah India, namun hal itu ditepis Symantec.

Untuk membuktikan keberhasilannya meretas server pemerintah, kelompok hacker yang menamakan diri Lords of Dharmaraja itu memposting sejumlah data rahasia Symantec pada situs pastebin dan Google+.

Namun dikonfrimasi Symantec, hal itu bualan belaka. Perusahaan antivirus asal Amerika Serikat ini mengaku data mereka masih aman, termasuk source code Norton.

"Kami sudah melakukan investigasi dan menurut kami itu tidak benar. Itu bukan source code, tapi sebuah dokumen yang dibuat pada 28 April 1999," kata juru bicara Symantec, seperti dikutip detikINET dari computerworld, Jumat (6/1/2012).

Menurut Symantec, dokumen tersebut berisi cara kerja aplikasi mereka yang pernah diberikan kepada pemerintah India, jadi tidak ada data penting di dalamnya. Meski demikian, penyelidikan mengenai kasus ini masih akan terus ditindaklanjuti.

( eno / rns )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%