Berita Utama
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
-
Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
Kolom Telematika
Komputasi Awan Personal: Sudahkah Kita Menggunakannya?
Jumat, 30/12/2011 10:26 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Tren komputasi awan (cloud computing) yang mulai marak sejak tahun lalu diperkirakan akan semakin meningkat beberapa tahun ke depan. Kebutuhan akan komputasi model baru ini melonjak tajam, di negara berkembang dan negara maju terutama untuk kalangan korporasi dan pebisnis. Bagaimana bagi diri kita pribadi?
Dua dasawarsa terakhir, arsitektur komputasi didominasi oleh model PC berjejaring. Aplikasi, media penyimpanan, pemrosesan aplikasi dan data dipusatkan pada device tunggal maupun beberapa device.
Kita sebagai pengguna secara tidak langsung menjadi tergantung dengan devais yang digunakan. Kita tidak 'berkuasa' atas aplikasi yang kita butuhkan. Model komputasi berawan akan menyimpan aplikasi dan data di tempat tersendiri, tempat yang 'terpisah'.
Walaupun ada aplikasi yang tersimpan di device pengguna, umumnya aplikasi tersebut bertujuan untuk membantu dan memberikan akses atas aplikasi utama maupun data penting lainnya. Pemrosesan aplikasi akan dilakukan saat data atau aplikasi diunduh ke devais para pengguna.
Layanan komputasi jenis ini bisa diakses kapan saja, di mana saja dan dengan device apa saja. Tentunya selama pengguna dapat terhubung ke internet. Saling berbagi dan bertukar dokumen, foto, musik, video dalam berbagai format dengan siapa saja, keluarga, teman, sahabat, rekan kerja dan rekan bisnis menjadi begitu mudah.
Merupakan pemandangan yang umum apabila satu pengguna memiliki berbagai jenis PC (notebook, netbook, tablet, komputer desktop, smartphone, handphone dan lainnya) dimana sinkronisasi aplikasi, data dan informasi lain antar devais mengalami kendala.
Cukup dengan terhubung ke 'awan', dengan koneksi ke lebih dari beberapa server dalam satu session, tidak tergantung dari devais maupun server yang digunakan, pengguna bisa menikmati kemudahan yang ditawarkan layanan jenis ini.
Dimulai oleh Amazon
Komputasi awan dimulai oleh Amazon, salah satu perusahaan pionir di era dotcom. Tujuh tahun silam, data center yang mereka miliki mulai diperbaiki dan komputasi awan digunakan untuk kebutuhan internal dengan memanfaatkan aplikasi, platform dan infrastruktur yang ada.
Efisien dan efektifitas komputasi meningkat, tambahan fitur yang lebih mudah dan lebih cepat membuat mereka merilis Amazon Web Service (AWS) untuk publik dua tahun sesudahnya. Tahun 2008, Eucalyptus menjadi platform open source yang kompatibel dengan AWS API dan digunakan untuk implementasi private clouds.
Penyedia Layanan
Kita juga bisa memiliki lingkungan awan yang disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing. Layanan penyimpanan berbasis awan misalnya, selain akan menyimpan data kita di beberapa server, melakukan backup terhadapnya, restorasi data dalam beberapa tahapan, juga menawarkan sinkronisasi data sehingga data yang ada di setiap devais pengguna menjadi sama. Penggunaannya juga mudah sekali.
Selain mudah, biasanya dapat diperoleh dengan gratis (biasanya berkapasitas 5GB dengan fitur terbatas). Kita juga bisa menonton video dan mendengarkan musik secara streaming melalui layanan yang gencar ditawarkan oleh beberapa perusahaan seperti Google, Amazon dan Microsoft.
Keterbatasan media penyimpanan awan yang tidak berbayar, selain kapasitas (ADrive menawarkan kapasitas 50GB, Google Docs 1GB) adalah besarnya ukuran file yang bisa diupload (2GB Amazon CloudDrive, Windows Live SkyDrive 100GB), adanya banner iklan di situs penyedia layanan serta tidak adanya dukungan teknis khusus untuk para pengguna layanan jenis ini.
DreamForce merupakan salah satu perusahaan yang menyediakan jasa komputasi berawan dimana pengguna bisa menyimpan data secara online dan menggunakannya sebagaimana layaknya sebuah hard disk. Untuk layanan berbayar bisa mencoba arkonlinehosting.com, dengan membayar sejumlah biaya tertentu untuk pengguna pertama dan selanjutnya.
Saat memilih layanan awan personal beberapa faktor perlu diperhatikan. Cara mengakses, apakah remote atau portable, jenis sharing yang kita perlukan termasuk ragam aplikasi, jenis file, pengguna lain, tingkat kehandalan serta tingkat keamanan layanan yang ditawarkan.
Apa Saja yang Diperlukan
Penyedia layanan komputasi menawarkan komputasi (perangkat keras, perangkat lunak dan informasi) yang dimilikinya sebagai 'layanan' ketimbang sebagai produk. Layanan inilah yang akan ditawarkan dan dibagi ke beberapa pengguna melalui media internet sebagai 'utilitas'. Kita sebagai pengguna memiliki kebebasan penuh untuk memilih dan memanfaatkan layanan yang disediakan.
Layer Komputasi Awan
Pertama, perlunya perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan untuk mengakses data dan aplikasi yang ada di awan seperti komputer, telepon serta perangkat elektronik lainnya. Kedua, layanan aplikasi awan atau Software as a Service (SaaS) dimana aplikasi dijalankan di awan sehingga instalasi tidak perlu dilakukan di komputer maupun perangkat elektronik pengguna.
Layanan platform awan dikenal sebagai Platform as a Service (PaaS) merupakan layer ketiga yang menawarkan platform/solusi komputasi sebagai layanan. Platform dapat digunakan untuk implementasi aplikasi sehingga pengguna tidak perlu membeli maupun memilihara perangkat keras maupun lunaknya.
Sementara infrastructure as a service (IaaS) menawarkan infrastruktur komputer dan jaringan, biasanya virtualisasi, sebagai layanan bagi pengguna sehingga pengguna tidak perlu membeli perangkat komputer, server, jaringan, media penyimpanan data dan cukup membayar kepada penyedia jasa layanan hanya sebesar banyaknya resource dan tingkat penggunaan infrastruktur yang disediakan.
Layer terakhir, server, menawarkan layanan berbasis server bagi penyedia jasa layanan sehingga mereka bisa menawarkan layanan komputasi awan kepada para penggunanya.
Tingkat Keamanan & Privasi
Penyedia layanan tentunya akan berusaha maksimal untuk menjaga dan memberikan tingkat keamanan maksimal bagi para pengguna. Yang perlu disadari adalah bahwa di awan tidak ada pilihan untuk 'private' dalam arti yang sesungguhnya, kecuali dienkripsi dengan menggunakan algoritma tertentu.
Beberapa faktor keamanan seperti akses data sensitif, eksploitasi bug, recovery, keamanan konsol, pengawasan terhadap akun dan integrasi antar sistem patut diperhatikan. Beberapa solusi yang bisa diterapkan yaitu kriptografi, penggunaan beberapa penyedia jasa, standarisasi dan implementasi virtual machine bagi penyedia jasa bisa dipertimbangkan.
Selain tingkat keamanan, tantangan lain adalah privasi. Hal ini disebabkan karena penyedia jasa kapan saja bisa dan berhak, karena alasan yang sangat khusus, mengakses data pengguna yang berada di awan. Walaupun kemungkinannya kecil, secara disengaja maupun tidak, mereka bisa merubah data maupun menghapus data tersebut.
Masa Depan Yang Menjanjikan
Seiring dengan meningkatnya infrastruktur internet (bandwidth, throughput) dan kualitas layanan internet (Service Level Agreement), yang didorong oleh industry telematika, maraknya pilihan perangkat keras maupun lunak untuk mengaksesnya, masa depan layanan komputasi personal cukup menjanjikan.
Bagi para pengguna yang memiliki berbagai perangkat komputer dan perangkat bergerak tidak perlu direpotkan dengan perbedaan media penyimpanan data, aplikasi, perangkat keras dan perangkat lunak lainnya. Dari sisi keamanan data, pengguna akan terbebas dari kehilangan data akibat pencurian, virus, kerusakan piranti lunak dan juga piranti lunak.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dua dasawarsa terakhir, arsitektur komputasi didominasi oleh model PC berjejaring. Aplikasi, media penyimpanan, pemrosesan aplikasi dan data dipusatkan pada device tunggal maupun beberapa device.
Kita sebagai pengguna secara tidak langsung menjadi tergantung dengan devais yang digunakan. Kita tidak 'berkuasa' atas aplikasi yang kita butuhkan. Model komputasi berawan akan menyimpan aplikasi dan data di tempat tersendiri, tempat yang 'terpisah'.
Walaupun ada aplikasi yang tersimpan di device pengguna, umumnya aplikasi tersebut bertujuan untuk membantu dan memberikan akses atas aplikasi utama maupun data penting lainnya. Pemrosesan aplikasi akan dilakukan saat data atau aplikasi diunduh ke devais para pengguna.
Layanan komputasi jenis ini bisa diakses kapan saja, di mana saja dan dengan device apa saja. Tentunya selama pengguna dapat terhubung ke internet. Saling berbagi dan bertukar dokumen, foto, musik, video dalam berbagai format dengan siapa saja, keluarga, teman, sahabat, rekan kerja dan rekan bisnis menjadi begitu mudah.
Merupakan pemandangan yang umum apabila satu pengguna memiliki berbagai jenis PC (notebook, netbook, tablet, komputer desktop, smartphone, handphone dan lainnya) dimana sinkronisasi aplikasi, data dan informasi lain antar devais mengalami kendala.
Cukup dengan terhubung ke 'awan', dengan koneksi ke lebih dari beberapa server dalam satu session, tidak tergantung dari devais maupun server yang digunakan, pengguna bisa menikmati kemudahan yang ditawarkan layanan jenis ini.
Dimulai oleh Amazon
Komputasi awan dimulai oleh Amazon, salah satu perusahaan pionir di era dotcom. Tujuh tahun silam, data center yang mereka miliki mulai diperbaiki dan komputasi awan digunakan untuk kebutuhan internal dengan memanfaatkan aplikasi, platform dan infrastruktur yang ada.
Efisien dan efektifitas komputasi meningkat, tambahan fitur yang lebih mudah dan lebih cepat membuat mereka merilis Amazon Web Service (AWS) untuk publik dua tahun sesudahnya. Tahun 2008, Eucalyptus menjadi platform open source yang kompatibel dengan AWS API dan digunakan untuk implementasi private clouds.
Penyedia Layanan
Kita juga bisa memiliki lingkungan awan yang disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing. Layanan penyimpanan berbasis awan misalnya, selain akan menyimpan data kita di beberapa server, melakukan backup terhadapnya, restorasi data dalam beberapa tahapan, juga menawarkan sinkronisasi data sehingga data yang ada di setiap devais pengguna menjadi sama. Penggunaannya juga mudah sekali.
Selain mudah, biasanya dapat diperoleh dengan gratis (biasanya berkapasitas 5GB dengan fitur terbatas). Kita juga bisa menonton video dan mendengarkan musik secara streaming melalui layanan yang gencar ditawarkan oleh beberapa perusahaan seperti Google, Amazon dan Microsoft.
Keterbatasan media penyimpanan awan yang tidak berbayar, selain kapasitas (ADrive menawarkan kapasitas 50GB, Google Docs 1GB) adalah besarnya ukuran file yang bisa diupload (2GB Amazon CloudDrive, Windows Live SkyDrive 100GB), adanya banner iklan di situs penyedia layanan serta tidak adanya dukungan teknis khusus untuk para pengguna layanan jenis ini.
DreamForce merupakan salah satu perusahaan yang menyediakan jasa komputasi berawan dimana pengguna bisa menyimpan data secara online dan menggunakannya sebagaimana layaknya sebuah hard disk. Untuk layanan berbayar bisa mencoba arkonlinehosting.com, dengan membayar sejumlah biaya tertentu untuk pengguna pertama dan selanjutnya.
Saat memilih layanan awan personal beberapa faktor perlu diperhatikan. Cara mengakses, apakah remote atau portable, jenis sharing yang kita perlukan termasuk ragam aplikasi, jenis file, pengguna lain, tingkat kehandalan serta tingkat keamanan layanan yang ditawarkan.
Apa Saja yang Diperlukan
Penyedia layanan komputasi menawarkan komputasi (perangkat keras, perangkat lunak dan informasi) yang dimilikinya sebagai 'layanan' ketimbang sebagai produk. Layanan inilah yang akan ditawarkan dan dibagi ke beberapa pengguna melalui media internet sebagai 'utilitas'. Kita sebagai pengguna memiliki kebebasan penuh untuk memilih dan memanfaatkan layanan yang disediakan.
Layer Komputasi Awan
Pertama, perlunya perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan untuk mengakses data dan aplikasi yang ada di awan seperti komputer, telepon serta perangkat elektronik lainnya. Kedua, layanan aplikasi awan atau Software as a Service (SaaS) dimana aplikasi dijalankan di awan sehingga instalasi tidak perlu dilakukan di komputer maupun perangkat elektronik pengguna.
Layanan platform awan dikenal sebagai Platform as a Service (PaaS) merupakan layer ketiga yang menawarkan platform/solusi komputasi sebagai layanan. Platform dapat digunakan untuk implementasi aplikasi sehingga pengguna tidak perlu membeli maupun memilihara perangkat keras maupun lunaknya.
Sementara infrastructure as a service (IaaS) menawarkan infrastruktur komputer dan jaringan, biasanya virtualisasi, sebagai layanan bagi pengguna sehingga pengguna tidak perlu membeli perangkat komputer, server, jaringan, media penyimpanan data dan cukup membayar kepada penyedia jasa layanan hanya sebesar banyaknya resource dan tingkat penggunaan infrastruktur yang disediakan.
Layer terakhir, server, menawarkan layanan berbasis server bagi penyedia jasa layanan sehingga mereka bisa menawarkan layanan komputasi awan kepada para penggunanya.
Tingkat Keamanan & Privasi
Penyedia layanan tentunya akan berusaha maksimal untuk menjaga dan memberikan tingkat keamanan maksimal bagi para pengguna. Yang perlu disadari adalah bahwa di awan tidak ada pilihan untuk 'private' dalam arti yang sesungguhnya, kecuali dienkripsi dengan menggunakan algoritma tertentu.
Beberapa faktor keamanan seperti akses data sensitif, eksploitasi bug, recovery, keamanan konsol, pengawasan terhadap akun dan integrasi antar sistem patut diperhatikan. Beberapa solusi yang bisa diterapkan yaitu kriptografi, penggunaan beberapa penyedia jasa, standarisasi dan implementasi virtual machine bagi penyedia jasa bisa dipertimbangkan.
Selain tingkat keamanan, tantangan lain adalah privasi. Hal ini disebabkan karena penyedia jasa kapan saja bisa dan berhak, karena alasan yang sangat khusus, mengakses data pengguna yang berada di awan. Walaupun kemungkinannya kecil, secara disengaja maupun tidak, mereka bisa merubah data maupun menghapus data tersebut.
Masa Depan Yang Menjanjikan
Seiring dengan meningkatnya infrastruktur internet (bandwidth, throughput) dan kualitas layanan internet (Service Level Agreement), yang didorong oleh industry telematika, maraknya pilihan perangkat keras maupun lunak untuk mengaksesnya, masa depan layanan komputasi personal cukup menjanjikan.
Bagi para pengguna yang memiliki berbagai perangkat komputer dan perangkat bergerak tidak perlu direpotkan dengan perbedaan media penyimpanan data, aplikasi, perangkat keras dan perangkat lunak lainnya. Dari sisi keamanan data, pengguna akan terbebas dari kehilangan data akibat pencurian, virus, kerusakan piranti lunak dan juga piranti lunak.
![]() |
Tentang Penulis: Goutama Bachtiar adalah praktisi teknologi informasi dan penikmat jejaring sosial. Dapat dihubungi melalui Twitter: @goudotmobi, email: goutama@gmail.com, G+: www.gplus.to/goudotmobi. |
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 08:30 WIB
'My Last Wish', Jejaring Sosial Sebelum Mati
-
Rabu, 23/05/2012 07:39 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 17:50 WIB
Galaxy Note Gaet Beckham
-
Selasa, 22/05/2012 17:03 WIB
Pernikahan Zuckerberg Pecahkan Rekor 'Like' di Facebook
-
Selasa, 22/05/2012 15:43 WIB
Persembahan 'Lima Kata' untuk Steve Jobs
-
Selasa, 22/05/2012 15:15 WIB
KLiK, Aplikasi iPhone Pengenal Wajah
-
Selasa, 22/05/2012 12:20 WIB
Saran Bagi Zuckerberg Agar Facebook Tak Terpuruk
-
Selasa, 22/05/2012 09:42 WIB
Dosen Unsoed Bikin Aplikasi Mesin Kasir Android
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
- Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
- Rabu, 23/05/2012 13:53 WIB
'Fotografer Dadakan' di Balik Pernikahan Mark Zuckerberg
- Rabu, 23/05/2012 13:34 WIB
Wow! Komputer Android Dijual Rp 458 Ribu
- Rabu, 23/05/2012 17:27 WIB
Pendiri Google Pamerkan Kacamata Pintar
-
109 Komentar
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
52 Komentar
-
50 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



.jpg)
