Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Review Game Anda
Infinity Blade II, Game iOS Terbaik di Penghujung 2011
Senin, 12/12/2011 10:59 WIB

Infinity Blade II
Jakarta - Akhirnya datang juga yang telah ditunggu-tunggu. 1 Desember lalu, sebuah game penutup tahun suguhan developer ChAIR entertainment siap dimainkan.
Dengan terobosan teknologi Unreal Engine 3, gamer akan disuguhi tampilan grafis yang ringan, shiny, full effect dan realistis. Jika sebelumnya sudah memainkan Infinity Blade I, tunggu apalagi. Hajar langsung raksasa-raksasa besar itu..!
Sebagai informasi, Infinity Blade hingga saat ini menjadi game iOS papan atas yang wajib dimainkan. Pasalnya ini adalah game pertama di iOS dengan teknologi Unreal Engine. Suguhan grafisnya enak di mata namun tetap ringan.
Masih seperti seri sebelumnya pemain akan memainkan sang tokoh utama bernama Siris yang mejelajahi dunia 3D secara dinamis. Masih seperti dulu, Siris akan ketemu monster-monster super gede dan raksasa-raksasa berjenis knight dan assassin. Dari catatan saya ada beberapa hal menarik di game ini.
Senjata baru: Dual Blade & Hammer
Bagi yang sudah main Infinity Blade I pasti akan senang adanya fitur ini. Kita tak hanya disuguhi upgrade pedang dan shield saja. Gamer yang doyan bermain dengan karakter cepat (full AGI) bisa ‘berkarir’ dengan dual blade. Tak seperti senjata biasa, kategori ini memiliki kecepatan serang 2x dari senjata biasa.

Tentunya damage yang dihasilkan lebih dahsyat. Tapi, ketika kita memilih jalur bertarung ini, kita tidak bisa melakukan block terhadap serangan musuh.
Gamer yang doyan style 'pertahanan yang terbaik adalah penyerangan' jangan tanggung-tanggun. Mainkan saja stat full STR. Biasakanlah melakukan dodge dari ayunan pedang musuh. Aturan type ini cuma satu: loncat ke kiri atau kanan, dan hajar musuh sampai mati.
Style bertarung lain adalah type palu. Dengan senjata baru berupa palu gada yang besar, Siris akan terasa lebih lambat. Tapi jangan salah, Damage senjata jenis ini adalah yang terbesar di Infinity Blade II.

Saya sendiri cukup puas memainkan style ini, dengan memaksimalkan daya gedor puluhan senjata jenis baru. Sebagai infomasi akan cukup enak melawan boss I (Thane) dengan style ini di awal game.

Alur Cerita yang Membingungkan
Bagi yang sudah memainkan seri sebelumnya, pasti tidak akan heran dengan si tokoh utama yang berulang-ulang mati dan balas dendam. begitu juga dengan plot cerita seri II nya. Lingkaran keabadian berbumbu kekerasan, kematian, dan pertarungan tanpa akhir masih menjadi semangat utama game ini.
Begitu memulai game baru, Siris –nama tokoh utama game ini– akan muncul di tempat baru (sepertinya di Jepang). Nah pada dasarnya cerita berlanjut setelah Siris berhasil menaklukan God King di seri I. Semua item tertinggi tampak menghiasi badan Siris: Pedang Infinity Blade, perisai Nodus, cincin Ring of Fire & ice, helm Eridius, dan Seratic Armor.

Musuh-musuh jenis baru siap menghadang langkah Siris. Tentunya langsung mati dalam beberapa tebasan pedang. Hey, tapi tunggu dulu ada yang aneh dengan game ini di awal. Semua tampak lebih mudah dengan senjata kasta tertinggi. Ternyata benar ini adalah awal cerita. Nantinya kita akan memulai karir dari nol lagi.
Singkat cerita, ternyata God King belum benar-benar mati. Siris dijebak dengan diambilnya Infinity Blade dari tangannya. Ketika nyawa Siris tinggal diujung tanduk God King, tiba-tiba datang seseorang –atau sesuatu– melesatkan bilah anak panah tepat di kepala Siris. Lantas semua menjadi buram dan di sinilah cerita bermula.

Tampak seorang lelaki terbangun dari tempat seperti laboratorium. Pria ini seperti tamak amnesia. Tiba-tiba scene berubah ke Siris yang telah tiba di sebuah tower raksasa –diiringi judul besar ‘Infinity Blade II’. Hanya sepotong kalimat keluar dari mulut jagoan utama kita.
Intinya dia ingin menyelamatkan ‘worker’ dari menara tersebut. Siapa itu worker? mengapa ia ada di dalam sana? siapa pria misterius tanpa busana itu? Ke mana God King pergi? itu akan menjadi misteri yang harus diungkap dalam game ini. Kesan pertama plot cerita game ini, asli bingung.

Walau plot ceritanya membingungkan, Infinity Blade II memiliki banyak penambahan fitur game yang membuat game ini tidak membosankan. Selain senjata baru, ada fitu Gems yang bisa ditambahkan ke senjata menjadi elemen tertentu.
Segera coba game penutup tahun yang wajib dimainkan di iOS ini. Siapkan space iPad, iPod Touch, iPhone anda karena Infinity Blade memiliki ukuran 941 MB.
Tulisan ini merupakan Review Game kiriman pembaca detikINET. Punya opini tentang game yang sedang Anda mainkan? Kirimkan tulisan Anda ke redaksi@detikinet.com.
( eno / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dengan terobosan teknologi Unreal Engine 3, gamer akan disuguhi tampilan grafis yang ringan, shiny, full effect dan realistis. Jika sebelumnya sudah memainkan Infinity Blade I, tunggu apalagi. Hajar langsung raksasa-raksasa besar itu..!
Sebagai informasi, Infinity Blade hingga saat ini menjadi game iOS papan atas yang wajib dimainkan. Pasalnya ini adalah game pertama di iOS dengan teknologi Unreal Engine. Suguhan grafisnya enak di mata namun tetap ringan.
Masih seperti seri sebelumnya pemain akan memainkan sang tokoh utama bernama Siris yang mejelajahi dunia 3D secara dinamis. Masih seperti dulu, Siris akan ketemu monster-monster super gede dan raksasa-raksasa berjenis knight dan assassin. Dari catatan saya ada beberapa hal menarik di game ini.
Senjata baru: Dual Blade & Hammer
Bagi yang sudah main Infinity Blade I pasti akan senang adanya fitur ini. Kita tak hanya disuguhi upgrade pedang dan shield saja. Gamer yang doyan bermain dengan karakter cepat (full AGI) bisa ‘berkarir’ dengan dual blade. Tak seperti senjata biasa, kategori ini memiliki kecepatan serang 2x dari senjata biasa.

Tentunya damage yang dihasilkan lebih dahsyat. Tapi, ketika kita memilih jalur bertarung ini, kita tidak bisa melakukan block terhadap serangan musuh.
Gamer yang doyan style 'pertahanan yang terbaik adalah penyerangan' jangan tanggung-tanggun. Mainkan saja stat full STR. Biasakanlah melakukan dodge dari ayunan pedang musuh. Aturan type ini cuma satu: loncat ke kiri atau kanan, dan hajar musuh sampai mati.
Style bertarung lain adalah type palu. Dengan senjata baru berupa palu gada yang besar, Siris akan terasa lebih lambat. Tapi jangan salah, Damage senjata jenis ini adalah yang terbesar di Infinity Blade II.

Saya sendiri cukup puas memainkan style ini, dengan memaksimalkan daya gedor puluhan senjata jenis baru. Sebagai infomasi akan cukup enak melawan boss I (Thane) dengan style ini di awal game.

Alur Cerita yang Membingungkan
Bagi yang sudah memainkan seri sebelumnya, pasti tidak akan heran dengan si tokoh utama yang berulang-ulang mati dan balas dendam. begitu juga dengan plot cerita seri II nya. Lingkaran keabadian berbumbu kekerasan, kematian, dan pertarungan tanpa akhir masih menjadi semangat utama game ini.
Begitu memulai game baru, Siris –nama tokoh utama game ini– akan muncul di tempat baru (sepertinya di Jepang). Nah pada dasarnya cerita berlanjut setelah Siris berhasil menaklukan God King di seri I. Semua item tertinggi tampak menghiasi badan Siris: Pedang Infinity Blade, perisai Nodus, cincin Ring of Fire & ice, helm Eridius, dan Seratic Armor.

Musuh-musuh jenis baru siap menghadang langkah Siris. Tentunya langsung mati dalam beberapa tebasan pedang. Hey, tapi tunggu dulu ada yang aneh dengan game ini di awal. Semua tampak lebih mudah dengan senjata kasta tertinggi. Ternyata benar ini adalah awal cerita. Nantinya kita akan memulai karir dari nol lagi.
Singkat cerita, ternyata God King belum benar-benar mati. Siris dijebak dengan diambilnya Infinity Blade dari tangannya. Ketika nyawa Siris tinggal diujung tanduk God King, tiba-tiba datang seseorang –atau sesuatu– melesatkan bilah anak panah tepat di kepala Siris. Lantas semua menjadi buram dan di sinilah cerita bermula.

Tampak seorang lelaki terbangun dari tempat seperti laboratorium. Pria ini seperti tamak amnesia. Tiba-tiba scene berubah ke Siris yang telah tiba di sebuah tower raksasa –diiringi judul besar ‘Infinity Blade II’. Hanya sepotong kalimat keluar dari mulut jagoan utama kita.
Intinya dia ingin menyelamatkan ‘worker’ dari menara tersebut. Siapa itu worker? mengapa ia ada di dalam sana? siapa pria misterius tanpa busana itu? Ke mana God King pergi? itu akan menjadi misteri yang harus diungkap dalam game ini. Kesan pertama plot cerita game ini, asli bingung.

Walau plot ceritanya membingungkan, Infinity Blade II memiliki banyak penambahan fitur game yang membuat game ini tidak membosankan. Selain senjata baru, ada fitu Gems yang bisa ditambahkan ke senjata menjadi elemen tertentu.
Segera coba game penutup tahun yang wajib dimainkan di iOS ini. Siapkan space iPad, iPod Touch, iPhone anda karena Infinity Blade memiliki ukuran 941 MB.
Tulisan ini merupakan Review Game kiriman pembaca detikINET. Punya opini tentang game yang sedang Anda mainkan? Kirimkan tulisan Anda ke redaksi@detikinet.com.
( eno / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 12/12/2011 10:59 WIB
Review Game Anda
Infinity Blade II, Game iOS Terbaik di Penghujung 2011
-
Sabtu, 19/11/2011 17:00 WIB
Review Game
Uncharted 3, Game Keren Bergaya 'Hollywood'
-
Kamis, 20/10/2011 18:52 WIB
Game Preview
10 Menit Menjajal Uncharted 3: Drakes Deception
-
Jumat, 07/10/2011 17:15 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Saatnya Kembali Bermain
-
Senin, 03/10/2011 16:35 WIB
7 Game Seru di Bulan Oktober
-
Kamis, 29/09/2011 12:45 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Manisnya Kue Industri Game
-
Senin, 26/09/2011 18:25 WIB
Game Preview
NFS: The Run, Coba Kembali ke Asal
-
Kamis, 25/08/2011 13:28 WIB
Game Preview
NBA 2K12, Michael Jordan Bawa 'Teman-Teman'
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

