Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Perkuat Keamanan, Huawei Beli Saham Symantec
Kamis, 17/11/2011 10:33 WIB

(Ist)
Jakarta - Pekan ini, Huawei dan Symantec mengumumkan perjanjian transaksi dimana Huawei akan mengakuisisi 49 persen saham Symantec di Huawei Symantec Technologies senilai USD 530 juta.
Jika perjanjian mereka telah rampung, Huawei berhak mendapatkan kepemilikan penuh atas Huawei Symantec. Disebutkan Li Wenzhi, CEO Huawei Indonesia, pihaknya merasa senang dengan adanya perjanjian ini, mengingat Huawei Symantec akan menjadi pilar utama dari solusi teknologi, informasi dan telekomunikasi Huawei.
"Perpaduan antara keamanan Huawei Symantec yang innovatif dan teknologi pernyimpanan dengan produk Huawei Enterprise akan memperkuat kepemimpinan Huawei di sektor komputasi awan," kata Li Wenzhi dalam keterangannya, Kamis (17/11/2011).
Li mengklaim Huawei Symantec telah meraih kesuksesan dalam empat tahun terakhir dan telah dikenal secara luas oleh para pelanggan dan mitra bisnis di seluruh dunia. Kedepannya, Huawei akan terus meningkatkan investasi di Huawei Symantec, sebagai bentuk komitmen mereka dalam menyediakan layanan terbaik bagi para pelanggan di seluruh dunia dan Indonesia.
Huawei Symantec sendiri adalah joint-venture yang berlokasi di Hong Kong dan didirikan oleh Huawei dan Symantec pada 2008. Selama ini Huawei Symantec menyediakan solusi keamanan, penyimpanan dan pengelolaan sistem yang inovatif bagi para pelanggannya.
Selama beberapa bulan terakhir, Huawei dan Symantec telah mengadakan beberapa sesi diskusi dan negosiasi untuk membahas rencana joint venture ini kedepannya. Huawei dan Symantec telah sepakat bahwa akan lebih baik jika tahap perkembangan selanjutnya dari joint venture ini diarahkan dari pemilik tunggal (single owner).
Perjanjian ini lantas mengacu pada persetujuan regulator dan ketentuan umum lainnya, dan diharapkan akan rampung pada kuartal pertama 2012. Hingga perjanjian tersebut selesai, Huawei dan Symantec akan terus mematuhi komitmen mereka berdasarkan perjanjian joint venture yang sudah ada.
( rns / rns )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Jika perjanjian mereka telah rampung, Huawei berhak mendapatkan kepemilikan penuh atas Huawei Symantec. Disebutkan Li Wenzhi, CEO Huawei Indonesia, pihaknya merasa senang dengan adanya perjanjian ini, mengingat Huawei Symantec akan menjadi pilar utama dari solusi teknologi, informasi dan telekomunikasi Huawei.
"Perpaduan antara keamanan Huawei Symantec yang innovatif dan teknologi pernyimpanan dengan produk Huawei Enterprise akan memperkuat kepemimpinan Huawei di sektor komputasi awan," kata Li Wenzhi dalam keterangannya, Kamis (17/11/2011).
Li mengklaim Huawei Symantec telah meraih kesuksesan dalam empat tahun terakhir dan telah dikenal secara luas oleh para pelanggan dan mitra bisnis di seluruh dunia. Kedepannya, Huawei akan terus meningkatkan investasi di Huawei Symantec, sebagai bentuk komitmen mereka dalam menyediakan layanan terbaik bagi para pelanggan di seluruh dunia dan Indonesia.
Huawei Symantec sendiri adalah joint-venture yang berlokasi di Hong Kong dan didirikan oleh Huawei dan Symantec pada 2008. Selama ini Huawei Symantec menyediakan solusi keamanan, penyimpanan dan pengelolaan sistem yang inovatif bagi para pelanggannya.
Selama beberapa bulan terakhir, Huawei dan Symantec telah mengadakan beberapa sesi diskusi dan negosiasi untuk membahas rencana joint venture ini kedepannya. Huawei dan Symantec telah sepakat bahwa akan lebih baik jika tahap perkembangan selanjutnya dari joint venture ini diarahkan dari pemilik tunggal (single owner).
Perjanjian ini lantas mengacu pada persetujuan regulator dan ketentuan umum lainnya, dan diharapkan akan rampung pada kuartal pertama 2012. Hingga perjanjian tersebut selesai, Huawei dan Symantec akan terus mematuhi komitmen mereka berdasarkan perjanjian joint venture yang sudah ada.
( rns / rns )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 09:48 WIB
m-Commerce Terus Melesat di Indonesia
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
- Minggu, 27/05/2012 10:13 WIB
Telkomsel Bangun 1.600 BTS di Timur Indonesia
- Minggu, 27/05/2012 10:34 WIB
Belanja Online Indonesia Capai 2,5 Juta Transaksi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
-
224 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
61 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
