http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Siri-nya iPhone 4S Dapat Saingan di Android

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Senin, 10/10/2011 16:30 WIB
http://us.images.detik.com/content/2011/10/10/317/apple-iphone4s-siri(Ist)luar.jpg Siri (Ist)
Jakarta - Siri, teknologi perintah suara yang menjadi unggulan Apple di iPhone 4S-nya mendapat saingan. Ini adalah Sensory, Inc. lewat teknologi perintah suara serupa untuk pengguna Android.

Trulyhandsfree Voice Control 2.0, nama produk dari Sensory ini memiliki kelebihan tersendiri, yakni bisa mengenali perintah suara di tengah lingkungan yang 'berisik'. "Ini sungguh luar biasa," ujar Michael Morgan, seorang analis piranti mobile di New York.

Software keluaran Sensory tersebut di-setting selalu aktif sehingga pengguna tak perlu memencet tombol apapun untuk mengaktifkannya.

Biasanya, dengan settingan 'always on', sebuah teknologi memiliki kendala yakni susah membedakan apakah pengguna berbicara ke ponsel atau berbicara ke orang lain, namun teknologi Sensory berikut tidak bermasalah dengan hal itu.

Software speaker milik Sensory diklaim memiliki pengenal suara yang memiliki keakuratan tinggi dan kemampuannya untuk mengenali perintah meski pengguna sedang berada di tengah keamaian dan berbicara agak jauh dari ponselnya.

Memang penawaran yang diberikan Siri jauh lebih baik dibandingkan dengan software milik Sensory, namun dikatakan oleh Morgan, Siri tetap memiliki kelemahan.

Dikutip detikINET dari PCWorld, Senin (10/10/2011), Morgan mencontohkan situasi pada saat seseorang ingin keluar rumah dan menanyakan Siri apakah ia perlu jas hujan.

Apabila pengguna mengulangi pertanyaan tersebut selama 5x sebelum ia mendapatkan respon apikasi itu, Siri akan menampilkan calendar item dengan kata 'rain check'. Hal ini menunjukkan aplikasi Siri masih kurang cepat.

Teknologi pengenal suara keluaran Sensory sendiri sudah lama dipakai oleh banyak pihak, seperti produk buatan Plantronics, Motorola, Hasbro, Mattel, Kensington dan Samsung. Sedang Trulyhandsfree Voice Control 2.0, khusus diperuntukkan bagi ponsel berbasis Android.


(sha/wsh)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close