http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Smartphone Bisa Bikin Mata Cepat Rusak

Merry Wahyuningsih - detikinet
Senin, 25/07/2011 12:37 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2011/07/25/398/smartphone-ts-dlm.jpg Ilustrasi (ist)
New York - Penggunaan smartphone tampaknya semakin umum di kalangan masyarakat Indonesia. Tapi berhati-hati, penelitian baru menunjukkan smartphone bisa membuat mata pemiliknya cepat rusak.

Penelitian baru menunjukkan orang-orang yang membaca pesan teks atau browsing internet di smartphone cenderung memegang perangkat canggih ini lebih dekat ketimbang saat membaca buku atau surat kabar, sehingga memaksa mata bekerja lebih keras dari biasanya.

Menurut penelitian yang telah dipublikasikan pada Optometry and Vision Science edisi Juli ini, jarak pandang yang dekat ditambah dengan ukuran huruf yang kecil pada smartphone, bisa menambah beban pada orang yang sudah memakai kacamata atau lensa kotak.

"Faktanya orang yang memegang smartphone pada jarak dekat berarti mata harus bekerja jauh lebih sulit untuk fokus. Mata harus bekerja lebih keras bisa membuat gejala seperti sakit kepala dan ketegangan mata," jelas Dr. Mark Rosenfield, seorang profesor di SUNY State College of Optometry di New York City, seperti dilansir Healthday, Senin (25/7/2011).

Dr. Rosenfield juga mengatakan SMS dan web browsing pada smartphone dapat membuat mata kering, ketidaknyamanan dan penglihatan kabur setelah penggunaan jangka panjang. Penelitian sebelumnya juga menemukan bahwa sampai 90 persen orang yang menggunakan komputer mengalami masalah mata.

Dr. Rosenfield mendapatkan ide penelitian ini karena sering melihat orang di atas kereta yang menggunakan smartphone sangat dekat dengan mata mereka. Mengingat semakin banyak orang dewasa dan anak-anak yang menggunakan smartphone untuk menulis dan menerima pesan atau mencari review restoran, masuk akal untuk mengukur persis seberapa dekat orang-orang memegang ponsel mereka.

Penelitian ini relatif sederhana. Pada tahap awal, sekitar 130 relawan dengan usia rata-rata 23,2 tahun diminta untuk memegang smartphone saat membaca pesan teks. Dalam percobaan yang berbeda, 100 peserta dengan rata-rata usianya 24,9 tahun, yang selanjutnya diminta untuk menahan smartphone mereka ketika membaca sebuah halaman web. Peneliti kemudian mengukur jarak antara perangkat dan mata serta ukuran huruf yang digunakan.Next

Halaman 1 2
(mer/fyk)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
48%
Kontra
52%


Must Read close