http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Garap eBook, 40 Penerbit Jogja Masuki Era Digital

Ardhi Suryadhi - detikinet
Rabu, 22/06/2011 10:16 WIB
http://us.images.detik.com/content/2011/06/22/398/ebook_285.jpg Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Kemajuan teknologi akhirnya memaksa industri penerbit buku untuk memasuki era buku digital. Hal ini pun dilakukan oleh sekitar 40 penerbit di Jogjakarta yang siap menyulap buku terbitan mereka menjadi eBook.

Melalui penandatanganan kerjasama dengan PT Informotics Digital Persada, mimpi 40 penerbit Jogja coba direalisasikan. Nantinya, penerbitan dan pemasaran buku-buku akan dilakukan dalam bentuk elektronik/digital (eBook) melalui pasar virtual (eMarketplace) berbasis komputer tablet.

Para penerbit akan menyuplai buku-buku terbitan sedangkan Informotics melalui produk BukuTablet akan menyediakan toko buku virtual dan aplikasi piranti lunak yang dipasang di setiap komputer tablet.

Dengan kerjasama ini nantinya seluruh pembaca dapat membeli dan membaca buku lewat piranti komputer tablet tanpa lagi harus mengunjungi toko-toko buku. Sebab setelah buku dibeli dan dibayar, maka buku-buku tersebut akan bisa diunduh dan dibaca langsung di komputer tablet.

Tentu saja ini diharapkan dapat menjadi sebuah terobosan dalam industri buku yang semakin dimudahkan dengan adanya piranti komputer tablet.

Acara penandatanganan ini sendiri dihadiri oleh para pimpinan masing-masing penerbit seperti dari Ar Ruzz Media, Media Pressindo, Navila, GMU Press bahkan ada juga penerbit Era Intermedia dari Solo dan lainnya.

Ardiansyah, CEO Informotics, menyatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan kesiapan dan sikap optimistis para penerbit Jogja dalam memasuki gelombang baru industri buku digital.

Sementara Nur Hidayat yang mewakili penerbit Jogja menambahkan bahwa memang sudah saatnya para penerbit untuk memasuki era buku digital, karena tren dan perkembangannya sudah mamaksa kita ke arah tersebut.

"Setelah MoU dengan penerbit Jogja, selanjutnya Informotics akan menambah kerjasama dengan penerbit Bandung dan Jakarta sekitar akhir bulan Juli mendatang," tandas Ardiansyah, dalam keterangannya yang dikutip detikINET, Rabu (22/6/2011).

(ash/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
31%
Kontra
69%


Must Read close