Berita Utama
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
-
Selasa, 22/05/2012 13:15 WIB
Samsung Resmi Boyong Galaxy S III ke Indonesia
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
16 Game iPhone yang Wajib Dimainkan
-
Selasa, 22/05/2012 10:29 WIB
Saham Anjlok, Harta Pendiri Facebook 'Lenyap' Rp 20 Triliun
-
Selasa, 22/05/2012 12:20 WIB
Saran Bagi Zuckerberg Agar Facebook Tak Terpuruk
-
Selasa, 22/05/2012 08:48 WIB
Saham Facebook Tumbang
-
Selasa, 22/05/2012 09:26 WIB
5 Kesalahan di Twitter yang Harus Dihindari
-
Senin, 21/05/2012 13:18 WIB
Priscilla Chan, Dokter yang Jadi Nyonya Zuckerberg
-
Senin, 21/05/2012 13:45 WIB
5 Brand yang Sukses 'Jualan' via Instagram
Kolom Telematika
Internet Sehat Bagi Tuna Netra Semarang
Selasa, 22/03/2011 13:56 WIB

Suasana Acara (dok. internetsehat)
Jakarta - Pembaca, antusiasme menguasai komputer dan internet ternyata tak hanya ditunjukkan oleh tunanetra Jabodetabek yang telah lama memanfaatkan teknologi informasi (TI) dalam kehidupan sehari-hari. Hal serupa juga terlihat saat Tim Internet Sehat, bersama-sama penulis, menyambangi komunitas Sahabat Mata di Semarang. Tak cukup hanya sekedar punya blog dan menguasai teknologi informasi, Sahabat Mata bahkan ingin menggelar lomba foto khusus tunanetra!
19 Maret 2011 boleh jadi merupakan pengalaman pertama tim Internet Sehat berbagi materi seputar internet tanpa menggunakan laptop dan slide. Bukan karena laptopnya tertinggal di kantor atau materi presentasinya lupa dibuat, namun karena peserta sharing kali ini sebagian besar adalah tunanetra. Jadi, tim Internet Sehat cukup menyampaikan materi menggunakan lisan saja. Meski tanpa tampilan visual, acara yang digelar di bilangan Bukit Semarang Baru itu tetap seru dan menarik.
Ramaditya Bicara
Dalam kesempatan itu, penulis diberi kesempatan berbagi pengalaman seputar kegiatan ber-internet yang telah penulis lakoni sejak tahun 2003. Tujuannya adalah agar semakin banyak tunanetra di Indonesia yang menggunakan internet secara optimal, sehingga informasi mengenai siapa dan bagaimana tunanetra dapat tersebar luas, yang tentu saja akan menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang mengaksesnya.
Ada pun inti dari materi yang penulis sampaikan adalah; mulai berkarya, buat konten yang menarik, dan tentu saja menyajikan hasil akhir yang positif.
Untuk dapat mulai berbagi informasi via internet, tunanetra dapat menuangkan catatan harian yang biasanya ditulis dalam format huruf Braille atau rekaman suara yang disimpan di kaset. Informasi tersebut kemudian disalin menggunakan komputer, dan hasilnya dapat dipublikasikan lewat blog atau pun jejaring sosial.
Dengan bantuan "orang awas" (sebutan yang diberikan tunanetra pada mereka yang berpenglihatan sempurna), tunanetra pun dapat berbagi informasi seputar ketunanetraan menggunakan materi visual, misalnya foto dan video. Jadi, selain tulisan, masyarakat dapat melihat secara langsung kehidupan tunanetra lewat elemen yang lebih nyata.
Dari situs porno sampai lomba foto
Suasana sharing juga diwarnai tawa dan canda, apalagi ketika memasuki sesi tanya jawab.
Andy, salah seorang tunanetra yang saat ini mengikuti pendidikan inklusif di bangku SMA tak segan-segan bertanya pada tim Internet Sehat tentang bagaimana caranya melakukan filter terhadap situs porno.
"Yang terpenting adalah self-filtering, yaitu melakukan blokir dari diri sendiri," jelas Acep Syaripudin mewakili tim Internet Sehat.
Menurut dia, secanggih apa pun software yang digunakan untuk memblokir situs porno tak akan mempan apabila usaha tersebut tidak ditanamkan sejak dini di keluarga. Dengan kata lain, nilai-nilai religius dan kesadaran akan pentingnya memilah-milah konten di internet memegang peranan utama bila hendak ber-internet secara sehat.
"Nah, bersyukurlah kita para tunanetra, karena sudah tunanetra jadi sudah terfilter secara otomatis," kelakar penulis.
Sebelum diskusi ditutup, Pak Basuki (tunanetra) selaku ketua komunitas Sahabat Mata menyampaikan berita yang cukup mencengangkan tim Internet Sehat. "Rencananya kami akan menggelar lomba foto yang pesertanya tunanetra semua, jadi masyarakat bisa tahu kalau tunanetra pun bisa melakukan hal yang sebelumnya dianggap mustahil," jelasnya.
"Ya, tapi harap maklum kalau gambarnya kepotong atau terbalik posisinya waktu di posting di blog nanti," timpal peserta tunanetra lain sambil tertawa.
Sebagai informasi, Sahabat Mata adalah komunitas yang mewadahi tunanetra di daerah Semarang dan sekitarnya yang ingin mengenyam pendidikan dan menggeluti profesi yang dipilih.
Selain memberi DIKLAT seputar ketunanetraan, Sahabat Mata juga mengakomodasi tunanetra yang ingin belajar teknologi, salah satunya pemanfaatan komputer dalam dunia radio broadcast.
Bagi Anda yang ingin mendengarkan rekaman sesi sharing ini, silahkan unduh melalui layanan FileDen.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
19 Maret 2011 boleh jadi merupakan pengalaman pertama tim Internet Sehat berbagi materi seputar internet tanpa menggunakan laptop dan slide. Bukan karena laptopnya tertinggal di kantor atau materi presentasinya lupa dibuat, namun karena peserta sharing kali ini sebagian besar adalah tunanetra. Jadi, tim Internet Sehat cukup menyampaikan materi menggunakan lisan saja. Meski tanpa tampilan visual, acara yang digelar di bilangan Bukit Semarang Baru itu tetap seru dan menarik.
Ramaditya Bicara
Dalam kesempatan itu, penulis diberi kesempatan berbagi pengalaman seputar kegiatan ber-internet yang telah penulis lakoni sejak tahun 2003. Tujuannya adalah agar semakin banyak tunanetra di Indonesia yang menggunakan internet secara optimal, sehingga informasi mengenai siapa dan bagaimana tunanetra dapat tersebar luas, yang tentu saja akan menjadi nilai tambah bagi masyarakat yang mengaksesnya.
Ada pun inti dari materi yang penulis sampaikan adalah; mulai berkarya, buat konten yang menarik, dan tentu saja menyajikan hasil akhir yang positif.
Untuk dapat mulai berbagi informasi via internet, tunanetra dapat menuangkan catatan harian yang biasanya ditulis dalam format huruf Braille atau rekaman suara yang disimpan di kaset. Informasi tersebut kemudian disalin menggunakan komputer, dan hasilnya dapat dipublikasikan lewat blog atau pun jejaring sosial.
Dengan bantuan "orang awas" (sebutan yang diberikan tunanetra pada mereka yang berpenglihatan sempurna), tunanetra pun dapat berbagi informasi seputar ketunanetraan menggunakan materi visual, misalnya foto dan video. Jadi, selain tulisan, masyarakat dapat melihat secara langsung kehidupan tunanetra lewat elemen yang lebih nyata.
Dari situs porno sampai lomba foto
Suasana sharing juga diwarnai tawa dan canda, apalagi ketika memasuki sesi tanya jawab.
Andy, salah seorang tunanetra yang saat ini mengikuti pendidikan inklusif di bangku SMA tak segan-segan bertanya pada tim Internet Sehat tentang bagaimana caranya melakukan filter terhadap situs porno.
"Yang terpenting adalah self-filtering, yaitu melakukan blokir dari diri sendiri," jelas Acep Syaripudin mewakili tim Internet Sehat.
Menurut dia, secanggih apa pun software yang digunakan untuk memblokir situs porno tak akan mempan apabila usaha tersebut tidak ditanamkan sejak dini di keluarga. Dengan kata lain, nilai-nilai religius dan kesadaran akan pentingnya memilah-milah konten di internet memegang peranan utama bila hendak ber-internet secara sehat.
"Nah, bersyukurlah kita para tunanetra, karena sudah tunanetra jadi sudah terfilter secara otomatis," kelakar penulis.
Sebelum diskusi ditutup, Pak Basuki (tunanetra) selaku ketua komunitas Sahabat Mata menyampaikan berita yang cukup mencengangkan tim Internet Sehat. "Rencananya kami akan menggelar lomba foto yang pesertanya tunanetra semua, jadi masyarakat bisa tahu kalau tunanetra pun bisa melakukan hal yang sebelumnya dianggap mustahil," jelasnya.
"Ya, tapi harap maklum kalau gambarnya kepotong atau terbalik posisinya waktu di posting di blog nanti," timpal peserta tunanetra lain sambil tertawa.
Sebagai informasi, Sahabat Mata adalah komunitas yang mewadahi tunanetra di daerah Semarang dan sekitarnya yang ingin mengenyam pendidikan dan menggeluti profesi yang dipilih.
Selain memberi DIKLAT seputar ketunanetraan, Sahabat Mata juga mengakomodasi tunanetra yang ingin belajar teknologi, salah satunya pemanfaatan komputer dalam dunia radio broadcast.
Bagi Anda yang ingin mendengarkan rekaman sesi sharing ini, silahkan unduh melalui layanan FileDen.
![]() |
Tentang Penulis: Eko Ramaditya Adikara adalah blogger tuna netra yang menggemari dunia digital dan teknologi informasi. Blognya bisa dibaca di http://ramaditya.multiply.com/. |
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 07:39 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 17:50 WIB
Galaxy Note Gaet Beckham
-
Selasa, 22/05/2012 17:03 WIB
Pernikahan Zuckerberg Pecahkan Rekor 'Like' di Facebook
-
Selasa, 22/05/2012 15:43 WIB
Persembahan 'Lima Kata' untuk Steve Jobs
-
Selasa, 22/05/2012 15:15 WIB
KLiK, Aplikasi iPhone Pengenal Wajah
-
Selasa, 22/05/2012 12:20 WIB
Saran Bagi Zuckerberg Agar Facebook Tak Terpuruk
-
Selasa, 22/05/2012 09:42 WIB
Dosen Unsoed Bikin Aplikasi Mesin Kasir Android
-
Selasa, 22/05/2012 08:26 WIB
Google Chrome Gusur IE Jadi Browser Terpopuler
- Rabu, 23/05/2012 10:10 WIB
Motorola Resmi Jadi Milik Google
- Rabu, 23/05/2012 09:39 WIB
Analis: Sony Telah Garap Display iPhone 5
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 08:26 WIB
'My Last Wish', Jejaring Sosial Sebelum Mati
- Rabu, 23/05/2012 09:17 WIB
Melempem, Saham Facebook Makin Murah
- Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
- Rabu, 23/05/2012 10:38 WIB
Samsung: Galaxy S III Terbuat dari Polycarbonate, Bukan Plastik
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
79 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
43 Komentar
-
43 Komentar
Pro Kontra
Index »
iPad Generasi Terbaru Memuaskan?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.jpg)

