Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kolom Paman Tyo
Mobile Apps Apa yang Indonesia Butuhkan?
Senin, 07/03/2011 09:26 WIB

ilustrasi (ist)
Jakarta - Beberapa kali saya klik banner pada UberSocial di BlackBerry. Hasilnya sajian WAP biasa, bahkan ada yang sebagai miniatur dari versi desktop. Misalnya polling kesehatan, seperti di lp.mydas.mobi. Di sana saya harus menggerakkan kursor untuk memilih. Tak cukup memencet angka pada keypad.
Kalaupun si pengelola konten mengandaikan semua pemakai handset sudah memakai layar sentuh, bagi saya itu keliru. Saat ini, tanpa merujuk statistik, saya berani bilang bahwa ponsel layar sentuh tak sebanyak ponsel layar biasa. Penyaji konten harus menyesuaikan diri.
Tapi nanti dulu. Smartphone berlayar sentuh bakal semakin banyak, dan kian terjangkau, apalagi penetrasi Android kian meluas. Kalau sudah begitu isi WAP biasa jadi kurang menarik. Yang lebih dibutuhkan adalah aplikasi dan konten. Sebangsa aplikasi majalah Time untuk BlackBerry dan Android begitulah--di sini saya hanya membatasi smartphone "konvensional", bukan tablet.
Sajian konten biasa dalam layar ponsel tak senyaman versi desktop, apalagi kalau teksnya panjang. Maka Jakob Nielsen dalam Alert Box Februari lalu (http://bit.ly/dOwymS) mengingatkan bahwa "konten mobile dua kali lebih sulit". Ada soal semantik di dalamnya, dengan merujuk kasus iPhone.
Nielsen juga mengutip kesimpulan tim dari Universitas Alberta, Kanada: "sulit bagi pembaca untuk mencerna informasi rumit dari sebuah lubang intip". Kolom ini pun mungkin kelak harus punya versi ringkas 69 kata atau kurang.
Kalangan telekomunikasi Indonesia, seperti dilontarkan CEO XL Axiata Hasnul Suhaimi, dalam XL Award Jumat pekan lalu, juga sadar bahwa pasar akhirnya lebih membutuhkan layanan data, bukan suara. Tetapi siapa yang menyediakan aplikasi dan konten?
Dalam bayangan saya, jika dihubungkan dengan pemasaran, maka hasil pengeklikan spanduk pada sebuah aplikasi mestinya dilarikan ke sebuah aplikasi Indonesia yang ramah mobile, misalnya:
Tetapi bukankah aplikasi mobile untuk Twitter dan Facebook sudah bisa menjawab kebutuhan pelaporan oleh warga?
Ini tantangan bagi pengembang aplikasi lokal untuk menyediakan apa yang dimaui oleh orang Indonesia--termasuk games lokal yang asoy. Terobosan versi mobile infolalulintas.com (infoll.mobi), dari sisi keringkasan, layak disambut dan pasti terus dikembangkan. Kalau nanti cukup via suara, sehingga tak mengganggu pengemudian, pasti lebih bagus. :)
Saya yakin Anda punya sejumlah daftar kebutuhan. Boleh tahu?
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kalaupun si pengelola konten mengandaikan semua pemakai handset sudah memakai layar sentuh, bagi saya itu keliru. Saat ini, tanpa merujuk statistik, saya berani bilang bahwa ponsel layar sentuh tak sebanyak ponsel layar biasa. Penyaji konten harus menyesuaikan diri.
Tapi nanti dulu. Smartphone berlayar sentuh bakal semakin banyak, dan kian terjangkau, apalagi penetrasi Android kian meluas. Kalau sudah begitu isi WAP biasa jadi kurang menarik. Yang lebih dibutuhkan adalah aplikasi dan konten. Sebangsa aplikasi majalah Time untuk BlackBerry dan Android begitulah--di sini saya hanya membatasi smartphone "konvensional", bukan tablet.
Sajian konten biasa dalam layar ponsel tak senyaman versi desktop, apalagi kalau teksnya panjang. Maka Jakob Nielsen dalam Alert Box Februari lalu (http://bit.ly/dOwymS) mengingatkan bahwa "konten mobile dua kali lebih sulit". Ada soal semantik di dalamnya, dengan merujuk kasus iPhone.
Nielsen juga mengutip kesimpulan tim dari Universitas Alberta, Kanada: "sulit bagi pembaca untuk mencerna informasi rumit dari sebuah lubang intip". Kolom ini pun mungkin kelak harus punya versi ringkas 69 kata atau kurang.
Kalangan telekomunikasi Indonesia, seperti dilontarkan CEO XL Axiata Hasnul Suhaimi, dalam XL Award Jumat pekan lalu, juga sadar bahwa pasar akhirnya lebih membutuhkan layanan data, bukan suara. Tetapi siapa yang menyediakan aplikasi dan konten?
Dalam bayangan saya, jika dihubungkan dengan pemasaran, maka hasil pengeklikan spanduk pada sebuah aplikasi mestinya dilarikan ke sebuah aplikasi Indonesia yang ramah mobile, misalnya:
- polling dan kuiz yang menyenangkan
- e-coupon untuk diskon barang dan jasa (syukur kalau gratis)
- e-ticket yang andal
- pengunduhan lagu
- konten gambar dan teks ringkas
Tetapi bukankah aplikasi mobile untuk Twitter dan Facebook sudah bisa menjawab kebutuhan pelaporan oleh warga?
Ini tantangan bagi pengembang aplikasi lokal untuk menyediakan apa yang dimaui oleh orang Indonesia--termasuk games lokal yang asoy. Terobosan versi mobile infolalulintas.com (infoll.mobi), dari sisi keringkasan, layak disambut dan pasti terus dikembangkan. Kalau nanti cukup via suara, sehingga tak mengganggu pengemudian, pasti lebih bagus. :)
Saya yakin Anda punya sejumlah daftar kebutuhan. Boleh tahu?
![]() |
Tentang Penulis: Antyo Rentjoko, dikenal juga dengan julukan Paman Tyo, adalah blogger di beberapa tempat yang mengagregasikan posting di antyo.rentjoko.net. Account twitter-nya adalah @pamantyo |
( rou / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Minggu, 27/05/2012 10:47 WIB
Beli Instagram, Buat Apa Rilis Facebook Camera?
-
Minggu, 27/05/2012 10:34 WIB
Belanja Online Indonesia Capai 2,5 Juta Transaksi
-
Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
- Minggu, 27/05/2012 10:13 WIB
Telkomsel Bangun 1.600 BTS di Timur Indonesia
- Minggu, 27/05/2012 10:34 WIB
Belanja Online Indonesia Capai 2,5 Juta Transaksi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
-
224 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
61 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.jpg)
.gif)
