detikinet

Mungkinkah Facebook atau Google Mencaplok Twitter?

Fajar Widiantoro - detikinet
Kamis, 10/02/2011 16:02 WIB

Twitter (ist)

Jakarta - Berhembus kabar bahwa Facebook dan Google telah melakukan pembicaraan dengan Twitter. Rumornya mereka berdiskusi perihal akuisisi. Bagaimana seandainya jika itu benar-benar terjadi?

Kabar tersebut muncul dari laporan Wall Street Journal yang dikutip detikINET, Kamis (10/2/2011). Laporan itu sempat menyebut nilai akuisisi Twitter antara USD 8 miliar hingga USD 10 miliar.

Twitter seperti kita tahu memiliki pasar yang sangat besar. Tapi masalahnya, formula bisnis mereka belum dianggap meraup keuntungan besar. Alhasil, sebelumnya Microsoft pun sempat dirumorkan mengincar Twitter.

Bagaimana dengan Facebook? Sejalan dengan penggunanya yang kian meningkat, Facebook terus bertumbuh seiring Twitter. Dua jejaring sosial ini memiliki tipe yang berbeda. Facebook pun lebih memiliki setting yang kompleks ketimbang Twitter.

Lalu bagaiamana dengan Google? Tampaknya terlalu dini membicarakan hal ini, walau kedua perusahaan tersebut diketahui telah melakukan pembicaraan. Jika benar demikian, apakah lantas Google Buzz akan ditutup?

Yang jelas semua kemungkinan itu bisa saja terjadi kepada Twitter, saat dikelilingi investor-investor raksasa dan ditekan kebutuhan jumlah pengguna yang kian meningkat, berbagai macam kemungkinan bisa saja terjadi.
( fw / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    iPad Generasi Terbaru Memuaskan?

    Setelah sekian lama dinanti, Apple akhirnya memperkenalkan iPad generasi terbaru. Bentuk perangkat ini memang tidak berubah dibanding iPad 2. Namun dari sisi fitur, new iPad cukup memuaskan. Menurut Anda?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%