Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Review Game
Sekelumit Kisah di Balik Tron: Evolution
Rabu, 05/01/2011 11:35 WIB

Jakarta - Tron: Evolution, merupakan game action adventure dengan bumbu RPG garapan Propaganda Games dan diterbitkan oleh Disney Interactive Studios. Game yang mengangkat kisah film di era tahun 80-an ini telah diluncurkan hampir bersamaan dengan versi filmnya.
Jenis game bertema science-fiction memang belum banyak beredar saat ini, mungkin hal itulah yang membuat gamer cukup penasaran dengan Evolution. Namun yang paling menarik dari game ini adalah sepenggal cerita di dalamnya.
Di Balik Tron: Evolution
Evolution merupakan seri keempat dari sederet game Tron yang telah hadir sebelumnya. Diawali dengan Tron Arcade yang terinspirasi dari film original Tron, game yang memiliki empat modus permainan ini diluncurkan pada 1982.
Setahun kemudian game tersebut diperbaharui oleh Bally Midway dengan Discs of Tron, dan sekuel berikutnya baru muncul di 2003 bertajuk Tron 2.0. Game yang diterbitkan oleh Vista Interactive ini berbeda dengan seri lainnya karena menggunakan sudut pandang orang pertama (FPS).
Tron: Evolution dibidik untuk mendongkrak kesuksesn filmnya, Tron: Legacy. Oleh karena itu, game ini dibuat untuk menceritakan sekelumit cerita yang melatarbelakangi versi filmnnya. Misalnya, penyebab Flynn bisa terjebak dalam dunia Grid.
Game ini juga menampilkan beberapa karakter yang ada dalam versi film, misalnya Jeff Bridges dan Olivia Wilde. Namun dalam Evolution gamer bakal berperan sebagai program Monitor buatan Flynn bernama Anon, yang merupakan kependekan dari Anonymous.
Tugas utama pemain adalah, menyelidiki konspirasi di dalam dunia Tron. Sebab itu gamer akan dibawa keliling dunia yang penuh dengan gemerlap cahaya tersebut.

Mengandalkan Aksi Akrobatik
Tak ubahnya seperti versi film yang menampilkan ragam aksi dengan tatatan cahaya yang mengagumkan, Evolution pun mencoba demikian. Sepanjang permainan gamer bakal disuguhi aksi akrobatik seperti melompat, berlari di dinding, dan perkelahian dengan animasi cahaya yang cukup menghibur.
Seperti kebanyakan game petualangan sejenis, Evolution juga menawarkan gerakan perkelahian yang bisa dikombinasikan. Misalnya, melompat sembari melempar disc bercahaya ke arah musuh. Belum lagi efek ledakan yang bisa ditimbulkan oleh senjata tersebut. Cukup menghibur, walau hanya terasa di awal permainan saja.
Gerakan perkelahian yang beragam, serta animasi cahaya yang menarik, akan sempurna jika ditampilkan dalam kualitas grafis yang mumpuni. Namun hal tersebut tidak didapatkan dalam Tron: Evolution.
Kualitas yang diusung tergolong standar, bahkan bisa dibilang masih di bawah rata-rata game sekarang ini. Meski telah diatur pada kualitas maksimal, namun tetep saja tepian dari tiap karakter terlihat kurang halus, begitu pun tampikan latar yang terkesan kurang tekstur.
Aksi perkelahian yang sarat animasi itu pun tak melulu menghibur. Awal permainan boleh saja gamer merasa kagum, namun lambat laun malah terkesan berulang dan akhirnya malah membosankan.
Selain aksi, game ini pun dibumbui oleh unsur RPG. Hal tersebut mulai terasa ketika pemain diminta untuk memperbesar kapasitas penyimpanan agar bisa mengupgrade software yang dimilikinya.
Upgrade tersebut dijanjikan berdampak pada skill, senjata baru dan lainnya. Namun pada kenyataannya fitur tersebut tidak terasa sangat signifikan, bahkan beberapa upgrade terasa percuma.

Secara keseluruhan, game ini sepertinya hanya terasa menyenangkan di kalangan gamer yang telah memainkan seri sebelumnya. Terlebih lagi alur cerita yang diusung terbilang sulit dimengerti oleh pemain yang baru mengenal game ini.
Komposisi aksi dan tatanan musik memang terbilang cukup baik, hanya saja kualitas grafisnya terbilang standar. Padahal game ini telah menggunakan Unreal Engine 3 yang seharusnya bisa menampilkan gambar sekelas Gears of War 3, Batman: Arkham Asylum atau Mass Effect 2.
Kelebihan:
+ Melatarbelakangi cerita film Tron Legancy
+ Gerakan perkelahian yang beragam
Kekurangan:
- Grafis kurang baik
- Sistem permainan cenderung monoton
Dalam mereview game ini, detikINET menggunakan sistem dengan spesifikasi: Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit, WD Raptor 300GB, ASUS VH226, Radeon HD 6870 dan sistem operasi Windows 7.
( eno / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Jenis game bertema science-fiction memang belum banyak beredar saat ini, mungkin hal itulah yang membuat gamer cukup penasaran dengan Evolution. Namun yang paling menarik dari game ini adalah sepenggal cerita di dalamnya.
Di Balik Tron: Evolution
Evolution merupakan seri keempat dari sederet game Tron yang telah hadir sebelumnya. Diawali dengan Tron Arcade yang terinspirasi dari film original Tron, game yang memiliki empat modus permainan ini diluncurkan pada 1982.
Setahun kemudian game tersebut diperbaharui oleh Bally Midway dengan Discs of Tron, dan sekuel berikutnya baru muncul di 2003 bertajuk Tron 2.0. Game yang diterbitkan oleh Vista Interactive ini berbeda dengan seri lainnya karena menggunakan sudut pandang orang pertama (FPS).
Tron: Evolution dibidik untuk mendongkrak kesuksesn filmnya, Tron: Legacy. Oleh karena itu, game ini dibuat untuk menceritakan sekelumit cerita yang melatarbelakangi versi filmnnya. Misalnya, penyebab Flynn bisa terjebak dalam dunia Grid.Game ini juga menampilkan beberapa karakter yang ada dalam versi film, misalnya Jeff Bridges dan Olivia Wilde. Namun dalam Evolution gamer bakal berperan sebagai program Monitor buatan Flynn bernama Anon, yang merupakan kependekan dari Anonymous.
Tugas utama pemain adalah, menyelidiki konspirasi di dalam dunia Tron. Sebab itu gamer akan dibawa keliling dunia yang penuh dengan gemerlap cahaya tersebut.

Mengandalkan Aksi Akrobatik
Tak ubahnya seperti versi film yang menampilkan ragam aksi dengan tatatan cahaya yang mengagumkan, Evolution pun mencoba demikian. Sepanjang permainan gamer bakal disuguhi aksi akrobatik seperti melompat, berlari di dinding, dan perkelahian dengan animasi cahaya yang cukup menghibur.
Seperti kebanyakan game petualangan sejenis, Evolution juga menawarkan gerakan perkelahian yang bisa dikombinasikan. Misalnya, melompat sembari melempar disc bercahaya ke arah musuh. Belum lagi efek ledakan yang bisa ditimbulkan oleh senjata tersebut. Cukup menghibur, walau hanya terasa di awal permainan saja.
Gerakan perkelahian yang beragam, serta animasi cahaya yang menarik, akan sempurna jika ditampilkan dalam kualitas grafis yang mumpuni. Namun hal tersebut tidak didapatkan dalam Tron: Evolution.
Kualitas yang diusung tergolong standar, bahkan bisa dibilang masih di bawah rata-rata game sekarang ini. Meski telah diatur pada kualitas maksimal, namun tetep saja tepian dari tiap karakter terlihat kurang halus, begitu pun tampikan latar yang terkesan kurang tekstur.
Aksi perkelahian yang sarat animasi itu pun tak melulu menghibur. Awal permainan boleh saja gamer merasa kagum, namun lambat laun malah terkesan berulang dan akhirnya malah membosankan.
Selain aksi, game ini pun dibumbui oleh unsur RPG. Hal tersebut mulai terasa ketika pemain diminta untuk memperbesar kapasitas penyimpanan agar bisa mengupgrade software yang dimilikinya.
Upgrade tersebut dijanjikan berdampak pada skill, senjata baru dan lainnya. Namun pada kenyataannya fitur tersebut tidak terasa sangat signifikan, bahkan beberapa upgrade terasa percuma.

Secara keseluruhan, game ini sepertinya hanya terasa menyenangkan di kalangan gamer yang telah memainkan seri sebelumnya. Terlebih lagi alur cerita yang diusung terbilang sulit dimengerti oleh pemain yang baru mengenal game ini.
Komposisi aksi dan tatanan musik memang terbilang cukup baik, hanya saja kualitas grafisnya terbilang standar. Padahal game ini telah menggunakan Unreal Engine 3 yang seharusnya bisa menampilkan gambar sekelas Gears of War 3, Batman: Arkham Asylum atau Mass Effect 2.
Kelebihan:
+ Melatarbelakangi cerita film Tron Legancy
+ Gerakan perkelahian yang beragam
Kekurangan:
- Grafis kurang baik
- Sistem permainan cenderung monoton
Dalam mereview game ini, detikINET menggunakan sistem dengan spesifikasi: Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit, WD Raptor 300GB, ASUS VH226, Radeon HD 6870 dan sistem operasi Windows 7.
( eno / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 12/12/2011 10:59 WIB
Review Game Anda
Infinity Blade II, Game iOS Terbaik di Penghujung 2011
-
Sabtu, 19/11/2011 17:00 WIB
Review Game
Uncharted 3, Game Keren Bergaya 'Hollywood'
-
Kamis, 20/10/2011 18:52 WIB
Game Preview
10 Menit Menjajal Uncharted 3: Drakes Deception
-
Jumat, 07/10/2011 17:15 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Saatnya Kembali Bermain
-
Senin, 03/10/2011 16:35 WIB
7 Game Seru di Bulan Oktober
-
Kamis, 29/09/2011 12:45 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Manisnya Kue Industri Game
-
Senin, 26/09/2011 18:25 WIB
Game Preview
NFS: The Run, Coba Kembali ke Asal
-
Kamis, 25/08/2011 13:28 WIB
Game Preview
NBA 2K12, Michael Jordan Bawa 'Teman-Teman'
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

