http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

'Banyak Situs Porno yang Belum Diblokir'

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Senin, 03/01/2011 17:15 WIB
http://us.images.detik.com/content/2011/01/03/398/Porn150-(ist).jpg ilustrasi (ist)
Jakarta - Situs porno yang selama ini digembar-gemborkan bakal diblokir sepenuhnya oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), ternyata masih banyak yang bisa diakses oleh publik.

Hal itu disayangkan oleh praktisi internet Onno W Purbo. "Buat kita sih oke-oke saja gak diblokir, gue di rumah jadi bisa ujicoba teknik-teknik blokir situs," ia mulai bercerita dengan gaya santainya.

"Cuma kan pemerintah jadi kaya bikin janji palsu saja. Orang tua murid dan sekolah sudah pada senang, eh ternyata bohong. Kasihan, kan," keluhnya pada detikINET, Senin (3/1/2011).

Onno memang tak menyebut seberapa banyak situs porno yang masih dengan mudahnya diakses publik. Namun begitu, mantan dosen ITB ini tetap mempertanyakan komitmen Kominfo dalam hal ini.

"Katanya diblokir, eh ternyata gak juga. Kalau dikonfrontir jawabnya standard banget, 'kita kan udah perintahin ISP (penyedia akses internet) buat blokir, kalau gak diblokir yang salah ISP'. Enak banget ya lepas tanggung jawab gitu," keluhnya.

Masalah penutupan akses pornografi di internet sebelumnya sangat kencang disuarakan oleh Menkominfo Tifatul Sembiring. Namun kini, masalah itu tak menjadi prioritas utama Kominfo.

"Kerjaan saya bukan hanya mengurusi pornografi. Ada banyak target Kominfo yang harus diimplementasikan," kata Tifatul saat berkunjung ke markas detikINET, beberapa waktu lalu.
(rou/ash)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Ponsel Rp 7 Jutaan Pantas Jadi Rebutan?

    Ponsel kelas atas macam HTC One, Sony Xperia Z, BlackBerry Z10, Samsung Galaxy S4, iPhone 5 dan lainnya memang memikat. Namun deretan ponsel premium tersebut harus ditebus dengan harga di kisaran Rp 7 jutaan. Pantas kah?
    Pro
    53%
    Kontra
    47%


    Must Read close