Berita Utama
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
-
Selasa, 22/05/2012 13:15 WIB
Samsung Resmi Boyong Galaxy S III ke Indonesia
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
16 Game iPhone yang Wajib Dimainkan
-
Selasa, 22/05/2012 10:29 WIB
Saham Anjlok, Harta Pendiri Facebook 'Lenyap' Rp 20 Triliun
-
Selasa, 22/05/2012 12:20 WIB
Saran Bagi Zuckerberg Agar Facebook Tak Terpuruk
-
Selasa, 22/05/2012 08:48 WIB
Saham Facebook Tumbang
-
Selasa, 22/05/2012 09:26 WIB
5 Kesalahan di Twitter yang Harus Dihindari
-
Senin, 21/05/2012 13:18 WIB
Priscilla Chan, Dokter yang Jadi Nyonya Zuckerberg
-
Senin, 21/05/2012 13:45 WIB
5 Brand yang Sukses 'Jualan' via Instagram
Dihargai Mahal, Game House Lokal Pilih Jualan ke Luar Negeri
Senin, 22/11/2010 10:07 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Ketimbang berbisnis di dalam negeri, game house Tanah Air ternyata lebih suka menjual karyanya ke luar negeri. Selain dihargai lebih mahal proses penjualannya pun dinilai lebih mudah.
"Mending jual ke luar negeri ketimbang di dalam negeri," ujar Garibaldy W. Mukti, Chief Marketing Officer Nightspade, salah satu software development asal Bandung, saat berbincang dengan detikINET.
Gari, demikian pria ini akrab dipanggil, bertindak seperti itu bukannya tidak nasionalis. Namun hal ini terpaksa dilakukan lantaran belajar dari pengalaman yang telah dia ecap. Menurutnya, dengan kompleksitas dan desain yang sama, perusahaan dalam negeri menghargai hasil karya software/game lebih murah ketimbang perusahaan asing.
"Kita pernah terima proyek game dari lokal. Itu cuma Rp 5 juta. Sedangkan di luar, kita bisa dihargai USD 8.500 USD atau sekitar Rp 76,5 juta ($1 = Rp 9.000). Itu dengan kompleksitas dan desain yang hampir sama," jelasnya.
Minimnya kepercayaan investor dalam negeri dalam menghargai game karya anak bangsa juga menjadi salah satu kendala. Selain itu, prosedur yang rumit kerap kali diterapkan oleh investor lokal.
"Kita pernah kerjasama dengan salah satu perusahaan di Korea. Itu tinggal submit saja dan membayar USD 300. Tanpa pernah ketemu secara fisik dengan perusahaan tersebut. Kalau di sini, untuk aplikasi mobile saja kita harus deposit ke provider dan kita tidak tahu berapa yang didapatkan," ungkapnya.
Saat ini, Nightspade sendiri lebih banyak menerima proyek dari luar negeri. "Hampir 95 persen kita kerjain proyek dari luar," pungkasnya.
( afz / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Mending jual ke luar negeri ketimbang di dalam negeri," ujar Garibaldy W. Mukti, Chief Marketing Officer Nightspade, salah satu software development asal Bandung, saat berbincang dengan detikINET.
Gari, demikian pria ini akrab dipanggil, bertindak seperti itu bukannya tidak nasionalis. Namun hal ini terpaksa dilakukan lantaran belajar dari pengalaman yang telah dia ecap. Menurutnya, dengan kompleksitas dan desain yang sama, perusahaan dalam negeri menghargai hasil karya software/game lebih murah ketimbang perusahaan asing.
"Kita pernah terima proyek game dari lokal. Itu cuma Rp 5 juta. Sedangkan di luar, kita bisa dihargai USD 8.500 USD atau sekitar Rp 76,5 juta ($1 = Rp 9.000). Itu dengan kompleksitas dan desain yang hampir sama," jelasnya.
Minimnya kepercayaan investor dalam negeri dalam menghargai game karya anak bangsa juga menjadi salah satu kendala. Selain itu, prosedur yang rumit kerap kali diterapkan oleh investor lokal.
"Kita pernah kerjasama dengan salah satu perusahaan di Korea. Itu tinggal submit saja dan membayar USD 300. Tanpa pernah ketemu secara fisik dengan perusahaan tersebut. Kalau di sini, untuk aplikasi mobile saja kita harus deposit ke provider dan kita tidak tahu berapa yang didapatkan," ungkapnya.
Saat ini, Nightspade sendiri lebih banyak menerima proyek dari luar negeri. "Hampir 95 persen kita kerjain proyek dari luar," pungkasnya.
( afz / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 07:39 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 17:50 WIB
Galaxy Note Gaet Beckham
-
Selasa, 22/05/2012 17:03 WIB
Pernikahan Zuckerberg Pecahkan Rekor 'Like' di Facebook
-
Selasa, 22/05/2012 15:43 WIB
Persembahan 'Lima Kata' untuk Steve Jobs
-
Selasa, 22/05/2012 15:15 WIB
KLiK, Aplikasi iPhone Pengenal Wajah
-
Selasa, 22/05/2012 12:20 WIB
Saran Bagi Zuckerberg Agar Facebook Tak Terpuruk
-
Selasa, 22/05/2012 09:42 WIB
Dosen Unsoed Bikin Aplikasi Mesin Kasir Android
-
Selasa, 22/05/2012 08:26 WIB
Google Chrome Gusur IE Jadi Browser Terpopuler
- Rabu, 23/05/2012 10:10 WIB
Motorola Resmi Jadi Milik Google
- Rabu, 23/05/2012 09:39 WIB
Analis: Sony Telah Garap Display iPhone 5
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 08:26 WIB
'My Last Wish', Jejaring Sosial Sebelum Mati
- Rabu, 23/05/2012 09:17 WIB
Melempem, Saham Facebook Makin Murah
- Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
- Rabu, 23/05/2012 10:38 WIB
Samsung: Galaxy S III Terbuat dari Polycarbonate, Bukan Plastik
- Selasa, 22/05/2012 16:33 WIB
Ssstt... Harga Galaxy S II akan Dipangkas
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
79 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
43 Komentar
-
43 Komentar
Pro Kontra
Index »
iPad Generasi Terbaru Memuaskan?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

