http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Epson Resmikan Layanan ESS di Jakarta

Fajar Widiantoro - detikinet
Jumat, 15/10/2010 18:43 WIB
http://us.images.detik.com/content/2010/10/15/317/L100.jpg fw/inet)
Jakarta - Selama ini produsen printer Epson hanya memiliki layanan servis di delapan kota besar Indonesia saja. Epson pun lantas meresmikan ESS (Epson Sales and Services) sebagai konsep baru melengkapi layanan Epson pada end user.

Dalam ESS, konsumen tak hanya bisa mendapatkan layanan servis seperti sebelumnya. Namun dalam ESS ini, konsumen bakal mendapatan beberapa value lebih antara lain keaslian produk yang dijual, adanya konsultasi terhadap produk yang diinginkan, bisa delivery gratis, serta superior service seperti perpanjangan masa garansi.

Saat ini ESS baru buka di dua tempat untuk regional Jakarta di Mangga Dua dan
kawasan segitiga emas Sudirman. "Kenapa kita dirikan di sini? Karena posisi di sekitar sini sangat potensial khususnya untuk market L100 dan L200," papar Chris Herman Gunawan, Senior Manager Business Corporate Epson Indonesia kepada detikINET, Jumat (15/10/2010), di kantor Epson Indonesia.

Tak hanya itu, menurutnya di kawasan tersebut terdapat 175 gedung dengan 4177
perusahaan yang sudah menggunakan produk Epson. "ESS buka Senin sampai Jumat pukul 9.00 - 15.00 WIB dan Sabtu pada pukul 9.30-12.00," imbuh Herman di akhir perbincangan.

(fw/rns)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
25%
Kontra
75%


Must Read close