Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kemampuan Mendengar Hilang, Nenek Gugat Samsung
Minggu, 05/09/2010 09:42 WIB
150.jpg)
Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Ingin hati membeli ponsel baru untuk berkomunikasi, tapi yang didapat malah duka. Seorang nenek asal Singapura menuntut Samsung setelah ponsel keluaran vendor asal Korea Selatan yang baru ia beli itu dituding merusak pendengarannya.
Kisah ini bermula ketika Lee Sek Foi -- nama si korban -- menelepon suaminya sesaat setelah membeli Samsung seri E1310 di sebuah toko. Namun bukannya mendengar suara sang suami tapi ia justru mendengar suara tajam di telinga kirinya.
"Aku merasa seperti ada jarum yang menusuk telingaku," kata Lee. Ia kemudian berlari kembali ke outlet tempat ia membeli ponsel sambil menangis menahan rasa sakit. Lee kemudian dilarikan ke rumah sakit umum Singapura untuk diperiksa.
Dari beberapa kunjungan pemeriksaannya, Lee kemudian divonis mengalami penurunan kemampuan pendengaran yang tidak bisa disembuhkan di telinga kirinya. Atas kejadian itulah Lee kemudian mengguggat Samsung karena menganggap produknya telah menyebabkan luka berat.
Jelas saja, Samsung coba membela diri dengan tudingan tersebut. Mereka pun mengaku prihatin atas kejadian ini dan menyatakan siap jika dihubungi pihak berwenang.
"Samsung juga telah melakukan investigasi independen dan belum menemukan masalah apapun yang berkaitan dengan ponsel seri E1310," tukas juru bicara Samsung. "Samsung telah mematuhi protokol kontrol kualitas yang ketat dan sesuai dengan standar otoritas," tambahnya.
Dikutip detikINET dari Today Online, Minggu (4/9/2010), pihak pengacara Samsung malah berpendapat bahwa Lee lalai menggunakan ponsel tanpa mengikuti petunjuk sebelumnya. Menurut mereka, Lee tidak memastikan bahwa volume ponsel yang ia gunakan kala itu berada di tingkat yang aman.
Sementara pengacara Lee mengklaim bahwa Samsung yang telah gagal memastikan ponsel buatannya aman untuk digunakan sebelum memasok ke pengecer untuk dijual.
( feb / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kisah ini bermula ketika Lee Sek Foi -- nama si korban -- menelepon suaminya sesaat setelah membeli Samsung seri E1310 di sebuah toko. Namun bukannya mendengar suara sang suami tapi ia justru mendengar suara tajam di telinga kirinya.
"Aku merasa seperti ada jarum yang menusuk telingaku," kata Lee. Ia kemudian berlari kembali ke outlet tempat ia membeli ponsel sambil menangis menahan rasa sakit. Lee kemudian dilarikan ke rumah sakit umum Singapura untuk diperiksa.
Dari beberapa kunjungan pemeriksaannya, Lee kemudian divonis mengalami penurunan kemampuan pendengaran yang tidak bisa disembuhkan di telinga kirinya. Atas kejadian itulah Lee kemudian mengguggat Samsung karena menganggap produknya telah menyebabkan luka berat.
Jelas saja, Samsung coba membela diri dengan tudingan tersebut. Mereka pun mengaku prihatin atas kejadian ini dan menyatakan siap jika dihubungi pihak berwenang.
"Samsung juga telah melakukan investigasi independen dan belum menemukan masalah apapun yang berkaitan dengan ponsel seri E1310," tukas juru bicara Samsung. "Samsung telah mematuhi protokol kontrol kualitas yang ketat dan sesuai dengan standar otoritas," tambahnya.
Dikutip detikINET dari Today Online, Minggu (4/9/2010), pihak pengacara Samsung malah berpendapat bahwa Lee lalai menggunakan ponsel tanpa mengikuti petunjuk sebelumnya. Menurut mereka, Lee tidak memastikan bahwa volume ponsel yang ia gunakan kala itu berada di tingkat yang aman.
Sementara pengacara Lee mengklaim bahwa Samsung yang telah gagal memastikan ponsel buatannya aman untuk digunakan sebelum memasok ke pengecer untuk dijual.
( feb / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 08:28 WIB
Facebook Tak Berdaya Lawan Faceporn
-
Kamis, 24/05/2012 21:06 WIB
Yahoo Axis, Ketika Browser & Mesin Pencari Bergabung
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)


