Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Review Game Anda
Kisah Ezio Jelang Kedatangan Brotherhood
Rabu, 01/09/2010 15:55 WIB

Assassins Creed
Jakarta - Assassins Creed: Brotherhood akan segera hadir menemani liburan akhir tahun November 2010. Dengan setting kejadian dan tone yang sama, Ubisoft menjanjikan petualangan yang leih seru di kota Roma dan juga kisah dramatis dari Ezio Auditore yang akan berlanjut.
Sebelum menuju kesana, mari kita mengulas kembali kisah Ezio pada seri terdahlu Assasins Creed II.
Jika dibandikan dengan pendahulunya, banyak perubahan yang ada pada Assassins Creed 2. Gameplay yang semakin seru, Artificial Intelligence (AI) yang kompleks, setting Rainaissance yangg penuh konspirasi, serta bumbu sejarah dengan cerita yang menghanyutkan.
Di sini Ezio Auditore tidak beraksi sendirian meneruskan perjuangan vigilante ayahnya sebagai seorang assassin, namun juga petualangan siang malam penuh aksi ini akan ada banyak uluran tangan dari karakter lain.
Para karakter yang bersifat Non Player Character (NPC) dalam bentuk kawalan Thief, Barbarian, dan Pelacur yang bisa dimanfaatkan sebagai 'pelicin' misi-misi yang semakin menantang.

Uang adalah Segalanya
Dalam Assassins Creed II uang bisa sangat berguna sekali. Misal, kita bisa memanfaatkannya untuk membeli jubah perang , obat-obatan, dan mengupgrade senjata yang lebih baik.
Selain itu, uang juga bisa digunakan untuk mengalihkan perhatian para penjaga bersenjata berat dengan membuang koin ke jalanan, atau pun menyuap pengkotbah yang menyerukan Ezio sebagai the most wanted people in the city.
Upaya Balas Dendam
Seperti cerita heroik pada umumnya, latar belakang dari semua kisah dalam Assassins Creed 2 adalah balas dendam.
Keluarga Ezio difitnah sebagai pemberontak. Ayah dan ketiga saudara laki-lakinya segera dipertemukan dengan tiang gantung setelah dikhianati oleh kerabat dekat ayahnya.
Otak dibalik semua itu adalah Borgia, calon paus katolik yang menjadi target untuk dikirim ke 'neraka' oleh Giovanni Auditore, Ayah kandung Ezio.
Kontradiksi Assassins Creed 2 dari kebanyakan cerita film dan game pada umunya adalah, eksplorasi karakter Ezio yang kita mulai kenali sejak belia dengan keremajaannya yang labil.
Hal tersebut terus berkembang hingga tumbuhnya kumis dan rambut tumbuh di wajah Ezio, yang semakin membuatnya bijaksana. Dan itu dua puluh tahun kemudian menjelang ia melaksanakan misi terakhirnya, memburu Borgia.
Berdasarkan pengalaman yang didapat pada game Assassins Creed II, saya tidak sabar lagi menunggu hingga bulan November, karena akan ada banyak inovasi mengejutkan dari Ubisoft untuk Assassins Creed : Brotherhood.
Kelebihan:
+ Senjata dan aksi sangat bervariasi
+ Cerita berbobot
+ Ada Leonardo Da Vinci
+ AI semakin Kompleks
+ Gameplay dan Side Quest penuh inovasi
+ Skill Low Profile Ezio membunuh lawan sangat efektif
Kekurangan:
+ Peningkatan grafis tidak signifikan
+ Sound standart
Tulisan ini merupakan Review Game kiriman pembaca detikINET. Punya opini tentang game yang sedang Anda mainkan? Kirimkan tulisan Anda ke redaksi@detikinet.com. Tulisan yang terpilih setiap periodenya akan mendapatkan hadiah menarik dari detikINET.
( eno / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sebelum menuju kesana, mari kita mengulas kembali kisah Ezio pada seri terdahlu Assasins Creed II.
Jika dibandikan dengan pendahulunya, banyak perubahan yang ada pada Assassins Creed 2. Gameplay yang semakin seru, Artificial Intelligence (AI) yang kompleks, setting Rainaissance yangg penuh konspirasi, serta bumbu sejarah dengan cerita yang menghanyutkan.
Di sini Ezio Auditore tidak beraksi sendirian meneruskan perjuangan vigilante ayahnya sebagai seorang assassin, namun juga petualangan siang malam penuh aksi ini akan ada banyak uluran tangan dari karakter lain.
Para karakter yang bersifat Non Player Character (NPC) dalam bentuk kawalan Thief, Barbarian, dan Pelacur yang bisa dimanfaatkan sebagai 'pelicin' misi-misi yang semakin menantang.

Uang adalah Segalanya
Dalam Assassins Creed II uang bisa sangat berguna sekali. Misal, kita bisa memanfaatkannya untuk membeli jubah perang , obat-obatan, dan mengupgrade senjata yang lebih baik.
Selain itu, uang juga bisa digunakan untuk mengalihkan perhatian para penjaga bersenjata berat dengan membuang koin ke jalanan, atau pun menyuap pengkotbah yang menyerukan Ezio sebagai the most wanted people in the city.
Upaya Balas Dendam
Seperti cerita heroik pada umumnya, latar belakang dari semua kisah dalam Assassins Creed 2 adalah balas dendam.
Keluarga Ezio difitnah sebagai pemberontak. Ayah dan ketiga saudara laki-lakinya segera dipertemukan dengan tiang gantung setelah dikhianati oleh kerabat dekat ayahnya.
Otak dibalik semua itu adalah Borgia, calon paus katolik yang menjadi target untuk dikirim ke 'neraka' oleh Giovanni Auditore, Ayah kandung Ezio.
Kontradiksi Assassins Creed 2 dari kebanyakan cerita film dan game pada umunya adalah, eksplorasi karakter Ezio yang kita mulai kenali sejak belia dengan keremajaannya yang labil.
Hal tersebut terus berkembang hingga tumbuhnya kumis dan rambut tumbuh di wajah Ezio, yang semakin membuatnya bijaksana. Dan itu dua puluh tahun kemudian menjelang ia melaksanakan misi terakhirnya, memburu Borgia. Berdasarkan pengalaman yang didapat pada game Assassins Creed II, saya tidak sabar lagi menunggu hingga bulan November, karena akan ada banyak inovasi mengejutkan dari Ubisoft untuk Assassins Creed : Brotherhood.
Kelebihan:
+ Senjata dan aksi sangat bervariasi
+ Cerita berbobot
+ Ada Leonardo Da Vinci
+ AI semakin Kompleks
+ Gameplay dan Side Quest penuh inovasi
+ Skill Low Profile Ezio membunuh lawan sangat efektif
Kekurangan:
+ Peningkatan grafis tidak signifikan
+ Sound standart
Tulisan ini merupakan Review Game kiriman pembaca detikINET. Punya opini tentang game yang sedang Anda mainkan? Kirimkan tulisan Anda ke redaksi@detikinet.com. Tulisan yang terpilih setiap periodenya akan mendapatkan hadiah menarik dari detikINET.
( eno / eno )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 12/12/2011 10:59 WIB
Review Game Anda
Infinity Blade II, Game iOS Terbaik di Penghujung 2011
-
Sabtu, 19/11/2011 17:00 WIB
Review Game
Uncharted 3, Game Keren Bergaya 'Hollywood'
-
Kamis, 20/10/2011 18:52 WIB
Game Preview
10 Menit Menjajal Uncharted 3: Drakes Deception
-
Jumat, 07/10/2011 17:15 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Saatnya Kembali Bermain
-
Senin, 03/10/2011 16:35 WIB
7 Game Seru di Bulan Oktober
-
Kamis, 29/09/2011 12:45 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Manisnya Kue Industri Game
-
Senin, 26/09/2011 18:25 WIB
Game Preview
NFS: The Run, Coba Kembali ke Asal
-
Kamis, 25/08/2011 13:28 WIB
Game Preview
NBA 2K12, Michael Jordan Bawa 'Teman-Teman'
- Minggu, 27/05/2012 10:13 WIB
Telkomsel Bangun 1.600 BTS di Timur Indonesia
- Minggu, 27/05/2012 10:34 WIB
Belanja Online Indonesia Capai 2,5 Juta Transaksi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
-
224 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
