detikinet

Perusahaan Malaysia Gugat Raksasa TI Dunia

Febrina Ayu Scottiati - detikinet
Rabu, 01/09/2010 13:18 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Sebuah perusahaan Malaysia dilaporkan telah menggugat sejumlah raksasa TI dunia. Mereka yang diseret di antaranya adalah Google, Nokia, dan Apple.

Si penggugat -- perusahaan bernama StreetSpace -- mempermasalahkan soal kepemilikan paten sistem lokasi iklan yang terbenam di layanan para raksasa TI tersebut.

Misalnya untuk Apple, gugatan ini menyinggung soal layanan iklan iAd Apple Mobile yang menggunakan data GPS untuk memberikan iklan berbasis lokasi pada perangkat pengguna.

Selain Apple, Google dan Nokia, rupanya perusahaan asal Negeri Jiran itu juga menggugat perusahaan layanan periklanan lainnya seperti AdMob, Navteq, Millenial Media, Jumptap, dan Quattro Wireless yang juga dimiliki Apple, .

Dikutip detikINET dari IT ProPortal, Rabu (1/9/2010), sistem yang menjadi permasalahan itu adalah sebuah teknologi yang membantu perusahaan dalam memberikan iklan yang ditargetkan langsung ke pelanggan.

StreetSpace sendiri mengklaim telah mendaftarkan paten yang berjudul "Metode dan Sistem Penyediaan Layanan Personal Online dan Iklan di Ruang Publik" yang diajukan pada tahun 2005.

Masalah ini kemungkinan besar akan menghadang layanan iAd Apple yang menurut StreetSpace menggunakan teknologinya untuk memberikan iklan yang ditargetkan berdasarkan lokasi, profil dan sejarah pengguna.

( feb / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%