Berita Utama
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
-
Selasa, 22/05/2012 13:15 WIB
Samsung Resmi Boyong Galaxy S III ke Indonesia
-
Selasa, 22/05/2012 11:32 WIB
16 Game iPhone yang Wajib Dimainkan
-
Selasa, 22/05/2012 10:29 WIB
Saham Anjlok, Harta Pendiri Facebook 'Lenyap' Rp 20 Triliun
-
Selasa, 22/05/2012 12:20 WIB
Saran Bagi Zuckerberg Agar Facebook Tak Terpuruk
-
Selasa, 22/05/2012 08:48 WIB
Saham Facebook Tumbang
-
Selasa, 22/05/2012 09:26 WIB
5 Kesalahan di Twitter yang Harus Dihindari
-
Senin, 21/05/2012 13:18 WIB
Priscilla Chan, Dokter yang Jadi Nyonya Zuckerberg
-
Senin, 21/05/2012 13:45 WIB
5 Brand yang Sukses 'Jualan' via Instagram
'Naik Kelas', Virus Lokal Manfaatkan Celah di Windows
Kamis, 26/08/2010 11:27 WIB

ilustrasi (flickr/cc/mightythor)
Jakarta - Kebanyakan virus lokal di Indonesia melakukan serangan dengan memanfaatkan keteledoran pengguna semata. Namun virus yang satu ini telah 'naik kelas' dengan memanfaatkan celah keamanan Windows.
Keberadaan virus itu disampaikan oleh peneliti antivirus dari Vaksincom, Alfons Tanujaya. "Dia membuat shortcut dan mengeksploitasi celah keamanan. Jarang virus lokal eksploitasi celah keamanan," tutur Alfons kepada detikINET, Kamis (26/8/2010).
Adang Jauhar Taufik, analis antivirus Vaksincom, mengatakan laporan pertama virus ini berasal dari kota Gorontalo di Sulawesi. Penyebaran virus ini diketahui melalui USB Flashdisk.
Virus ini mengubah folder yang ada di dalam USB Flashdisk menjadi shortcut. Kemudian, jika shortcut itu diakses virus akan menginfeksi komputer hingga kinerja komputer menjadi buruk.
Selain itu, Alfons mengatakan, virus ini melindungi dirinya dari piranti seperti Security Task Manager atau aplikasi pembunuh proses lainnya. Jika digunakan, aplikasi tersebut bisa hang atau mati.
"Kelihatannya, pembuat virusnya memperhatikan artikel-artikel pembasmian virus Vaksincom yang sering menggunakan Security Task Manager. Sehingga kalau dibersihkan, dia sudah prepare," kata Alfons.
Celah yang dimanfaatkan oleh virus ini adalah Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046. Microsoft telah menyediakan patch untuk menambal celah ini.
Norman Security Suite mendeteksi virus ini sebagai W32/VBWorm.BEUA. Untuk file shortcut-nya dikenali sebagai Trojan: LNK/CplLnk.A dan file .DLL dideteksi sebagai W32/Suspicious_Gen2.BTDDL.
Dr.Web Anti-virus mendeteksi virus ini sebagai W32/HLLW.Autoruner.25850. File shortcut-nya dikenali sebagai Exploit.Cpllnk dan file .DLL dideteksi sebagai Win32.HLLW.VBNA.3.
Adang mengatakan, virus ini dibuat dengan mengunakan program bahasa Visual Basic. Virus dengan ukuran 128 KB itu menurutnya akan memiliki ekstensi EXE atau SCR, serta icon Microsoft Visual Basic Project.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Keberadaan virus itu disampaikan oleh peneliti antivirus dari Vaksincom, Alfons Tanujaya. "Dia membuat shortcut dan mengeksploitasi celah keamanan. Jarang virus lokal eksploitasi celah keamanan," tutur Alfons kepada detikINET, Kamis (26/8/2010).
Adang Jauhar Taufik, analis antivirus Vaksincom, mengatakan laporan pertama virus ini berasal dari kota Gorontalo di Sulawesi. Penyebaran virus ini diketahui melalui USB Flashdisk.
Virus ini mengubah folder yang ada di dalam USB Flashdisk menjadi shortcut. Kemudian, jika shortcut itu diakses virus akan menginfeksi komputer hingga kinerja komputer menjadi buruk.
Selain itu, Alfons mengatakan, virus ini melindungi dirinya dari piranti seperti Security Task Manager atau aplikasi pembunuh proses lainnya. Jika digunakan, aplikasi tersebut bisa hang atau mati.
"Kelihatannya, pembuat virusnya memperhatikan artikel-artikel pembasmian virus Vaksincom yang sering menggunakan Security Task Manager. Sehingga kalau dibersihkan, dia sudah prepare," kata Alfons.
Celah yang dimanfaatkan oleh virus ini adalah Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046. Microsoft telah menyediakan patch untuk menambal celah ini.
Norman Security Suite mendeteksi virus ini sebagai W32/VBWorm.BEUA. Untuk file shortcut-nya dikenali sebagai Trojan: LNK/CplLnk.A dan file .DLL dideteksi sebagai W32/Suspicious_Gen2.BTDDL.
Dr.Web Anti-virus mendeteksi virus ini sebagai W32/HLLW.Autoruner.25850. File shortcut-nya dikenali sebagai Exploit.Cpllnk dan file .DLL dideteksi sebagai Win32.HLLW.VBNA.3.
Adang mengatakan, virus ini dibuat dengan mengunakan program bahasa Visual Basic. Virus dengan ukuran 128 KB itu menurutnya akan memiliki ekstensi EXE atau SCR, serta icon Microsoft Visual Basic Project.
( wsh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Hati-hati Akses Internet di Hotel
-
Sabtu, 19/05/2012 09:58 WIB
Hati-hati Gunakan WiFi Publik untuk Online Banking!
-
Rabu, 16/05/2012 13:02 WIB
Awas! Malware 'Hantui' Pengunjung Wikipedia
-
Rabu, 16/05/2012 09:41 WIB
'Jailbreak dan Rooting Bikin Ponsel Tidak Aman'
-
Rabu, 16/05/2012 08:14 WIB
Gawat! Aktivitas Virus di Indonesia Semakin Merajalela
-
Selasa, 15/05/2012 16:44 WIB
Awas! Smartphone Bisa Berubah Menjadi 'Zombie'
-
Selasa, 15/05/2012 12:17 WIB
Bikin Sesak Lalu Lintas Data, Dua Remaja Dibekuk
-
Selasa, 15/05/2012 11:18 WIB
17 Aplikasi Berbahaya di Android
- Rabu, 23/05/2012 09:39 WIB
Analis: Sony Telah Garap Display iPhone 5
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 08:26 WIB
'My Last Wish', Jejaring Sosial Sebelum Mati
- Rabu, 23/05/2012 09:17 WIB
Melempem, Saham Facebook Makin Murah
- Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
- Rabu, 23/05/2012 10:10 WIB
Motorola Resmi Jadi Milik Google
- Selasa, 22/05/2012 16:33 WIB
Ssstt... Harga Galaxy S II akan Dipangkas
- Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
79 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
53 Komentar
-
43 Komentar
-
43 Komentar
Pro Kontra
Index »
iPad Generasi Terbaru Memuaskan?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)


