detikinet

Habiskan Rp 450 Miliar, Game Petualangan Judi Batal Rilis

Trisno Heriyanto - detikinet
Rabu, 25/08/2010 13:34 WIB

This is Vegas

Jakarta - 'This is Vegas' merupakan sebuah game aksi yang mengangkat kisah perjudian dengan beberapa adegan kekerasan di dalamnya. Dalam game tersebut pemain dapat bebas menjelajahi seluruh isi bangunan yang ada dalam kota virtual Las Vegas.

Kehidupan malam di dalamnya pun terlihat sangat indah. Gemerlap kehidupan mewah para penjudi, kilauan cahaya yang dipancarkan hotel megah, serta lalu lintas yang dipadati kendaraan kelas atas membuat game ini begitu menjanjikan. Namun sayang, Warner Bros urung merilis game ini.

Belum ada alasan pasti dari pihak penerbit mengenai penyebab 'This is Vegas' batal dilepas ke pasar. Namun yang jelas, game tersebut telah membuat Warner Bros rugi cukup besar.

Dikutip detikINET dari CVG, Rabu (25/8/2010), Warner Bros sebelumnya telah membeli 'This is Vegas' dari Midway Studio seharga USD 43 juta. Kemudian setiap bulannya biaya produksi game tersebut memerlukan sekitar USD 250 ribu, dan total biaya yang telah dihabiskan hingga game ini batal dirilis mencapai USD 50 juta atau sekitar Rp 450 miliar.

Angka tersebut bukanlah nilai yang kecil untuk biaya pembuatan game, bahkan dengan keputusan yang diambil Warner Bros membuat 'This is Vegas' menjadi game paling mahal yang batal dirilis.
( eno / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%