Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Siaran HDTV Indovision Ditunda Hingga 2011
Selasa, 24/08/2010 16:12 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Indovision batal menyiarkan tayangan TV berbayar dengan teknologi high definition television (HDTV) tahun ini. Tayangan dengan resolusi gambar nyaris seperti aslinya itu baru bisa dinikmati pelanggannya mulai 2011 mendatang.
Penundaan layanan dikonfirmasikan Head of Marketing Product & PR Department PT MNC Sky Vision, Asri Winnie Sularto. Padahal Indovision sebelumnya sempat bilang bahwa HDTV sudah bisa komersial di semester kedua 2010 ini.
"Iya, agak molor sedikit. Ada pending sedikit dari sisi development. Tapi sekarang sudah jalan lagi," jelas Winnie ketika dihubungi detikINET, Selasa (24/8/2010). "Tahun depan akan kami luncurkan, definitely 2011," ia menegaskan.
Winnie menjelaskan, Indovision saat ini tengah memasuki tahapan teknis pengembangan. Namun ia tak mau menjelaskan apa saja tahapannya. Begitu pun dengan channel siaran HDTV yang akan ditayangkan dan berapa tambahan biaya yang harus dibayar pelanggan agar bisa menikmati. Semua masih dirahasiakan.
Jika berbicara tentang siaran HDTV, operator TV berbayar yang pertama kali mengumumkan rencana penayangannya memang hanya Indovision. Namun pada perjalanannya, Indovision disalip oleh First Media yang akhirnya hadir lebih dulu dengan siaran HDTV.
First Media telah merilis tayangan HDTV secara terbatas kepada 5.000 pelanggan prioritasnya. Para pelanggan VVIP itu dikenakan tambahan biaya berlangganan Rp 100 ribu untuk menyewa dekoder ekstra untuk menikmati siaran olahraga ESPN dan film unggulan HBO dalam kualitas high definition.
Menurut Hengkie Liwanto, Presiden Direktur First Media, untuk menikmati siaran HDTV dengan bandwidth 12 Mbps itu diperlukan dekoder tambahan atau set top box khusus. Maka digandenglah vendor ABD dari Polandia untuk mendatangkannya.
Sedangkan pelanggan Indovision yang akan menerima siaran tersebut dari satelit Indostar II akan menggunakan perangkat decoder set top box HDTV yang diproduksi oleh pabrik Samsung di kawasan industri Cikarang, Jababeka.
"Siaran HDTV di perangkat terminal pelanggan hanya perlu decoder development saja karena sistemnya sudah kompatibel," jelas Direktur Utama MNC Sky Vision Rudy Tanoesudibjo waktu itu.
Indovision yang menayangkan lebih dari 120 saluran televisi siaran berbayar, telah memiliki sekitar 750 ribu pelanggan di Tanah Air. Sedangkan First Media jika digabung dengan pelanggan internet kabel jumlahnya berkisar 300 ribu pelanggan rumahan.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Penundaan layanan dikonfirmasikan Head of Marketing Product & PR Department PT MNC Sky Vision, Asri Winnie Sularto. Padahal Indovision sebelumnya sempat bilang bahwa HDTV sudah bisa komersial di semester kedua 2010 ini.
"Iya, agak molor sedikit. Ada pending sedikit dari sisi development. Tapi sekarang sudah jalan lagi," jelas Winnie ketika dihubungi detikINET, Selasa (24/8/2010). "Tahun depan akan kami luncurkan, definitely 2011," ia menegaskan.
Winnie menjelaskan, Indovision saat ini tengah memasuki tahapan teknis pengembangan. Namun ia tak mau menjelaskan apa saja tahapannya. Begitu pun dengan channel siaran HDTV yang akan ditayangkan dan berapa tambahan biaya yang harus dibayar pelanggan agar bisa menikmati. Semua masih dirahasiakan.
Jika berbicara tentang siaran HDTV, operator TV berbayar yang pertama kali mengumumkan rencana penayangannya memang hanya Indovision. Namun pada perjalanannya, Indovision disalip oleh First Media yang akhirnya hadir lebih dulu dengan siaran HDTV.
First Media telah merilis tayangan HDTV secara terbatas kepada 5.000 pelanggan prioritasnya. Para pelanggan VVIP itu dikenakan tambahan biaya berlangganan Rp 100 ribu untuk menyewa dekoder ekstra untuk menikmati siaran olahraga ESPN dan film unggulan HBO dalam kualitas high definition.
Menurut Hengkie Liwanto, Presiden Direktur First Media, untuk menikmati siaran HDTV dengan bandwidth 12 Mbps itu diperlukan dekoder tambahan atau set top box khusus. Maka digandenglah vendor ABD dari Polandia untuk mendatangkannya.
Sedangkan pelanggan Indovision yang akan menerima siaran tersebut dari satelit Indostar II akan menggunakan perangkat decoder set top box HDTV yang diproduksi oleh pabrik Samsung di kawasan industri Cikarang, Jababeka.
"Siaran HDTV di perangkat terminal pelanggan hanya perlu decoder development saja karena sistemnya sudah kompatibel," jelas Direktur Utama MNC Sky Vision Rudy Tanoesudibjo waktu itu.
Indovision yang menayangkan lebih dari 120 saluran televisi siaran berbayar, telah memiliki sekitar 750 ribu pelanggan di Tanah Air. Sedangkan First Media jika digabung dengan pelanggan internet kabel jumlahnya berkisar 300 ribu pelanggan rumahan.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

