detikinet

Data Storage Meningkat, HP & Dell 'Perang' Penawaran

Rachmatunisa - detikinet
Selasa, 24/08/2010 12:16 WIB

(Ist)

Jakarta - Pekan ini Hewlett-Packard (HP) berhasil mengalahkan rivalnya Dell dalam 'perang' menawar perusahaan data storage atau penyimpanan data 3PAR. Analis menilai, tawar menawar di antara dua perusahaan besar ini memperlihatkan bahwa permintaan akan data storage meningkat.

Penawaran HP sebesar USD 1,6 miliar atau USD 24 per saham, 33 persen lebih tinggi dari penawaran yang diajukan Dell pekan lalu yang masih bermain di angka USD 18 per saham. Penawaran ini juga 149 persen lebih tinggi ketimbang saat 3Par diperdagangkan sebelum tawaran Dell.

"Kita melihat transaksi ini masuk ke ranah tren penawaran perusahaan data storage yang kian marak," kata analis dari firma riset Sanford C Bernstein & Company AM Sacconaghi Jr seperti dikutip detikINET dari New York Times, Selasa (24/8/2010).

Dijelaskan olehnya, perusahaan membutuhkan tempat untuk menyimpan data dalam jumlah besar berupa email, video, laporan, presentasi dan lain sebagainya. Mereka juga membutuhkan perangkat untuk membantu mereka mencari dan mengatur data tersebut.

"Tentu saja, perusahaan storage seperti 3Par dan Data Domain menarik perhatian perusahaan besar karena mereka seolah datang sebagai penyelamat perusahaan besar yang kewalahan dengan penyimpanan data mereka," kata Sacconaghi.

( rns / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%