Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kisah Dramatis Pertemuan Keluarga di Dunia Maya
Senin, 23/08/2010 07:29 WIB

ilustrasi (ist)
Jakarta - Satu lagi kisah dramatis datang dari dunia maya. Lewat jejaring sosial, seorang wanita berhasil menemukan ibu dan ayah kandungnya setelah 30 tahun lamanya terpisah. Begitu pun dengan putranya yang 19 tahun lalu diambil orang lain.
Adalah Dana Lowrey (41 tahun) yang mencari kedua orangtua kandungnya setelah 30 tahun lalu ia diadopsi orang lain. Setelah hampir putus asa mencari keberadaan mereka, Lowrey kemudian memutuskan membuat akun Facebook dan meminta komunitas adopsi untuk membantunya.
Keinginannya tercapai. Hanya dalam waktu 24 jam, Lowrey kemudian menemukan ibu kandungnya, Maria Stark. Lima hari kemudian, masih menggunakan situs yang sama, ia menemukan ayah biologisnya, Kenny Morse.
Lowrey yang berprofesi sebagai perawat, sebelumnya juga pernah menggunakan situs jejaring sosial MySpace untuk melacak keberadaan putranya, Tim Daugherty, yang diadopsi oleh keluarga lain 19 tahun yang lalu.
"Dulu saya pernah berjanji tidak akan menghubungi anak saya sampai ia berusia 18 tahun," tutur Lowrey. "Ketika pertama kali memikirkan untuk mencoba menemukannya, saya pikir akan berakhir buruk."
"Ibu angkatnya menyuruhku untuk bersabar karena mereka belum siap menerimaku. Namun ketika mereka siap, ia (Tim--red) membalas pesanku di MySpace dan dua bulan kemudian kami bertemu," tambahnya.
Dikutip detikINET dari Time, Senin (23/8/2010), sebagian besar anak-anak yang diadopsi sudah tahu nama orangtua kandung mereka, dan itulah titik awal pencarian orangtua melalui Facebook.
Beberapa orang biasanya tidak siap bertemu keluarga kandungnya yang telah lama ditinggalkan. Sebagian beraksi enggan dan histeris, terutama bagi anak-anak. Namun Lowrey beruntung bisa melewati itu.
"Aku senang ini menjadi hal yang baik," ujar Lowrey yang katanya masih berhubungan dengan ketiga anggota keluarganya baru-baru ini. Kebanyakan ia berbicara melalui telepon walau terkadang anaknya, Dougherty suka membuat kunjungan kejutan.
"Terima kasih Facebook, sekarang aku bisa menemukan di mana keluargaku berada," tutupnya.
( feb / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Adalah Dana Lowrey (41 tahun) yang mencari kedua orangtua kandungnya setelah 30 tahun lalu ia diadopsi orang lain. Setelah hampir putus asa mencari keberadaan mereka, Lowrey kemudian memutuskan membuat akun Facebook dan meminta komunitas adopsi untuk membantunya.
Keinginannya tercapai. Hanya dalam waktu 24 jam, Lowrey kemudian menemukan ibu kandungnya, Maria Stark. Lima hari kemudian, masih menggunakan situs yang sama, ia menemukan ayah biologisnya, Kenny Morse.
Lowrey yang berprofesi sebagai perawat, sebelumnya juga pernah menggunakan situs jejaring sosial MySpace untuk melacak keberadaan putranya, Tim Daugherty, yang diadopsi oleh keluarga lain 19 tahun yang lalu.
"Dulu saya pernah berjanji tidak akan menghubungi anak saya sampai ia berusia 18 tahun," tutur Lowrey. "Ketika pertama kali memikirkan untuk mencoba menemukannya, saya pikir akan berakhir buruk."
"Ibu angkatnya menyuruhku untuk bersabar karena mereka belum siap menerimaku. Namun ketika mereka siap, ia (Tim--red) membalas pesanku di MySpace dan dua bulan kemudian kami bertemu," tambahnya.
Dikutip detikINET dari Time, Senin (23/8/2010), sebagian besar anak-anak yang diadopsi sudah tahu nama orangtua kandung mereka, dan itulah titik awal pencarian orangtua melalui Facebook.
Beberapa orang biasanya tidak siap bertemu keluarga kandungnya yang telah lama ditinggalkan. Sebagian beraksi enggan dan histeris, terutama bagi anak-anak. Namun Lowrey beruntung bisa melewati itu.
"Aku senang ini menjadi hal yang baik," ujar Lowrey yang katanya masih berhubungan dengan ketiga anggota keluarganya baru-baru ini. Kebanyakan ia berbicara melalui telepon walau terkadang anaknya, Dougherty suka membuat kunjungan kejutan.
"Terima kasih Facebook, sekarang aku bisa menemukan di mana keluargaku berada," tutupnya.
( feb / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Minggu, 27/05/2012 10:34 WIB
Belanja Online Indonesia Capai 2,5 Juta Transaksi
-
Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
- Minggu, 27/05/2012 10:13 WIB
Telkomsel Bangun 1.600 BTS di Timur Indonesia
- Minggu, 27/05/2012 10:34 WIB
Belanja Online Indonesia Capai 2,5 Juta Transaksi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
-
224 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
