detikinet

Tuntut Pembebasan Petugas DKP, Situs Malaysia Diusili

Wicak Hidayat - detikinet
Selasa, 17/08/2010 06:16 WIB

Screenshot

Jakarta - Ditahannya beberapa petugas Dinas Kelautan dan Perikanan oleh Malaysia memicu protes berbagai kalangan. Termasuk lewat aksi usil di situs Malaysia.

Hal itu dilaporkan oleh pembaca detikINET, Selasa (17/8/2010). Sebuah situs Malaysia bernama Sports-Wear.com.my dikabarkan telah menjadi korban aksi iseng dedemit maya. Aksi senada juga dilaporkan terjadi di situs ysas.org.my.

Saat dikunjungi detikINET, Selasa, 17 Agustus 2010, pukul 06:00 WIB, situs tersebut memang menunjukkan tampilan yang janggal. Latar merah putih tampak mendominasi situs, dibarengi dengan beberapa teks.

Dari teks yang muncul, bisa diduga aksi ini terkait dengan masih ditahannya beberapa petugas DKP di Malaysia. Berikut adalah teks yang terpampang di sana:


Hacked by:Vires-Kucrit
Balekna petugas DKP indo beleh??tak bacok keh.(eng: Bring our DKP Officers back to indonesia, or we will brakot cangkemmu) 17-08-1945 17-08-2010

Jumat, (13/8/2010), pukul 21.00 WIB tiga petugas Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) diamankan kepolisian Malaysia. Ketiganya ditangkap di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Sebelum penangkapan itu, otoritas Indonesia sempat mengamankan tujuh nelayan Malaysia yang menerobos wilayah Indonesia. Diperkirakan kedua insiden ini saling terkait.



( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%