detikinet

Hati-Hati, Link Pembajak Account Menyebar di Facebook

Wicak Hidayat - detikinet
Senin, 16/08/2010 13:47 WIB

Pesan Menjebak di Facebook (inet)

Jakarta - Sebuah link berbahaya diketahui telah menyebar ke pengguna Facebook. Diduga link ini digunakan untuk membajak account pengguna Facebook dari Indonesia.

Adanya link yang sangat mencurigakan tersebut dilaporkan oleh pembaca detikINET, Senin (16/8/2010). Dikabarkan bahwa sejumlah orang sudah menjadi korban aksi tersebut.

Dari informasi yang disampaikan, tampaknya modus yang digunakan adalah phishing dengan memalsukan halaman login ke Facebook. Di bagian atas nampak form login persis seperti Facebook, tempat pengguna bisa memasukkan alamat email dan password Facebook-nya.

Bedanya, setelah form itu diisi, situs akan menampakkan pesan error. Sedangkan di balik layar, alamat email dan password yang dimasukkan akan tersimpan dan bisa disalahgunakan.

Account yang sudah terbajak kemudian akan digunakan pelaku untuk mengirimkan pesan lewat Facebook Chat, ke teman-teman korban. Dalam pesan itu disampaikan lagi link ke halaman jebakan dengan berbagai iming-iming, misalnya koleksi foto.

Link yang digunakan untuk menipu pengguna Facebook itu adalah http://lisensihubud.com/f/fb. Pengguna harus mewaspadai setiap bentuk halaman login menyerupai Facebook yang tidak menggunakan domain Facebook.com.

( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%