Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Sosial Media dan Implikasinya di Indonesia
Minggu, 15/08/2010 08:22 WIB

Screenshot Salihara.org
Jakarta - Sadar atau tidak, sosial media telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita saat ini. Nah, bagaimana implikasi sosial media itu sendiri di Indonesia?
Dalam sebuah diskusi 'Sosial Media Untuk Revolusi' tampil akademisi Roby Muhamad Ph.D, yang hadir untuk membahas hal tersebut. Diskusi yang berlangsung di Galeri Salihara, Sabtu (14/8/2010) petang tersebut dilakukan bersamaan dengan peluncuran situs Salihara.org.
Selain itu, diskusi tersebut juga dihadiri oleh budayawan dan tokoh pers Indonesia Goenawan Mohammad, serta artis senior Pong Hardjatmo yang beberapa waktu lalu 'menegur' anggota DPR dengan aksinya.
"Konsep awal jejaring sosial adalah siapa berhubungan dengan siapa, mengenal apa, dan efeknya apa," ujar Roby Muhamad pada awal diskusi yang dihadiri puluhan orang tersebut.
Ia pun menjelaskan bahwa jejaring sosial membentuk cluster, organisasi dan akhirnya membentuk institusi. Hal ini terjadi karena manusia pada dasaranya hidup berkelompok, yang berteman karena adanya persamaan.
Nah, apa implikasi jejaring sosial tersebut di Indonesia? Melihat beberapa kasus sosial media di Indonesia mulai dari 'Koin Prita' hingga 'Keong Racun', rasanya itu semua dampak dari sosial media yang berkembang di negara ini.
Dalam diskusi tersebut Roby memberi catatan bahwa pertama, hal positif dan negatif cepat menyebar di Indonesia karena sosial media. Yang kedua, sadar atau tidak sadar keputusan dan perilaku individu tidak hanya dipengaruhi atau mempengaruhi orang terdekat saja, tetapi orang yang berada lebih jauh.
Inilah mengapa seorang influencer dapat mempengaruhi publik dalam sebuah kampanye di internet untuk tujuan tertentu. Hal inilah yang belakangan ini sedang berkembang di Indonesia. Sebut saja gerakan sosial digital seperti kemunculan grup-grup Facebook untuk mendukung aksi-aksi tertentu.
"Sadar atau tidak, perilaku individu akan dipengaruhi oleh teman di jejaring sosialnya," jelas Roby.
( fw / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dalam sebuah diskusi 'Sosial Media Untuk Revolusi' tampil akademisi Roby Muhamad Ph.D, yang hadir untuk membahas hal tersebut. Diskusi yang berlangsung di Galeri Salihara, Sabtu (14/8/2010) petang tersebut dilakukan bersamaan dengan peluncuran situs Salihara.org.
Selain itu, diskusi tersebut juga dihadiri oleh budayawan dan tokoh pers Indonesia Goenawan Mohammad, serta artis senior Pong Hardjatmo yang beberapa waktu lalu 'menegur' anggota DPR dengan aksinya.
"Konsep awal jejaring sosial adalah siapa berhubungan dengan siapa, mengenal apa, dan efeknya apa," ujar Roby Muhamad pada awal diskusi yang dihadiri puluhan orang tersebut.
Ia pun menjelaskan bahwa jejaring sosial membentuk cluster, organisasi dan akhirnya membentuk institusi. Hal ini terjadi karena manusia pada dasaranya hidup berkelompok, yang berteman karena adanya persamaan.
Nah, apa implikasi jejaring sosial tersebut di Indonesia? Melihat beberapa kasus sosial media di Indonesia mulai dari 'Koin Prita' hingga 'Keong Racun', rasanya itu semua dampak dari sosial media yang berkembang di negara ini.
Dalam diskusi tersebut Roby memberi catatan bahwa pertama, hal positif dan negatif cepat menyebar di Indonesia karena sosial media. Yang kedua, sadar atau tidak sadar keputusan dan perilaku individu tidak hanya dipengaruhi atau mempengaruhi orang terdekat saja, tetapi orang yang berada lebih jauh.
Inilah mengapa seorang influencer dapat mempengaruhi publik dalam sebuah kampanye di internet untuk tujuan tertentu. Hal inilah yang belakangan ini sedang berkembang di Indonesia. Sebut saja gerakan sosial digital seperti kemunculan grup-grup Facebook untuk mendukung aksi-aksi tertentu.
"Sadar atau tidak, perilaku individu akan dipengaruhi oleh teman di jejaring sosialnya," jelas Roby.
( fw / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Minggu, 27/05/2012 10:34 WIB
Belanja Online Indonesia Capai 2,5 Juta Transaksi
-
Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
- Minggu, 27/05/2012 10:13 WIB
Telkomsel Bangun 1.600 BTS di Timur Indonesia
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
224 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)
