Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Setiap Hari Kominfo Temukan 4 Juta Situs Porno Baru
Rabu, 28/07/2010 16:26 WIB

(Ist)
Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyadari, tak mudah untuk menutup seluruh akses pornografi di Internet. Pasalnya, dalam satu hari ada empat juta alamat situs porno baru yang bertebaran di dunia maya.
Hal ini diungkapkan Dirjen Aplikasi dan Telematika Kominfo Ashwin Sasongko, di sela-sela acara Indonesia Open Source Award 2010 (IOSA) yang dihelat di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (28/7/2010).
"Bayangkan saja, dalam sehari ada empat juta URL situs porno baru. Kami sadar upaya pemblokiran yang kami lakukan tidak akan bisa 100 persen, tapi setidaknya kami sudah berupaya maksimal untuk mencegah penyebaran konten yang tidak mendidik ini," ujarnya.
Menurut Ashwin, pihak Kementerian Kominfo sejauh ini telah memblokir 10 juta konten dan situs bermuatan ponografi, SARA, dan konten negatif lainnya, berdasarkan masukan dan pengaduan dari masyarakat.
"Jika laporan pengaduan lagi banyak, dalam sehari kami bahkan bisa memblokir
2.000 sampai 3.000 situs porno. Untuk memblokir, kami menggunakan filter yang kami namakan Massive Trust Positif," sebut Ashwin.
Ketika dimintai komentarnya tentang perintah kepada para penyelenggara internet (ISP) untuk memblokir seluruh akses pornografi dalam waktu satu bulan, Kominfo menilai ISP akan mampu melaksanakannya.
"ISP tak perlu diajari lagi, mereka sudah tahu kok apa yang perlu dilakukan. Saya rasa tak sulit untuk menyaring konten pornografi di internet. Kalau mereka minta daftarnya, nanti akan kami berikan," tukas Ashwin.
Ia pun menilai, metode pemblokiran bisa dilakukan dengan menutup alamat IP (Internet Protocol) situs porno atau menyaringnya dengan menggunakan kata kunci (keyword blacklist).
"Memang, pemblokiran bisa merembet ke mana-mana. Jadi tidak bisa semua asal kita blokir. Siapa tahu, orang taruh gambar porno di situs dengan nama berbau agama atau sebaliknya. Orang pasti akan selalu cari cara agar konten seperti ini tetap ada. Namun setidaknya kami sudah berupaya untuk mencegahnya," tandas Ashwin.
( rou / rns )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Hal ini diungkapkan Dirjen Aplikasi dan Telematika Kominfo Ashwin Sasongko, di sela-sela acara Indonesia Open Source Award 2010 (IOSA) yang dihelat di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (28/7/2010).
"Bayangkan saja, dalam sehari ada empat juta URL situs porno baru. Kami sadar upaya pemblokiran yang kami lakukan tidak akan bisa 100 persen, tapi setidaknya kami sudah berupaya maksimal untuk mencegah penyebaran konten yang tidak mendidik ini," ujarnya.
Menurut Ashwin, pihak Kementerian Kominfo sejauh ini telah memblokir 10 juta konten dan situs bermuatan ponografi, SARA, dan konten negatif lainnya, berdasarkan masukan dan pengaduan dari masyarakat.
"Jika laporan pengaduan lagi banyak, dalam sehari kami bahkan bisa memblokir
2.000 sampai 3.000 situs porno. Untuk memblokir, kami menggunakan filter yang kami namakan Massive Trust Positif," sebut Ashwin.
Ketika dimintai komentarnya tentang perintah kepada para penyelenggara internet (ISP) untuk memblokir seluruh akses pornografi dalam waktu satu bulan, Kominfo menilai ISP akan mampu melaksanakannya.
"ISP tak perlu diajari lagi, mereka sudah tahu kok apa yang perlu dilakukan. Saya rasa tak sulit untuk menyaring konten pornografi di internet. Kalau mereka minta daftarnya, nanti akan kami berikan," tukas Ashwin.
Ia pun menilai, metode pemblokiran bisa dilakukan dengan menutup alamat IP (Internet Protocol) situs porno atau menyaringnya dengan menggunakan kata kunci (keyword blacklist).
"Memang, pemblokiran bisa merembet ke mana-mana. Jadi tidak bisa semua asal kita blokir. Siapa tahu, orang taruh gambar porno di situs dengan nama berbau agama atau sebaliknya. Orang pasti akan selalu cari cara agar konten seperti ini tetap ada. Namun setidaknya kami sudah berupaya untuk mencegahnya," tandas Ashwin.
( rou / rns )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Minggu, 27/05/2012 10:34 WIB
Belanja Online Indonesia Capai 2,5 Juta Transaksi
-
Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
- Minggu, 27/05/2012 10:13 WIB
Telkomsel Bangun 1.600 BTS di Timur Indonesia
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
224 Komentar
-
84 Komentar
-
80 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
